BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Longsor Terparah Everest Tewaskan 12 Orang
NEPAL, Berita HUKUM - Setidaknya 12 pemandu lokal tewas saat terjadi longsor di lereng Gunung Everes

Mau Umroh atau Haji? KBRI Riyadh: Waspadai Virus MERS
JAKARTA, Berita HUKUM - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Arab Saudi di Riyadh, pada Ra

Empat Partai Bahas Koalisi Indonesia Raya
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional Amien Rais memunculkan wac

Prosesi Jumat Agung di Laut NTT, 7 Orang Tewas Tenggelam
NTT, Berita HUKUM - Sebuah kapal motor fiber 'Nelayan Bhakti' tenggelam saat melakukan prosesi laut

Diminta Presiden, BPK Periksa Dana Kampanye Penyelenggara Negara
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo mengaku pihaknya sudah men

Kapten AL Australia Dipecat karena 'Menyusup' ke Indonesia
AUSTRALIA, Berita HUKUM - Kapten angkatan laut Australia, Laksamana Madya Ray Griggs dipecat dan ena

Google Dikecam Lewat Surat Terbuka di Jerman
JERMAN, Berita HUKUM - Pimpinan perusahaan media terbesar di Eropa dengan keras mengecam Google dala

Pertemuan Cikini Membahas Capres Koalisi Indonesia Raya
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah para tokoh parpol dan ormas Islam berkumpul di rumah mewah di Cikini

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Longsor Terparah Everest Tewaskan 12 Orang
Mau Umroh atau Haji? KBRI Riyadh: Waspadai Virus MERS
Empat Partai Bahas Koalisi Indonesia Raya
Prosesi Jumat Agung di Laut NTT, 7 Orang Tewas Tenggelam
Diminta Presiden, BPK Periksa Dana Kampanye Penyelenggara Negara
Kapten AL Australia Dipecat karena 'Menyusup' ke Indonesia

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Empat Partai Bahas Koalisi Indonesia Raya
Pertemuan Cikini Membahas Capres Koalisi Indonesia Raya
Bupati Kutai Timur Bantah Anas Urbaningrum Milik IUP Batubara 10 Ribu Hektar
Amien Rais: Megawati Melakukan Blunder Datangi Dubes Asing Bareng Capres Jokowi
Forum Koalisi Politik Islam Desak Elit Parpol Islam Duduk Bersatu Demi Indonesia
PKB Dipastikan Peroleh 5 Kursi di DPRD Kaltim

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Opini Hukum    
 
Oleh : @5rigala2012
Perlawanan Siti Fadilah Terhadap Konspirasi Vaksin Flu Burung
Sunday 24 Mar 2013 03:34:05
 
Ilustrasi
Sudah ada yang pernah baca buku "Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan Di Balik Virus Flu Burung." ??? Buku Tentang Flu Burung Itu Ditulis Siti Fadilah Supari, Kader Muhammadiyah yang jadi menteri Kesehatan kala itu. Banyak yang menduga, karena keberaniannya mengungkap tentang flu burung itu, Siti Fadilah di-bully Amerika via Pemerintahan SBY!. Siti Fadilah dipaksa mundur dari wantimpres lalu dipenjara via rekayasa kasus korupsi.

Amerika sangat geram dengan buku Siti Fadilah tentang flu burung Sehingga Lewat Kaki Tangan & Berbagai Cara Menekannya. Siti Fadilah Tahu Amerika dan Antek-antek Kapitalisnya Manipulasi Virus-virus Flu Burung dari Negara-negara berkembang & direrkayasa jadi vaksin.

Vaksin-vaksin Tersebut Dijual Dengan Harga Selangit. Tamiflu Namanya! Satu-satunya obat yang dipercaya bisa sembuhkan Flu Burung di Dunia.

Lucunya, Tamiflu diborong negara-negara maju & kaya yang justru tak terkena wabah flu burung barang langka harga naik selangit! jika saja dulu indonesia tak dibantu thailand & india, wabah flu burung akan sangat parah gegara langkanya vaksin tamiflu! kasus serupa pada virus cacar, kemenkes indonesia harus bayar ratusan milyar untuk dapatkan vaksinnya.

Nah, Siti Fadilah sangat paham bahwa virus bisa dilemahkan untuk jadi anti virus atau dikuatkan jadi senjata biologis. Dugaan Menguat Saat Sampel Virus Flu Burung Indonesia Ada di Los Alamos Laboratory AS; Tempat Meracik Bom Hiroshima-Nagasaki & Anthrax.

Siti Fadilah Berani Gugat GISN (Global Influenza Surveillance Network) Yang Monopoli Sampel Virus FluBurung & WHO Hanya Diam!. GISN berkuasa paksa negara-negara berkembang kirim sampel-sampel virus, termasuk Flu Burung & WHO tak bertindak apapun terhadap monopoli ini.

Siti Fadilah nekad melawan! walau terpaksa kirim virus flu burung ke GISN, Dia juga kirim ke Gene Bank yang terbuka untuk semua ilmuwan. Oleh Ilmuwan Dunia, langkah revolusioner Siti Fadilah diacungi jempol tapi di tanah air Dia jadi pesakitan!. Usaha Siti Fadilah tercapai, GISN dibubarkan Kongres Kesehatan 5 Tahun Lalu & WHO setujui mekanisme "Virus Sharing".

Sejak itu kemenkes berhak negosiasi dengan industri farmasi besar dunia; Baxter & Lokal; Biofarma Untuk Vaksin Flu Burung Murah. Namun, Sejak Era (Alm) Endang Rahayu kerjasama dengan Amerika dan antek-antek kapitalisnya bangkit lagi. Upaya Siti Fadilah sia-sia.

Tiada tempat untuk orang jujur di Indonesia. Siti Fadilah, Anda Hebat!




Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Oleh : @5rigala2012

Perlawanan Siti Fadilah Terhadap Konspirasi Vaksin Flu Burung
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com