Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Satwa
Sumdaling Ditreskrimsus PMJ Menangkap 9 Penjual Satwa Langka melalui Medsos
2018-09-26 18:30:45
 

Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ganis Setyaningrum didampingi abid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Rabu (26/9).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA - Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap sembilan penjual satwa langka lmelalui media sosial (Medsos). BJ, EV, ZN, RSB, AL, ES, MYN, AF dan SF ditangkap dilokasi yang berbeda, pada periode Oktober 2017 sampai Agustus 2018.

"Tersangka diamankan di wilayah Bekasi Barat, Bekasi Utara, Jakasampurna Bekasi, Jababeka Cikarang Utara, Terminal Grogol, Pasar Minggu dan Jagakarsa Jakarta Selatan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (26/9).

Kasus ini berawal saat ditemukannya akun jual beli satwa langka di medsos dan pembayaran dilakukan dengan mentransfer melalui rekening yang sudah ditentukan.

"Tersangka menjual satwa rata-rata harga per ekor; burung Jalak Bali, Jalak Putih, Jalak Suren, Tiong Nias dan Bayan antara Rp 450.000-Rp 3.000.000 per ekor. Buaya Muara Rp 600.000-Rp 1.200.000 per ekor. Kura-kura mocong babi Rp 100.000 per ekor," jelas Argo.

Selanjutnya, Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ganis Setyaningrum menambahkan bahwa populasi kura-kura jenis moncong babi hanya ada di wilayah Papua yang sudah terancam punah.

"Para tersangka menjual kura-kura moncong babi tersebut, untuk tujuan eksport ke negara Taiwan," katanya.

Kami lagi menelusuri mengenai pengiriman hewan satwa langka kura-kura jenis moncong babi dari Papua ke Jakarta, apakah melalui jalur udara atau laut.

Saat ini satwa langka dilindungi diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah II Jakarta yang beralamat Tegal Alur, Jalan Benda Raya No.1, Kalideres, Jakarta Barat.

Para tersangka dikenakan pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf a UU RI No.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistem.(bh/mnd)




 

 
   Berita Terkait > Satwa
 
  Sumdaling Ditreskrimsus PMJ Menangkap 9 Penjual Satwa Langka melalui Medsos
  Legislator Apresiasi Dicabutnya Permen LHK Nomor 20 Tahun 2018
  Polisi Mengungkap 5 Pelaku Jaringan Penjual Satwa Liar di Jakarta Barat
  Polda Metro Tangkap Pelaku Pemelihara Orang Utan, Harimau Dahan dan Beruang Madu
  Tiga Orang Penjual Satwa Langka Ditangkap
 
ads

  Berita Utama
Partai Demokrat Serahkan Perusak Bendera dan Baliho di Pekanbaru ke Polisi

Tim Siber Bareskrim Polri Menangkap 3 Pelaku Pembobol Kartu ATM Mencapai Rp 2,5 Miliar

Fahri Hamzah Dukung Pansus Tercecernya KTP-el

SAPDA5 Laporkan Hasto ke Bawaslu RI, Diduga Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Lakukan Black Campaign

 

  Berita Terkini
 
Partai Demokrat Serahkan Perusak Bendera dan Baliho di Pekanbaru ke Polisi

Diskusi LPI: Praktik Poligami Banyak Rugikan Kaum Perempuan

Legislator Minta Ketegasan Kemenlu Terhadap Penahanan Muslim Uighur di Cina

Persija Pawai Juara, Ditlantas PMJ Lakukan Rekayasa Lantas di SU GBK dan Balaikota

Selangkah Lagi Indonesia Menjadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia 2020

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2