Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Xiaomi Geser Huawei Jadi Vendor Smartphone Terbesar ke-3 di Dunia
CINA, Berita HUKUM - Xiaomi dikabarkan telah menjelma menjadi vendor smartphone terbesar ke-3 di dun

Tiga Lembaga Ini Harus Diperkuat Demi Pemberantasan Korupsi
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintahan Presiden Joko Widodo baru saja dimulai. Sejumlah “pekerjaan rum

Politisi Golkar Roem Kono Pimpin BURT DPR RI
JAKARTA, Berita - Politisi Partai Golkar Roem Kono terpilih menjadi Ketua Badan Urusan Rumah Tangga

Swedia Resmi Akui Palestina Sebagai Negara Berdaulat
SWEDIA, Berita HUKUM - Swedia hari ini, Kamis (30/10) secara resmi mengakui Palestina sebagai negara

Dukung Kedaulatan Pangan, Pemerintah Akan Bangun 27 Bendungan
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memastikan program kedaulatan pangan pad

Aparat Diminta Tidak Main Tangkap
JAKARTA, Berita HUKUM - Belum lama ini, MA (23), seorang pemuda berdomisili Jakarta Timur mendadak d

Dana BOS Gagal Hentikan Praktik Pungutan Liar di Sekolah
SURAKARTA, Berita HUKUM - Prihatin dengan maraknya pungutan yang kerap diminta sekolah meski menerim

Dana BOS Gagal Hentikan Praktik Pungutan Liar di Sekolah
SURAKARTA, Berita HUKUM - Prihatin dengan maraknya pungutan yang kerap diminta sekolah meski menerim

   

  Berita Terkini >>
   
Xiaomi Geser Huawei Jadi Vendor Smartphone Terbesar ke-3 di Dunia
Tiga Lembaga Ini Harus Diperkuat Demi Pemberantasan Korupsi
Politisi Golkar Roem Kono Pimpin BURT DPR RI
Swedia Resmi Akui Palestina Sebagai Negara Berdaulat
Dukung Kedaulatan Pangan, Pemerintah Akan Bangun 27 Bendungan
Aparat Diminta Tidak Main Tangkap

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Eksistensi Artis dan Narkotika
Dipindahkan ke Bandung, KY Tidak Periksa Hakim Soeprapto
Warga Jakarta Barat 'Tak Percaya' Lagi pada Pemkot Jakbar
Trend Boarding Terbaru Acer, Luncurkan Smartphone Liquid Lade dan Liquid Z500
Dibatalkannya Pemenang Proyek Rp120 Milyar Semani II Hanya Alasan
Menelisik UU Panas Bumi, Akankah Efektif Menjadi Dasar Hukum Bagi Pemanfaatan Panas Bumi di Hutan Konservasi..?

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Kecelakaan Mobil
Sopir Bus Maut di Simalungun Ditangkap
Saturday 02 Mar 2013 09:35:35
 
Pelaku saat di Polresta Simalungun.(Foto: Ist)
SIMALUNGUN, Berita HUKUM - Telen Simangunsong (48), warga Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar, ditangkap Polresta Simalungun karena menjadi sopir bus yang menewaskan tujuh orang penumpangnya, Jumat (1/3). Dia ditangkap saat dalam perjalanan dari sebuah klinik di Kecamatan Siantar Selatan, menuju Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, tepatnya di Jalan Lintas Siantar-Tanah Jawa, Nagori Andarasi.

Dalam keterangannya di Aspol Polres Simalungun, diketahui, Telen bertolak dari lapangan H Adam Malik Pematangsiantar mengikuti puluhan bus lainnya yang telah berangkat membawa rombongan yang sama. Saat itu, Humisar Marpaung, yang sempat disebut sebagai sopir bus, ternyata hanya sopir tembak dan duduk di bangku belakang.

"Dari Siantar, bus tidak ada masalah. Tiba di jalan menurun, sebelum jembatan di Desa Pondok Buluh, laju bus tak bisa kukendalikan karena rem blong," tutur Telen, seperti yang dikutip dari kompas.com, pada Jum'at (1/3).

Telen mengaku berhasil keluar dari badan bus yang telah terlempar ke jurang. Setelah hampir dua jam menyusuri anak sungai, dia mencapai jalan raya dan bertemu dengan temannya di jalan lintas Siantar-Parapat. Menurut Telen, dia sempat dirawat di salah satu klinik di Pematangsiantar selama satu malam, sebelum ditahan polisi.

Kapolres Simalungun AKBP Andi Syahriful Taufik, dalam keterangannya kepada wartawan, menyampaikan turut berdukacita atas kejadian maut yang menimpa para pelajar. "Saat ini, kami tengah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait kelayakan bus Koperasi Diori yang mengalami kecelakaan. Kami juga sudah mengamankan Telen sebagai tersangka," jelasnya.

Sebelumnya, diberitakan, sebuah bus berpenumpang 32 orang pelajar SMU di Pematangsiantar jatuh ke jurang di Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (28/2) lalu. Tujuh orang tewas dan belasan penumpang lainnya menderita luka-luka.

Enam dari tujuh korban tewas adalah anggota paskibra. Empat di antaranya berasal dari SMA Negeri 4 Pematang Siantar, yaitu Kristiani Anggraini, Anita Rosa, Zumaidah, dan Nadila. Sementara dua anggota paskibra lain berasal dari SMA Negeri 1 Pematang Siantar, yaitu Masnaria Panggabean dan Okri.

Para korban dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih sebelum kemudian dibawa pulang oleh keluarga ke rumah duka. Sementara belasan korban luka lainnya dibawa ke beberapa rumah sakit swasta di Pematang Siantar dan Simalungun.

Rencana berkemah

Rencananya, rombongan paskibra ini akan berkemah di wilayah hutan konservasi milik Kementerian Kehutanan di Kecamatan Dolok Panribuan. Naas, di lokasi kejadian, bus lepas kendali dan terjun ke dalam jurang berkedalaman 10 meter.

Ayu, pelajar MAN Pematang Siantar yang ikut dalam rombongan paskibra tetapi menumpang bus lain, menuturkan, rombongan sedang menuju daerah perkemahan di Pondok Buluh. "Entah apa sebabnya, bus yang ditumpangi teman-teman jatuh ke jurang," katanya.(kmp/bhc/rby)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kecelakaan Mobil

Livina Terbakar di Tol, Pengemudi Tewas Terpanggang
Metromini Dihajar Kereta Api
Mobil Box Terbalik di Depan Mabes TNI
Akibat Rem Blong, Bus Hantam Pengguna Jalan Hingga Meninggal
Sopir Juke Maut Anak Kolonel, Polisi Tidak Takut
Inilah Kronologi 5 Tewas Kecelakaan Maut Juke Vs Xenia di Tol Purbaleunyi
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com