Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pemilu
Seminar Lemhanas Bahas Kesadaran Politik Masyarakat Jelang Pemilu 2019
2018-10-22 11:42:26
 

Tampak suasana saat seminar PPRA ke-58 Lemhanas RI di gedung Dwi Warna Purwa Lemhannas RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/10).(Foto: BH /mos)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menggelar seminar Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LVIII (ke-58) Lemhannas RI dengan tema 'Kesadaran Politik Masyarakat Sebagai Tolok Ukur Kematangan Berdemokrasi' di Gedung Dwi Warna Purwa Lemhannas RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/10).

Seminar berjudul "Peningkatan Kesadaran Politik Masyarakat Guna Menyukseskan Pemilu 2019" ini dibuka langsung dan ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo.

Dalam sambutannya, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo menyampaikan, keberhasilan seminar ini bagi peserta PPRA ke 58 pada tingkatnya menjadi indikator kemampuan para peserta dalam menyerap dan memahami berbagai materi selama mengikuti pendidikan Lemhannas.

"Para peserta diharapkan mampu menuangkan ilmu dan pengetahuannya dalam bentuk hasil sementara seminar yang strategis dengan menggunakan kemampuannya yang utuh, menyeluruh dan terpadu khususnya peningkatan kesadaran politik masyarakat guna menyukseskan Pemilu 2019," kata Agus Widjojo.

Menurut Agus, berdasarkan makalah seminar yang telah dirumuskan dapat disimpulkan bahwa kesadaran politik masyarakat belum optimal. "Hal ini dapat dilihat dari indikator keterlibatan masyarakat dalam proses Pemilu, keterlibatan dalam kemajemukan dan penghargaan terhadap hak-hak sipil," jelas Gubernur Lemhannas.

Sementara itu, lanjut Agus, indeks demokrasi Indonesia berada pada peringkat ke 68 dengan angka 70,09. Hal ini menunjukkan proses demokrasi dan pluralisme, partisipasi politik dan kebebasan sipil masih harus ditingkatkan.

"Saya berharap hasil seminar yang akan saudara rumuskan sesuai dengan saran dan masukan dari peserta seminar berisikan analisis cermat berdasarkan data nyata yang menghasilkan rekomendasi kolektif serta memuat hal-hal baru yang belum ada," harapnya.

"Saya harapkan hasil seminar ini nanti dapat memberikan manfaat bagi pemerintah dalam mengambil keputusan dalam meningkatkan kesadaran politik masyarakat guna menyukseskan Pemilu 2019," tutup Gubernur Lemhannas.

Seminar dihadiri para narasumber, pembahas dan penanggap, diantaranya, Ketua DKPP Hardjono, Sekjen Partai Nasional Demokrat (NasDem) Johny G Plate, Prof. Muhlis Hamdi, dan Dr. Gun Gun Heryanto. Serta diikuti ribuan peserta dari berbagai komponen masyarakat, seperti TNI-Polri, Lembaga dan organisasi masyarakat.(bh/mos)




 

 
   Berita Terkait > Pemilu
 
  Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
  Ungkap Kebenaran, BPN Tekankan Pentingnya TPF Kerusuhan 21-22 Mei
  Sejumlah Advokat dan Aktivis Bentuk 'Team Pembela Kedaulatan Rakyat'
  Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko Korban 'Trial By The Press'
  Bawaslu Terima 15 Ribu Temuan Pelanggaran Selama Pelaksanaan Pemilu 2019
 
ads

  Berita Utama
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK

Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019

Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01

Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia

 

  Berita Terkini
 
Hong Kong: Aksi Ribuan Massa Tetap Digelar Meski RUU Ekstradisi Ditangguhkan

Diterpa kegaduhan, Ketua PD Desak KLB: Demi Harkat dan Martabat SBY!

Pertarungan 'Moral' Di Mahkamah Konstitusi

97 Penipuan Berkedok KPK, Masyarakat Diminta Waspada

Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2