BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Oknum Berulah, Kejaksaan Agung Diserbu Pendemo
JAKARTA, Berita HUKUM - Kejaksaan Agung (Kejagung) di demo oleh LSM GMBI (Lembaga Swadaya Masyarakat

MUI-FUI Minta Parpol Islam Serius Berkoalisi di Pilpres
JAKARTA, Berita HUKUM - Wacana koalisi parpol Islam dalam pilpres mendatang terus bergulir. Majelis

Ratusan Warga Demo Minta Jokowi Tepati Janji Gubernur 5 Tahun
JAKARTA, Berita HUKUM - Kembali ratusan warga mengatasnakaman dari Aliansi Penduduk Jakarta (APJ), m

Adnan Buyung: Kasus Anas Murni Pertarungan Politik
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengacara senior Adnan Buyung Nasution yang ditunjuk sebagai tim Pengacara o

Ulama Jatim-Jateng Dorong Mahfud MD Merapat ke Prabowo
JOMBANG, Berita HUKUM - Para ulama NU sejumlah Pondok Pesantren di Jawa Timur dan Jawa Tengah mendor

Golkar Percepat Rapimnas untuk Evaluasi Capres ARB
JAKARTA, Berita HUKUM - Hasil perolehan suara Partai Golkar terjun bebas dari taget internal partai

PBB: Segera Tinggalkan Bahan Bakar Fosil
BERLIN, Berita HUKUM - Dunia harus beralih dari bahan bakar fosil ke sumber energi yang lebih bersih

Aksi Kekerasan Anggota TNI Kodim DS Terhadap Wartawan
KUALANAMU, Berita HUKUM - Aksi kekerasan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodim 0204/Deliserda

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Oknum Berulah, Kejaksaan Agung Diserbu Pendemo
MUI-FUI Minta Parpol Islam Serius Berkoalisi di Pilpres
Ratusan Warga Demo Minta Jokowi Tepati Janji Gubernur 5 Tahun
Adnan Buyung: Kasus Anas Murni Pertarungan Politik
Ulama Jatim-Jateng Dorong Mahfud MD Merapat ke Prabowo
Golkar Percepat Rapimnas untuk Evaluasi Capres ARB

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Oknum Berulah, Kejaksaan Agung Diserbu Pendemo
Ratusan Warga Demo Minta Jokowi Tepati Janji Gubernur 5 Tahun
Adnan Buyung: Kasus Anas Murni Pertarungan Politik
Ulama Jatim-Jateng Dorong Mahfud MD Merapat ke Prabowo
Aksi Kekerasan Anggota TNI Kodim DS Terhadap Wartawan
Aneh, Korupsi di Dinas Pendidikan DKI Malah Didiamkan Joko Widodo

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Pidana    
 
Kasus BANSOS
Tiga Terdakwa Korupsi Bansos Fiktif Kutim Masing-Masing Dituntut 18 Bulan Penjara
Monday 25 Feb 2013 22:20:19
 
Terdakwa kasus korupsi Bansos Fiktif Kutim, David Kurniawan dan Sinta Fhensylvahla, pada sidang di Pengadilan Tipikor Samarinda, Senin (25/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tipikor Samarinda, Senin (25/2) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Samarinda-Kalimantan Timur (Kaltim) menuntut 3 tersangka sebagai aktor, yaitu Irfan Rahardi beserta David Kurniawan dan Shinta Fhensylvania, dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) di Pemkab Kutai Timur (Kutim) yang merugikan keuangan negara senilai Rp 800 juta, dengan tuntutan selama 1 tahun 6 bulan penjara.

Sidang lanjutan berupa tuntutan JPU yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Casmaya didampingi hakim ad hoc Medan Parulian Nababan dan Abdul Gani, sidang pertama dengan terdakwa Irfan Rahardi;Kepala Bansos Sangata. Selain menuntut terdakwa selama 18 bulan penjara, terdakwa juga dikenakan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara, ujar Jaksa Krisrahadi.

Jaksa dalam amar tuntutannya mengatakan terdakwa tidak terbukti dan sah melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, namun terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 3 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi, ujar Jaksa.

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 3 ayat (1), sehingga terdakwa dituntut selama 1 tahun 6 bulan penjara, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjaral," tegas Jaksa Krisrahadi dan Bayu Hermadi di Kejari Sangata.

Tuntutan JPU juga sama dengan terdakwa David Kurniawan dan Shinta Fhensylvania, yaitu selama 1 tahun 6 bulan penjara, denda Rp 500 juta subsider 3 bulan penjara. Para terdakwa tidak dituntut membayar uang pengganti karena uang pengganti Rp. 830 juta rupiah telah dibayarkan saat perkaranya sedang bergulir di Pengadilan, jelas Jaksa.

Setelah mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum kepada ketiga terdakwa, ketua Majelis Hakim Casmaya SH memberi kesempatan kepada terdakwa dan penasehat hukumnya selama 1 minggu untuk mengajukan Pledoi. "Kami berikan waktu satu minggu untuk mengajukan pembelaan atau pledoi," ujar Casmaya.

Kasus ini terungkap atas penyidikan Kejaksaan Sangata Kutim tentang Proposal Bansos fiktif yang dilakukan para terdakwa tahun 2012 yang lalu, para terdakwa mengaku membuatkan 16 proposal bansos fiktif yang merugikan keuangan negara Rp 800 juta.(bhc/gaj)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Kasus Bansos

Cegah Penyimpangan, Dana Bansos Patut Ditunda
Pengembangan Kasus Bansos Pemkot Bandung, KPK Tetapkan Lagi 2 Hakim Tersangka
KY Laporkan 6 Hakim Terkait Bansos Bandung
Hakim Suap Setyabudi di Vonis 12 Tahun Penjara
Sidang Vonis Hakim Setyabudi Diwarnai Aksi Demo
Suap Hakim Bansos, Tangan Kanan Dada Rosada Divonis 7 Tahun Penjara
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com