Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Cuaca Ekstrem
Suhu Dingin di Eropa Tewaskan 200 orang
Saturday 22 Dec 2012 02:09:29
 

Suhu dingin di Eropa Timur mencapai minus 20 derajat Celsius (Foto: Ist)
 
EROPA, Berita HUKUM - Suhu dingin di Eropa Timur mencapai minus 20 derajat Celsius. Suhu dingin ekstrem yang melanda wilayah Eropa Timur dan Rusia telah merenggut hampir 200 orang sejauh ini, jumlah korban terbesar terjadi di Ukraina.

Jumlah korban tewas di Ukraina tercatat lebih dari 80 orang. Musim dingin di negara tersebut tiba lebih awal dibanding biasanya.

Suhu sangat dingin dan salju membuat ibukota Ukraina, Kiev, dan bagian-bagian lain negara itu tertutup lapisan beku tebal.

Suhu rata-rata minus 23 derajat Celcius dan diperkirakan akan turun lagi.

Badan Penanganan Bencana Nasional dilaporkan kesulitan menangani kondisi yang terjadi tetapi sebagian warga merasa tidak panik.

"Dingin sekali, tetapi tidak ada yang khusus dalam hal ini. Cuaca seperti ini sudah biasa bagi Ukraina," tutur Lyubov, seorang warga Kiev.

Puluhan orang juga meninggal dunia di Rusia dan Polandia karena cuaca ekstrem.

Sebanyak 56 orang meninggal dunia di Rusia selama satu pekan terakhir, lapor kantor berita Ria-Novosti.

Mereka yang dirawat di rumah sakit tercatat 371 orang.

Kementerian Dalam Negeri Polandia mengatakan sebagian besar warga yang meninggal karena suhu dingin adalah tunawisma.

Sementara itu hujan deras yang menyebabkan banjir di Inggris mengganggu transportasi darat di saat sibuk menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2012.(bbc/dtk/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Cuaca Ekstrem
 
  Ketua DPR Imbau BPBD Siaga Gangguan Alam Ekstrem
  Suhu Dingin di Eropa Tewaskan 200 orang
 
ads1

  Berita Utama
Lakukan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020 Sepihak, Menag dinilai 'Offside'

Polisi Sita 15,6 Gram Ganja dari Tangan Artis Berinisial DS

Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur

Inilah Pernyataan Pers PP Muhammadiyah Tentang Pemberlakuan New Normal

 

ads2

  Berita Terkini
 
Dana Haji Dialihkan Untuk Perkuat Rupiah, Rizal Ramli: Pemerintah Kehabisan Ide, Payah Deh...

Habib Aboebakar Sayangkan Dua Kado Pahit di Hari Lahir Pancasila

Lakukan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020 Sepihak, Menag dinilai 'Offside'

Hartono Tanuwidjaja: Mengapresiasi Putusan Majelis Hakim PTUN Sarang Berdasarkan Asas Umum Pemerintahan

Din Syamsuddin Ungkap 3 Syarat Pemakzulan Pemimpin

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2