Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilpres
Sandiaga Uno Dicurhati Soal Listrik, Rentenir Hingga Impor di Muncar Banyuwangi
2019-03-20 22:40:37
 

 
Sandiaga Salahuddin Uno memenuhi janjinya untuk mendatangi Posko Pemenangan Prabowo-Sandi di Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur pada, Selasa (19/3).

Sebulan lalu, Kamis (21/2/2019), rombongan calon wakil presiden nomor urut 02 ini dihadang dan dipaksa oleh ratusan orang untuk meresmikan posko saat menuju ke Perkebunan Buah Naga di Banyuwangi.

Namun, karena tidak ada di jadwal sosialisasi, eks wakil gubernur DKI itu tidak turun, dan meminta para relawan dan simpatisan agar, mengerti dan berjanji jika ke Banyuwangi lagi akan mampir.

“Saya memenuhi janji untuk kembali ke Muncar, dan Alhamdulillah titik pertama yang saya kunjungi adalah posko ini. Inshaa Allah, Prabowo-Sandi memenuhi janji-janji. Karena janji itu utang, betul? Termasuk janji kami untuk Indonesia adil makmur, Indonesia menang melalui penciptaan lapangan kerja, harga-harga kebutuhan pokok stabil terjangkau,” terang Sandi.

Dalam dialog dengan Nelayan, pelaku UMKM, dan pelaku kesehatan, Sandi menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan yang membelit wong cilik.

Syamsul Arifin, nelayan, mengeluhkan belitan rentenir karena bank tidak mau menerima agunan perahu senilai Rp 1 miliar. “Banyak nelayan yang terjebak demgan rentenir,” ucap Syamsul. Sementara Ani Afriasih ingin harga listrik turun karena membebani masyarakat. Haji Amin mengeluhkan impor ikan.

Sebelum menjawab pertanyaan, eks pengusaha ini memberikan antangin kepada para penanya. “Karena kami belum menjabat, sementara waktu akan saya berikan obat masuk angin dan pusing dulu ya,” katanya.

Menurut Sandi, keluhan tingginya harga listrik, impor, dan soal perijinan, didengarnya hampir di seluruh titik yang dikunjunginya.

“Kami sudah menyatakan akan menurunkan tarif listrik sehingga terjangkau oleh masyarakat. Soal perijinan dan impor, kami berkomitmen, stop impor saat panen,” tegas Sandi.(ps/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Pilpres
 
  Demi Keutuhan NKRI, Jokowi-Titiek Soeharto Jadi Rekonsiliasi Politik Damai
  PKS: Lebih Baik Prabowo Nyatakan sebagai Oposisi ke Jokowi
  Rekonsiliasi dan Konstalasi Politik Pasca MRT
  Rekonsiliasi Trah Jokowi-Titiek, Mungkinkah Jadi Solusi Cegah Perpecahan Bangsa?
  Urungkan Niat Rekonsiliasi, Prabowo Selamat
 
ads

  Berita Utama
Wakil Ketua DPR Minta Kerusuhan Manokwari Ditangani Cepat dan Tepat

Polda Metro Jaya Musnahkan Sabu 71,8 Kg dan 15.326 Butir Ekstasi, Kasus Juni-Agustus 2019

AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi terhadap Jurnalis Meliput Demo di DPR

Pemindahan Ibu Kota Butuh Kajian Mendalam

 

  Berita Terkini
 
Jampidsus Godok Standarnisasi Penanganan Perkara Pidana Pajak

PKS: Pemindahan Ibu Kota RI untuk Pemerataan Kurang Tepat

Walikota Surabaya Tri Rismaharini: Warga Papua, Maafkan Kami

Wakil Ketua DPR Minta Kerusuhan Manokwari Ditangani Cepat dan Tepat

Heri Gunawan: RAPBN Harus Berjalan Tepat Sasaran

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2