Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
2017-11-23 20:44:20
 

Kabareskrim Polri, Komjen Hari Dono saat jumpa pers di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan(KKP), Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (23/11).(Foto: BH /as).
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Bareskrim Polri dan Bea Cukai berhasil membongkar penyelundupan 600.000 butir pil ekstasi jaringan internasional Belanda -Indonesia dengan mengamankan empat orang tersangka DF (22), W (37), RY (22) dan HEM (31).

Kabareskrim Polri, Komjen Hari Dono menjelaskan sindikat ini melibatkan napi yang ada lembaga pemasyarakatan (Lapas).

"Sindikat ini melibatkan jaringan yang ada di Lapas," ujar Hari Dono di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan(KKP), Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (23/11).

Dono menerangkan, pengungkapan bermula saat petugas menerima informasi adanya pengiriman ribuan pil ekstasi. Kemudian petugas melakukan koordinasi dengan petugas BC Bandara Soekarno Hatta.

"Kami berhasil menangkap tersangka Dadang Firmanzah dirumahnya Villa Mutiara Gading 2 Blok F Nomor 9 A RT007/016, KarangSatria, Tambun Utara, Cikarang, Bekasi Kabupaten, pada 8 November 2017," katanya.

Dari tangan tersangka, kami menyita barang bukti berupa 120 bungkus pil ekstasi berbagai warna orange, pink dan hijau yang tersimpan didalam kotak kayu berjumlah 600.000.

Menurut Dono, penyidik kemudian melakukan pengembangan dan diketahui kalau pil ekstasi tersebut dikendalikan oleh napi LP Surakarta bernama Andan Anggara alias Aan Bin Suntoro dan napi bernama Sonny Sasmita alias Oben yang ada di LP Gunung Sindur.

Hari Dono menambahkan, penyidik menemukan paket sebanyak 5000 pil ekstasi dan dilakukan penangkapan tersangka Randy Uliansyah di Lotte Mart Grand Pramuka City Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav 49 Rawasari, Cempaka Putih.

"Kami kembali melakukan pengembangan, dan menemukan paket 2000 butir pil ekstasi dan menangkap tersangka Handayan Elkar Manik," ungkapnya.

Dono menuturkan, penyidik malakukan penjemputan napi Andang Anggara yang ada di Lapas Surakarta dan Sonny Sasmita napi Lapas Gunung Sindur. Keduanya berperan sebagai pengendali ribuan pil ekstasi," tutupnya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) susbider Pasal 112 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara 20 tahun.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Tim Gabungan Satgassus Polri dan Bea Cukai Ungkap Sabu 1,6 Ton di Batam
  AKBP Calvijn: Artis Dhawiya Membeli Sabu dengan Cara 'Patungan'
  Dhawiya Anak 'Ratu Dangdut' Elvi Sukaesih Ditangkap Tim Ditnarkoba
  Artis Roro Fitria Ditangkap Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya
  Polisi Tembak Mati 1 dari 4 Tersangka, Barbuk 239 Kg Sabu dan 30 Ribu Ekstasi
 
ads

  Berita Utama
Pemerintah Hentikan Sementara Seluruh Pekerjaan Konstruksi Layang

Tommy Soeharto Kritik Pemerintahan Jokowi Soal Utang Membengkak

Polres Jakbar Menangkap Kawanan Perampok Bersenpi, 1 Orang Begal Tewas

Yusril Mengajukan Gugatan ke Bawaslu dan Berencana Pidanakan Komisioner KPU

 

  Berita Terkini
 
DPR akan Gelar Rapim Bahas Sikap Presiden Tolak Tanda Tangan UU MD3

Yusril Ihza Mahendra Klarifikasi Tulisan Hoax yang Pernah Viral

Kapolda Metro Jaya Memberikan Penghargaan 7 Anggota Polisi Berprestasi

HUT Kedua DETAKKaltim Gelar Talk Show Bersama Kajati Kaltim

Pemerintah Hentikan Sementara Seluruh Pekerjaan Konstruksi Layang

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2