Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Serbia
Serbia dan Bosnia Dilanda Banjir Terburuk
Saturday 17 May 2014 04:32:37
 

Tim penyelamat telah berhasil mengungsikan sekitar 4.000 orang.(Foto: Twitter)
 
SERBIA, Berita HUKUM - Keadaan darurat dinyatakan pada beberapa tempat di Bosnia dan Serbia karena curah hujan tinggi dan banjir terburuk sejak dalam 120 tahun terakhir.

Sungai meluap ke kota dan desa, membuat masyarakat terisolir, sementara longsoran tanah mengubur perumahan.

Paling tidak tiga orang tenggelam.

Helikopter militer dikirimkan untuk mengungsikan penduduk yang terlantar tetapi sejumlah laporan menyebutkan cuaca buruk menghambat usaha penyelamatan.

"Kami harus menghentikan operasi karena curah hujan dan angin. Cuaca begitu buruk sementara helikopter memiliki keterbatasan," kata pilot Fahrudin Memic.

Ribuan rumah mengalami mati listrik.

Perdana Menteri Serbia Aleksandar Vucic mengatakan ini adalah "bencana banjir terburuk".

Dia mengatakan pemerintahannya meminta bantuan Uni Eropa, Rusia dan negara-negara tetangga lainnya.
Penyelamat di Serbia mengatakan sampai sejauh ini mereka telah berhasil mengungsikan sekitar empat ribu orang.

Serbia menyaksikan salah satu bencana alam terbesar dalam memori hidup. Bantuan diperlukan!

Perahu berlayar melalui jalan-jalan kota Serbia pada hari Jumat dalam misi untuk menyelamatkan orang yang terjebak oleh air yang naik sebagai banjir terburuk yang pernah tercatat menyapu Serbia dan Bosnia.

Beberapa warga Obrenovac, 30 km ( 20 mil) barat daya dari ibukota Belgrade, terdampar di atap-atap rumah mereka, meminta bantuan. Perdana Menteri Aleksandar Vucic mengatakan semua 25.000 warga harus diungsikan.

Sedikitnya lima orang tewas dalam bencana berlangsung minggu ini. Ribuan orang diungsikan dari rumah-rumah di daerah tengah dan barat dari Serbia dan di negara tetangga Bosnia.

Sekitar 135.000 rumah tangga yang tanpa daya di Serbia dan pemerintah menyetujui impor listrik darurat . Lain 65.000 yang tanpa listrik di Bosnia.

" Ini adalah bencana. Alam tidak pernah begitu kejam kepada kami," kata Menteri Energi Serbia Aleksandar Antic.(BBC/reuters/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Serbia
 
  Masjid Aladza yang Hancur Akibat Konflik Bosnia 1992 Telah Dibuka Kembali
  Serbia dan Bosnia Dilanda Banjir Terburuk
  Perahu Pinisi Meriahkan Pameran Pariwisata di Serbia
  Serbia Jadi Tempat Favorit Operasi Kelamin
 
ads1

  Berita Utama
Polri Siap Masifkan Protokol New Normal

Anies: Perpanjangan PSBB Jakarta Jadi Penentu Transisi Memulai 'New Normal'

Polri Tutup Pintu Masuk Arus Balik Menuju Jakarta

Polri Tangkap 2 WNA dan Sita 821 Kg Sabu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Terima Audiensi Ketum Gerakan HMS

DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Serentak 9 Desember 2020

Kadishub DKI Jakarta: Sudah 6.364 Kendaraan Diputar-balikkan Karena Tak Kantongi SIKM

Ruslan Buton, Penulis Surat Terbuka Minta Jokowi Mundur Dijemput Tim Gabungan Polri dan TNI

Tak Ada 'New Normal', Dampak Sosial Ekonomi Tak Terkendali

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2