Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Kekerasan terhadap Wartawan
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
2019-05-22 13:05:35
 

Budi Tanjung Wartawan Korban kekerasan oleh aparat keamanan.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Seorang Wartawan CNN TV Budi Tanjung menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah oknum Brimob saat meliput aksi pembubaran massa di Jalan Wahid Hasyim Tanah Abang Jakarta Pusat.

Penganiaayaan tersebut terjadi setelah sebelumnya Budi merekam aksi tindakan pemukulan terhadap seorang warga atau pendemo yang ditangkap.

“Saat melakukan perekaman hape milik Budi langsung dirampas oleh beberapa oknum brimob,” kata Aziz rekan kerja Budi, Rabu (22/5).

Aziz menjelaskan tak hanya perampasan terhadap handphone milik Budi, oknum brimob tersebut juga sempat melakukan beberapa kali pemukulan.

“Meski sudah mengatakan jika dirinya adalah wartawan, beberapa oknum tetap melakukan oemukulan,” tegasnya.

Atas penganiayaan tersebut rencananya Budi akan melaporkan hal ini ke kepolisian. “Nanti akan kami laporkan,” tutup Aziz.

Diketahui hingga saat ini Polisi masih berusaha membubarkan warga yang berada di sekitar Tanah Abang. Bentrok pun tak terhindarkan, polisi berulang kali menembakan gas air mata lalu dibalas dengan serangan petasan.(swamedium/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
BPN Ajak Pendukungnya Doakan Putusan Hakim Bukan Mahkamah Kalkulator

Said Didu: Butuh Semangat Kepahlawanan Menjadi Saksi Sidang PHPU di MK

Komisi IV Pertanyakan Informasi Impor Minyak Kayu Putih

Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya

 

  Berita Terkini
 
Jepang dan Indonesia Jalin MoC di Bidang Ketenagakerjaan

Ternyata, Jokowi Pernah Teken PP Peraturan Anak Perusahaan BUMN Sama dengan BUMN

MK akan Percepat Putusan Sengketa Pilpres Menjadi Kamis 27 Juni

BPN Ajak Pendukungnya Doakan Putusan Hakim Bukan Mahkamah Kalkulator

BW Sindir Mafhud MD Soal Masalah NIK dan DPT Pilpres 2019

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2