BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Mutasi Kepsek Diduga Bermasalah Dilaporkan ke PTUN
SAMARINDA, Berita HUKUM - Mutasi Kepala Sekolah (kepsek) di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) yan

Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
JAKARTA, Berita HUKUM - Bakal dihapusnya Kementerian Agama di kabinet Jokowi-JK sejauh ini masih ber

Pelantikan 8 Kajati dan belasan Pejabat Eselon II Kejaksaan Agung
JAKARTA, Berita HUKUM - Hari ini berdasarkan keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia nomor : Kep –

Basrief Arief Ingatkan Pejabat yang Dilantik Agar Membuka Diri Terhadap Masyarakat
JAKARTA, Berita HUKUM - Jelang akhir masa jabatannya, Jaksa Agung Basrief Arief melantik sejumlah pe

Kapolda Aceh: Razia Kendaraan Plat BL Asal Aceh di Sumut Itu Ilegal
ACEH, Berita HUKUM - Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. M. Husein Hamidi pada, Selasa (16/9) tiba di pesis

19 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menerima laporan Korps Kenaikan Pangk

Pembukaan Piala Panglima TNI Tahun 2014
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Ade Supandi mewakili Panglima TNI

J Prang: RUU Pilkada Melanggar UUD 1945
ACEH, Berita HUKUM - Dosen Fakultas Hukum Universitas Malikul Saleh (Unimal) Lhokseumawe Amrijal J P

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Mutasi Kepsek Diduga Bermasalah Dilaporkan ke PTUN
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
Pelantikan 8 Kajati dan belasan Pejabat Eselon II Kejaksaan Agung
Basrief Arief Ingatkan Pejabat yang Dilantik Agar Membuka Diri Terhadap Masyarakat
Kapolda Aceh: Razia Kendaraan Plat BL Asal Aceh di Sumut Itu Ilegal
19 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Mutasi Kepsek Diduga Bermasalah Dilaporkan ke PTUN
Pelantikan 8 Kajati dan belasan Pejabat Eselon II Kejaksaan Agung
Basrief Arief Ingatkan Pejabat yang Dilantik Agar Membuka Diri Terhadap Masyarakat
Kapolda Aceh: Razia Kendaraan Plat BL Asal Aceh di Sumut Itu Ilegal
J Prang: RUU Pilkada Melanggar UUD 1945
Oknum Jaksa sebagai Pengedar Sabu Ditangkap Polisi

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Kecelakaan Mobil
Sopir Bus Maut di Simalungun Ditangkap
Saturday 02 Mar 2013 09:35:35
 
Pelaku saat di Polresta Simalungun.(Foto: Ist)
SIMALUNGUN, Berita HUKUM - Telen Simangunsong (48), warga Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar, ditangkap Polresta Simalungun karena menjadi sopir bus yang menewaskan tujuh orang penumpangnya, Jumat (1/3). Dia ditangkap saat dalam perjalanan dari sebuah klinik di Kecamatan Siantar Selatan, menuju Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, tepatnya di Jalan Lintas Siantar-Tanah Jawa, Nagori Andarasi.

Dalam keterangannya di Aspol Polres Simalungun, diketahui, Telen bertolak dari lapangan H Adam Malik Pematangsiantar mengikuti puluhan bus lainnya yang telah berangkat membawa rombongan yang sama. Saat itu, Humisar Marpaung, yang sempat disebut sebagai sopir bus, ternyata hanya sopir tembak dan duduk di bangku belakang.

"Dari Siantar, bus tidak ada masalah. Tiba di jalan menurun, sebelum jembatan di Desa Pondok Buluh, laju bus tak bisa kukendalikan karena rem blong," tutur Telen, seperti yang dikutip dari kompas.com, pada Jum'at (1/3).

Telen mengaku berhasil keluar dari badan bus yang telah terlempar ke jurang. Setelah hampir dua jam menyusuri anak sungai, dia mencapai jalan raya dan bertemu dengan temannya di jalan lintas Siantar-Parapat. Menurut Telen, dia sempat dirawat di salah satu klinik di Pematangsiantar selama satu malam, sebelum ditahan polisi.

Kapolres Simalungun AKBP Andi Syahriful Taufik, dalam keterangannya kepada wartawan, menyampaikan turut berdukacita atas kejadian maut yang menimpa para pelajar. "Saat ini, kami tengah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait kelayakan bus Koperasi Diori yang mengalami kecelakaan. Kami juga sudah mengamankan Telen sebagai tersangka," jelasnya.

Sebelumnya, diberitakan, sebuah bus berpenumpang 32 orang pelajar SMU di Pematangsiantar jatuh ke jurang di Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (28/2) lalu. Tujuh orang tewas dan belasan penumpang lainnya menderita luka-luka.

Enam dari tujuh korban tewas adalah anggota paskibra. Empat di antaranya berasal dari SMA Negeri 4 Pematang Siantar, yaitu Kristiani Anggraini, Anita Rosa, Zumaidah, dan Nadila. Sementara dua anggota paskibra lain berasal dari SMA Negeri 1 Pematang Siantar, yaitu Masnaria Panggabean dan Okri.

Para korban dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih sebelum kemudian dibawa pulang oleh keluarga ke rumah duka. Sementara belasan korban luka lainnya dibawa ke beberapa rumah sakit swasta di Pematang Siantar dan Simalungun.

Rencana berkemah

Rencananya, rombongan paskibra ini akan berkemah di wilayah hutan konservasi milik Kementerian Kehutanan di Kecamatan Dolok Panribuan. Naas, di lokasi kejadian, bus lepas kendali dan terjun ke dalam jurang berkedalaman 10 meter.

Ayu, pelajar MAN Pematang Siantar yang ikut dalam rombongan paskibra tetapi menumpang bus lain, menuturkan, rombongan sedang menuju daerah perkemahan di Pondok Buluh. "Entah apa sebabnya, bus yang ditumpangi teman-teman jatuh ke jurang," katanya.(kmp/bhc/rby)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Kecelakaan Mobil

Livina Terbakar di Tol, Pengemudi Tewas Terpanggang
Metromini Dihajar Kereta Api
Mobil Box Terbalik di Depan Mabes TNI
Akibat Rem Blong, Bus Hantam Pengguna Jalan Hingga Meninggal
Sopir Juke Maut Anak Kolonel, Polisi Tidak Takut
Inilah Kronologi 5 Tewas Kecelakaan Maut Juke Vs Xenia di Tol Purbaleunyi
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com