Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Frost & Sullivan: Perkiraan 2015 Pertumbuhan Kendaraan Mencapai 1.268 Juta Unit
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengamat pertumbuhan ekonomi Frost & Sullivan mengharapkan meningkatnya juml

Pelatihan Pemanfaatan Sosial Media
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Laksma TNI FX. Agus Susilo me

8 Kuintal Sabu Dibakar, 4 Juta Jiwa Selamat Dari Racun Sang Bandar
JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Narkotika Nasional (BNN) membumihanguskan sabu sitaan dari jaringan na

Komisi I Bentuk Panja Pencurian Pulsa
JAKARTA, Berita HUKUM - Panitia Kerja (Panja) Pencurian Pulsa dibentuk karena munculnya permasalahan

H. Rhoma Irama Siap Pimpin Partai Bulan Bintang
JAKARTA, Berita HUKUM - H.Rhoma Irama siap dicalonkan sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB).

'Rock N Love' Film Perdana Band Kotak
JAKARTA, Berita HUKUM - Film berjudul 'Rock N Love' yang menampilkan para personel grup band Kotak y

Mahasiswa dan Dosen Dukung KPK
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Univ

Buntut Pernyataan 'Rakyat Nggak Jelas' Menko Tedjo, Akhirnya Wapres Beri Pandangan
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengakui dirinya telah memberi pandangan

   

  Berita Terkini >>
   
Frost & Sullivan: Perkiraan 2015 Pertumbuhan Kendaraan Mencapai 1.268 Juta Unit
Pelatihan Pemanfaatan Sosial Media
8 Kuintal Sabu Dibakar, 4 Juta Jiwa Selamat Dari Racun Sang Bandar
Komisi I Bentuk Panja Pencurian Pulsa
H. Rhoma Irama Siap Pimpin Partai Bulan Bintang
'Rock N Love' Film Perdana Band Kotak

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Frost & Sullivan: Perkiraan 2015 Pertumbuhan Kendaraan Mencapai 1.268 Juta Unit
H. Rhoma Irama Siap Pimpin Partai Bulan Bintang
Mahasiswa dan Dosen Dukung KPK
Buntut Pernyataan 'Rakyat Nggak Jelas' Menko Tedjo, Akhirnya Wapres Beri Pandangan
Komisi VII DPR Pertanyakan Pembangunan Smelter Freeport di Gresik
Para Musisi Gandeng Asirindo Akan Somasi Rumah Karaoke Tak Berlisensi

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Kekerasan Terhadap Wartawan
Polisi Tahan Dua Tersangka Terkait Pemukulan Wartawan Paser TV
Friday 08 Mar 2013 21:30:43
 
Nurmila Sari Wahyuni,Wartawan Paser TV saat di rawat di RS.(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Polres Paser Kabupaten Tanah Pasir Kalimantan Timur (Kaltim) akhirnya menahan dua orang tersangka pelaku penganiaya wartawati Paser TV Nurmila Sari Wahyuni (23) hingga Kekuguran pada Sabtu (2/3) yang lalu.

Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan para saksi, polisi telah menyatakan dan menetapkan dua pelaku sudah memenuhi unsur pidana dan menetapkannya sebagai tersangka.

Kedua pelaku adalah Aliansyah (36) Sekretaris Desa Padang Parapat dan Alyas Kepala Desa Rantau Panjang.

"Kemarin (Rabu (4/3/2013) baru Aliansyah, Sekdes Padang Pangrapat yang ditetapkan sebagai tersangka di tahan pada Rabu (4/3), dan malamnya kita kembali menetapkan satu tersangka lagi yakni Ilyas selaku Kepala Desa Rantau Panjang", jelas Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin.

Sumber lain yang diperoleh pewarta, sejauh ini polisi telah mengantongi sejumlah alat bukti diantaranya pengakuan korban dalam berita acara pemeriksaan dan ciri-ciri pelaku yang diungkapkan korban juga mengarah ke para tersangka, barang bukti lain adalah sepeda motor Mega Pro yang digunakan tersangka saat menghadang korban di lokasi kejadian.

Hasil visum dari Polres Paser terkait kasus dugaan pengoroyokan dan penganiayaan terhadap Nurmila Sari Wahyuni (23), Wartawan televisi lokal Paser TV yang tak lain adalah istri anggota Polres Paser yang dilaksanakan oleh dr Asmadila, dokter umum yang bertugas di UGD pada RSUD Panglima Sebaya, Sabtu (2/3) lalu.

Menurut dokter, malam itu memang memeriksa terhadap Yuni selaku korban pemukulan dan menemukan luka gores dan luka memar berwarna merah kebiruan, hasil pemeriksaan menyimpulkan ditemukan luka memar di punggung dan di lengan kiri serta luka gores di pipi kiri, ujar dr Asmadila kepada Wartawan di kantornya Kamis (7/3).

Seperti diketahui, aksi kekerasan terhadap jurnalis menimpa Nurmila Sari Wahyuni (23), jurnalis Paser TV yang harus dirawat intensif di RSUD Panglima Sebaya Kabupaten Paser Kalimantan Timur oleh oknum aparat desa dan belasan orang tak dikenal saat melakukan peliputan sengketa tanah di Desa Rantau Panjang Kabupaten Paser, Nurmila pun mengalami keguguran janin anak ketiga yang sedang dikandungnya.

Nurmila Sari Wahyuni yang nota bene adalah juga istri anggota Polres Paser dikeroyok dan mengalami luka-luka sehingga harus mendapat perawatan medis sejak Sabtu (3/3) beberapa jam usai kejadian.(bhc/gaj)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan

Propam Beri Sanksi Polisi Pemukul Jurnalis
Copot Kapolda Sulawesi Selatan
Preman SPBU Aniaya Wartawan
Kabareskrim Polri akan Hubungi Kapolda Sumut Perihal Pemukulan Wartawan Harian
GRAM Sesalkan Tindakan Premanisme Terhadap Pekerja Pers
Direktur PT Syakila Group Aniaya Wartawan BeritaLima.com
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com