Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
ACEH, Berita HUKUM - Guru Pendidikan Agama Islam yang mengajar pada SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA di

Prajurit TNI Renovasi Rumah Penduduk Miskin di Kediri
KEDIRI, Berita HUKUM - Ratusan prajurit TNI berbaur dengan warga masyarakat melakukan aksi mulia den

Tidak Ada ĎAuto Pilotí, Wapres Bantah Pemerintah Tidak Jalan
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menegaskan, tidak ada istilah Ďauto pilo

Pendiri Facebook Gunakan Bahasa Mandarin
BEIJING, Berita HUKUM - Mark Zuckerberg berusaha menarik simpati penduduk Cina dengan menggunakan ba

Pemilik Saham PT Blue Bird Taxi Melaporkan OJK ke Ombudsman RI
JAKARTA, Berita HUKUM - Para pemegang saham PT Blue Bird Taxi melaporkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK

Menimbang Kualitas yang Berhak Menduduki Kursi Puncak Adhyaksa
JAKARTA, Berita HUKUM - Kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) dinilai lambat dalam mencegah dan meninda

Panda Nababan: Melibatkan KPK dan PPTAK Itu Ide Megawati Bukan dari Presiden Jokowi
JAKARTA, Berita HUKUM - Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Panda Nababan

Menjadi Pewarta Lingkungan Bersama Greenpeace
JAKARTA, HUKUM - Apakah baru-baru ini kamu baru saja menyaksikan kejadian kerusakan atau pencemaran

   

  Berita Terkini >>
   
KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
Prajurit TNI Renovasi Rumah Penduduk Miskin di Kediri
Tidak Ada ĎAuto Pilotí, Wapres Bantah Pemerintah Tidak Jalan
Pendiri Facebook Gunakan Bahasa Mandarin
Pemilik Saham PT Blue Bird Taxi Melaporkan OJK ke Ombudsman RI
Menimbang Kualitas yang Berhak Menduduki Kursi Puncak Adhyaksa

Untitled Document



  Berita Utama >
   
KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
Menimbang Kualitas yang Berhak Menduduki Kursi Puncak Adhyaksa
Panda Nababan: Melibatkan KPK dan PPTAK Itu Ide Megawati Bukan dari Presiden Jokowi
Mengenal Lebih Dalam Tata Cara Pembentukan UU di DPR
NCID: Akibat Ulah Koalisi Jokowi, Kerja Anggota DPR Hanya Makan, Minum dan Ribut
Tak Mengaku Punya Hutang, Tapi Pernah Bayar Hutang

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Kekerasan Terhadap Wartawan
Polisi Tahan Dua Tersangka Terkait Pemukulan Wartawan Paser TV
Friday 08 Mar 2013 21:30:43
 
Nurmila Sari Wahyuni,Wartawan Paser TV saat di rawat di RS.(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Polres Paser Kabupaten Tanah Pasir Kalimantan Timur (Kaltim) akhirnya menahan dua orang tersangka pelaku penganiaya wartawati Paser TV Nurmila Sari Wahyuni (23) hingga Kekuguran pada Sabtu (2/3) yang lalu.

Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan para saksi, polisi telah menyatakan dan menetapkan dua pelaku sudah memenuhi unsur pidana dan menetapkannya sebagai tersangka.

Kedua pelaku adalah Aliansyah (36) Sekretaris Desa Padang Parapat dan Alyas Kepala Desa Rantau Panjang.

"Kemarin (Rabu (4/3/2013) baru Aliansyah, Sekdes Padang Pangrapat yang ditetapkan sebagai tersangka di tahan pada Rabu (4/3), dan malamnya kita kembali menetapkan satu tersangka lagi yakni Ilyas selaku Kepala Desa Rantau Panjang", jelas Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin.

Sumber lain yang diperoleh pewarta, sejauh ini polisi telah mengantongi sejumlah alat bukti diantaranya pengakuan korban dalam berita acara pemeriksaan dan ciri-ciri pelaku yang diungkapkan korban juga mengarah ke para tersangka, barang bukti lain adalah sepeda motor Mega Pro yang digunakan tersangka saat menghadang korban di lokasi kejadian.

Hasil visum dari Polres Paser terkait kasus dugaan pengoroyokan dan penganiayaan terhadap Nurmila Sari Wahyuni (23), Wartawan televisi lokal Paser TV yang tak lain adalah istri anggota Polres Paser yang dilaksanakan oleh dr Asmadila, dokter umum yang bertugas di UGD pada RSUD Panglima Sebaya, Sabtu (2/3) lalu.

Menurut dokter, malam itu memang memeriksa terhadap Yuni selaku korban pemukulan dan menemukan luka gores dan luka memar berwarna merah kebiruan, hasil pemeriksaan menyimpulkan ditemukan luka memar di punggung dan di lengan kiri serta luka gores di pipi kiri, ujar dr Asmadila kepada Wartawan di kantornya Kamis (7/3).

Seperti diketahui, aksi kekerasan terhadap jurnalis menimpa Nurmila Sari Wahyuni (23), jurnalis Paser TV yang harus dirawat intensif di RSUD Panglima Sebaya Kabupaten Paser Kalimantan Timur oleh oknum aparat desa dan belasan orang tak dikenal saat melakukan peliputan sengketa tanah di Desa Rantau Panjang Kabupaten Paser, Nurmila pun mengalami keguguran janin anak ketiga yang sedang dikandungnya.

Nurmila Sari Wahyuni yang nota bene adalah juga istri anggota Polres Paser dikeroyok dan mengalami luka-luka sehingga harus mendapat perawatan medis sejak Sabtu (3/3) beberapa jam usai kejadian.(bhc/gaj)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan

Kabareskrim Polri akan Hubungi Kapolda Sumut Perihal Pemukulan Wartawan Harian
GRAM Sesalkan Tindakan Premanisme Terhadap Pekerja Pers
Direktur PT Syakila Group Aniaya Wartawan BeritaLima.com
Dua Wartawan Madura Dikeroyok Massa
Aliansi Media Online (AMOI) Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Pengancaman Wartawan
IWO Minta Aparat Kepolisian Segera Proses Kaur Desa 'Biadab'
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com