Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Jokowi
Ruslan Buton, Penulis Surat Terbuka Minta Jokowi Mundur Dijemput Tim Gabungan Polri dan TNI
2020-05-28 18:42:07
 

Tampak Ruslan Buton Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara (kemeja putih) saat dijemput dari kediamannya oleh tim gabungan Polri dan TNI.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara, Ruslan Buton dikabarkan telah dijemput Tim gabungan dari Polri dan TNI.

Penjemputan itu terkait dengan Surat terbuka Ruslan Buton yang ditujukan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan beredar viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Ruslan dijemput di Desa Wabula 1, Kecamatan Wabula, Buton, Sulawesi Tenggara, untuk selanjutnya dibawa ke Polres Buton.

Tampak dalam video penjemputan berdurasi 40 detik yang beredar di group WhatsApp, Ruslan Buton mengenakan kemeja putih lengan pendek dan celana jeans hitam. Ia pun sempat berpamitan dengan orang-orang disekitar lingkungannya.

Saat dikonfirmasi, Wakapolres Buton Kompol La Umuri membenarkan bahwa Ruslan Buton dijemput oleh aparat gabungan Polri dan TNI pada pukul 09.00 WITA, Kamis (28/5).

"Yang memimpin penjemputan di Desa Wabula Satu adalah Direktur Kriminal Khusus Polda Sultra. Kemudian ada juga dari pihak Mabes Polri, TNI, Brimob dan POM. Yang masuk ke dalam rumah hanya saya sendiri (Kompol La Umuri), selebihnya rombongan berada di luar," katanya, seperti dilansir lapan6online.

Diperiksa Secara Tertutup

La Umuri juga membenarkan jika pemanggilan Ruslan Buton berhubungan dengan postingan viral surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo di media sosial. Namun bagaimana proses lebih lanjutnya dia mengaku belum tahu.

"Belum bisa dipastikan karena pemeriksaannya dilakukan secara tertutup dari pihak Mabes Polri dan juga Polda Sultra," ucapnya.

Sebelumnya Ruslan Buton dalam surat terbukanya menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan adanya revolusi rakyat jika Presiden Jokowi tidak mundur dari jabatannya.

"Bila tidak mundur, bukan menjadi sebuah keniscayaan akan terjadinya gelombang gerakan revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat," kata Ruslan Buton dalam surat terbuka kepada Presiden Jokowi.

Lihat Youtube Viral Surat Terbuka Minta Jokowi Mundur, Ini Sosok Ruslan Buton Klik disini. (dbs/lp6/bh/amp)




 
   Berita Terkait > Jokowi
 
  Ketua Fraksi PKS Harap Kemarahan Presiden Ada Tindak Lanjutnya
  Presiden PKS: Pak Jokowi Mestinya Marah Dari Dulu, Bukan Sekarang
  Tiga Kesalahan Boni Hargens Dan Isu Kudeta Pemerintahan Jokowi
  Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
  Ruslan Buton Ajukan Gugatan Praperadilan, Polri: Hak Tersangka
 
ads1

  Berita Utama
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra

Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati

Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK

Pembakaran Bendera PDIP Dibawa Ke Jalur Hukum, Edy Mulyadi: Silakan, Loe Jual Gue Borong!

 

ads2

  Berita Terkini
 
MA Kabulkan Gugatan Rachmawati, KPU Kehilangan Pijakan Menetapkan Pemenang Pilpres 2019

Lembaga Pendidikan Swasta Tutup, IPM Anjlok

Di HBA Ke-60, Kejari Sinjai Mengusung Tema 'New Normal Dalam Pendemi Covid-19'

Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra

Terjadi Problem Mendasar Jika Persentase 'Parliamentary Threshold' Dinaikkan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2