Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Tommy Soeharto
Usai Bertemu Habib Rizieq, Tommy Soeharto Bertemu Pencipta Lagu #2019GantiPresiden
2018-07-08 00:05:39
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah bertemu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di Arab Saudi beberapa waktu lalu, Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto diketahui mengadakan pertemuan dengan seorang musisi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Warta Kota dari sumber yang bisa dipercaya, Tommy Soeharto bertemu dengan musisi Sang Alang.

Pertemuan tersebut digelar di kantor Tommy Soeharto di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (4/7/) lalu.

Setelah dikonfirmasi, Sang Alang membenarkan adanya pertemuan itu.

"Pertemuan dengan Pak Tommy terjadi pada Rabu (4/7). Pertama di rumahnya di Jalan Yusuf Adiwinata. Kemudian karena kita mau ngobrol yang lebih santai dan agak privat, di situ banyak orang, kita ke kantornya akhirnya di daerah Kuningan. Hampir tiga jam kita ngobrol," ujar Sang Alang kepada Warta Kota, Sabtu (7/7).

Sang Alang merupakan pencipta lagu #2019GantiPresiden yang sempat viral dan fenomenal.

Penggarapan lagu ini melibatkan sejumlah petinggi partai politik yakni Amien Rais, Fadli Zon dan Mardani Ali Sera. Bahkan Ahmad Dani, Fauzi Baadilah dan Neno Warisman juga terlibat.

"Ada beberapa wacana sih, mas. Saya mengajak beliau karena secara kan beliau anak penguasa orde baru. Saya pancing kenegarawannya. Sekarang kan anda ketua partai, ada nggak sih dendam di hati beliau, ternyata enggak. Di luar dugaan seorang Tommy ternyata lumayan berjiwa besar," tutur Sang Alang.

Sementara, Tommy Soeharto bertemu dengan Habib Rizieq usai melakukan ibadah umrah beberapa waktu lalu.

Dari kediamannya di Saudi Arabia, Habib Rizieq tak hanya bersyukur dan mengucapkan selamat, tapi juga menyampaikan pesan dan nasehat.

Diketahui, akhir-akhir ini beberapa petinggi partai yang ikut berlaga dalam pemilu 2019 mendatang, menemui Habib Rizieq untuk meminta pandangan, nasehat dan fatwa atau bahkan dukungan.

Dalam pertemuan itu, Habib Rizieq meminta kepada Tommy Soeharto agar Partai Berkarya tidak hanya fokus memilih dan menempatkan kader-kader terbaiknya untuk duduk sebagai anggota parlemen, tapi juga memberi sejumlah masukan.

"Pak Habib sangat mendukung kehadiran Partai Berkarya sebagai partai nasionalis yang pancasilais," ujar Tommy Soeharto dalam rilis yang diterima Warta Kota, Jumat (6/7).

Menurut Tommy, Habib Rizieq juga meminta Partai Berkarya agar menjalin kerjasama dengan partai Islam dan nasionalis lainnya, yang memiliki platform yang sama.

Secara khusus kata Tommy, Habib Rizieq meminta agar Partai Berkarya bisa bersatu dan menggalang kekuatan bersama dengan partai PKS, PAN, Gerindra, PBB dan Partai Idaman pimpinan raja dangdut Rhoma Irama.

"Kenapa Partai Idaman, menurut Habib Rizieq, meski Partai Idaman tidak lolos seleksi KPU, harus diakui Rhoma Irama adalah publik figur yang memiliki banyak massa pendukung," tutur Tommy Soeharto.

Ditambahkannya, keenam Partai ini adalah partai Islam Nasionalis dengan platform kebangsaan yang jelas. Oleh karena itu Habib Rizieq berpesan agar keenam partai ini bersatu untuk menggalang kekuatan menjelang Pemilu, khususnya Pilpres 2019 mendatang.

"Habib Rizieq juga meminta agar tokoh-tokoh ke enam partai ini bertemu dan menyamakan visi. Ia menyarankan agar para tokoh ke enam partai duduk bersama demi memperbaiki kondisi bangsa dan negara yang sedang terpuruk saat ini," ucap Tommy.

Ketika disinggung apakah Habib Rizieq juga menyampaikan siapa tokoh yang harus didukung pada Pilpres 2019 nanti, Tommy Soeharto menggeleng. Habieb Rizieq tidak menyebut satu namapun.

"Habib hanya meminta kita membangun persatuan dan duduk bersama merundingkannya. Yang diharapkan Habib Rizieq hanya kita bersatu.

Tokoh-tokoh keenam partai jangan berebut mencalonkan sosok yang diusung partai masing-masing untuk jadi Presiden. Habib Rizieq meminta agar kita belajar dari pengalaman yang terjadi selama ini," katanya.

Seperti diketahui, selama menetap di Arab Saudi, Habib Rizieq memang sudah didatangi beberapa tokoh-tokoh partai politik lainnya.

Namun pertemuannya dengan Tommy Soeharto diakui sebagai pertemuan yang memberi kesan khusus.

Imam Besar FPI itu bahkan menyampaikan sejumlah harapan agar Partai Berkarya bisa mengembalikan semangat persatuan dan kesatuan Indonesia yang kini mulai tercabik-cabik.(wartakota/bh/sya)




 

 
   Berita Terkait > Tommy Soeharto
 
  Usai Bertemu Habib Rizieq, Tommy Soeharto Bertemu Pencipta Lagu #2019GantiPresiden
  Tommy Soeharto Kritik Pemerintahan Jokowi Soal Utang Membengkak
  Tommy Soeharto Siap Turun Aksi Bela Islam II pada Jumat 4 Nov Besok
  Wahh Seru Nih, Tommy Soeharto Ikut Bertarung Rebut Kursi Ketum Golkar
  Pengacara Rudy Sutopo dan Chairul Iskandar Bantah Semua Tuduhan Tommy Soeharto
 
ads

  Berita Utama
Gerakan HMS Berikan Data BCA Milik Rakyat, Imbas BLBI, Namun Ditolak KPK

Kementerian Ketenagakerjaan Launching Permenaker No 5 Tahun 2018

Faisal Basri: Rupiah Rusak Karena Pemerintah Ambisius

Divestasi Saham Freeport Bukan Jawaban bagi Keselamatan Rakyat dan Lingkungan

 

  Berita Terkini
 
Gerakan HMS Berikan Data BCA Milik Rakyat, Imbas BLBI, Namun Ditolak KPK

KPK Harus Segera Panggil Kemenko PMK, Menteri Puan!

Kasus Hotel Aston Bali Bukti Masih Maraknya Mafia Kepailitan di Indonesia

Kementerian Ketenagakerjaan Launching Permenaker No 5 Tahun 2018

Freeport Tak Boleh Jadi Faktor Penekan pada Perundingan Dagang RI-AS

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2