Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Dianggap Melawan Hukum, Dua Polres Aceh di Praperadilan
ACEH, Berita HUKUM - Dianggap melawan hukum, dua Kapolres di Aceh di Praperadilan, kedua Polres ters

DPR Pertanyakan Peran Negara dalam Pengelolaan SDA dan Desak untuk Keluarkan Perppu
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait pembatalan seluruh UU No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Alam (SDA

BNN Rilis 10 Nama Tahanan yang Kabur dari Rutan
JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengumumkan nama-nama 10 orang tahanan rutan

Panglima TNI Tinjau Latihan PPRC di Poso
POSO, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Kasad Jenderal TNI Gatot Nurm

Abraham Baca Puisi Didepan Ribuan Orang
MAKASAR, Berita HUKUM - Ketua KPK nonaktif, Abraham Samad, tampil membacakan puisi pada acara Festiv

Ahli Pemohon: Pemerintah Indonesia Belum Punya Aturan Pelaksanaan Arbitrase Internasional
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Hakim Konstitusi, Harjono dihadirkan sebagai ahli pada sidang Perkara

Deklarasi Korps Alumni KNPI Dihadiri Tiga Menteri
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Korps Alumni KNPI Aziz Syamsuddin menyatakan dukungan serta mengawal p

Menyelamatkan Hutan Kita dengan Moratorium
JAKARTA, Berita HUKUM - Indonesia adalah negara dengan luas hutan tropis dan keanekaragaman hayati t

   

  Berita Terkini >>
   
Dianggap Melawan Hukum, Dua Polres Aceh di Praperadilan
DPR Pertanyakan Peran Negara dalam Pengelolaan SDA dan Desak untuk Keluarkan Perppu
BNN Rilis 10 Nama Tahanan yang Kabur dari Rutan
Panglima TNI Tinjau Latihan PPRC di Poso
Abraham Baca Puisi Didepan Ribuan Orang
Ahli Pemohon: Pemerintah Indonesia Belum Punya Aturan Pelaksanaan Arbitrase Internasional

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Dianggap Melawan Hukum, Dua Polres Aceh di Praperadilan
BNN Rilis 10 Nama Tahanan yang Kabur dari Rutan
Abraham Baca Puisi Didepan Ribuan Orang
ARB: Wakapolri Harus Tindak Aksi Premanisme di Fraksi Golkar
Azis Syamsuddin Bakal Deklarasikan Korps Alumni KNPI
Mahasiswa Jakarta dan Yogya Gelar Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM

SPONSOR & PARTNERS



















Legislatif    
 
UU Advokat
RUU Advokat untuk Pencegahan Malpraktik Advokat
Thursday 17 Jan 2013 22:36:22
 
Dimyati Natakusumah saat menyampaikan paparannya.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka membahas Revisi Undang-Undang No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat, Badan legislasi DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), di Gedung Nusantara I DPR RI, Rabu (16/1).

Adanya wadah tunggal atau suatu sistem sertifikasi profesi, dengan standardisasi memang harus jelas dan tidak bisa dimonopoli. “Memang persoalan pada organisasi yang tidak dicantumkan secara nyata definitif ini selalu ada konflik kepentingan. Permasalahan inilah yang harus kita selesaikan dengan perubahan.” ujar Dimyati Natakusumah saat memimpin rapat.

“Ini juga yang kami harap dari Peradi untuk memberi masukan, misalnya ada asosiasi ada konsil, yang merekrut dan mempunyai anggota adalah asosiasi. Konsil ini yang melatih dan membuat standardisasi , sehingga tidak ada malpraktek.. biasanya di daerah banyak terjadi hal demikian” ujar Dimyati

Anggota Baleg dari Komisi IX Endang Agustini Syarwan juga menegaskan mengenai Malpraktik. Komisi IX yang membidangi masalah kesehatan ini banyak menerima pengaduan kasus Malpraktik dokter. “Harus dipikirkan bagaimana memposisikan peran advokat, misalnya di Kementerian Kesehatan itu ada konsil kedokteran Indonnesia dan juga ada Ikatan Doktert Indonesia (IDI), karena dokter mengurusi kesehatan tentu mempunyai peraturan yang begitu ketat” jelas Endang

Terkait dengan persiapan Asian Free Trade, dokter juga mengalami hal yang sama, demikian pula dengan produk obat-obatan dan jamu, semua mengalami permasalahan yang sama. “Bagaimana mensinergikan ini, di mana ujungnya ke hukum," ungkapnya.

Dia juga mempertanyakan bagaimana cara meningkatkan kompetensi, apakah ada uji kompetensi secara berkala?” ungkap Endang. Dia juga menegaskan masih kuatnya unsur like-dislike pada peran penyidik, hakim, para penegak hukum karenanya memerlukan formula yang pas dan sangat kuat dalam menjalankan kepentingan pelayanan hukum.

Sebelumnya, Baleg telah menggelar RDPU dengan mengundang Kongres Advokat Indonesia (KAI) dan Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin).(ray/dpr/bhc/rby)


Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com