Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Purnomo Tanpa Sepengetahuan Mintarsih Dirikan Perusahaan Dalam Perusahaan
JAKARTA, Berita HUKUM - Sidang Kasus Blue Bird tentang merk atau logo PT. Blue Bird Taxi kembali di

Mantan Hakim MK, Laica: Menkum HAM Pelintir Putusan Mahkamah Golkar
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Dr.
Mohammad Laica Marzuki,S.H menil

Raja Yogya Sultan HB X Tolak Tol Laut Pemerintah Jokowi
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menolak rencana program

KAA Hari ke 2, Indonesia Mengajak Negara Asia-Afrika untuk Kembali kepada Pesan Bandung
BANDUNG, Berita HUKUM - Pada hari kedua, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno LP Marsudi membuka Ko

Pedagang Batu Akik di Rawa Bunga akan Segera Ditertibkan
JAKARTA, Berita HUKUM - Kasudin Perhubungan Jakarta Timur Bernad Octavianus Pasaribu, berjanji akan

Kronologi Penculikan Pengusaha Thalib Abbas
JAKARTA, Berita HUKUM - Thalib Abbas (70) mengalami hari luar biasa enam hari kemarin. Dia diculik,

Komisi XI Uji Kelayakan Calon Deputi Gubernur BI
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi XI DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test)

Rumah Budaya Fadli Zon Koleksi Batu Akik Asal Suliki dan Sungaidareh
TANAH DATAR, Berita HUKUM - Koleksi Rumah Budaya Fadli Zon di Aie Angek, Tanah Datar, Sumatera Barat

   

  Berita Terkini >>
   
Purnomo Tanpa Sepengetahuan Mintarsih Dirikan Perusahaan Dalam Perusahaan
Mantan Hakim MK, Laica: Menkum HAM Pelintir Putusan Mahkamah Golkar
Raja Yogya Sultan HB X Tolak Tol Laut Pemerintah Jokowi
KAA Hari ke 2, Indonesia Mengajak Negara Asia-Afrika untuk Kembali kepada Pesan Bandung
Pedagang Batu Akik di Rawa Bunga akan Segera Ditertibkan
Kronologi Penculikan Pengusaha Thalib Abbas

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Purnomo Tanpa Sepengetahuan Mintarsih Dirikan Perusahaan Dalam Perusahaan
Raja Yogya Sultan HB X Tolak Tol Laut Pemerintah Jokowi
Ada Deskriminasi di Komplek Perumahan Dinas Depkes Ciputat, Sebagian Terancam Digusur
Menggali Spirit Baru KAA dan Akik Pancawarna
PSSI Dibekukan, La Nyalla: Kami Akan Lawan Keputusan Pemerintah!
Indro Tjahyono: Kesabaran Pemuda dan Rakyat Ada Batasnya

SPONSOR & PARTNERS



















Opini Hukum    
 
Oleh : @5rigala2012
Perlawanan Siti Fadilah Terhadap Konspirasi Vaksin Flu Burung
Sunday 24 Mar 2013 03:34:05
 
Ilustrasi
Sudah ada yang pernah baca buku "Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan Di Balik Virus Flu Burung." ??? Buku Tentang Flu Burung Itu Ditulis Siti Fadilah Supari, Kader Muhammadiyah yang jadi menteri Kesehatan kala itu. Banyak yang menduga, karena keberaniannya mengungkap tentang flu burung itu, Siti Fadilah di-bully Amerika via Pemerintahan SBY!. Siti Fadilah dipaksa mundur dari wantimpres lalu dipenjara via rekayasa kasus korupsi.

Amerika sangat geram dengan buku Siti Fadilah tentang flu burung Sehingga Lewat Kaki Tangan & Berbagai Cara Menekannya. Siti Fadilah Tahu Amerika dan Antek-antek Kapitalisnya Manipulasi Virus-virus Flu Burung dari Negara-negara berkembang & direrkayasa jadi vaksin.

Vaksin-vaksin Tersebut Dijual Dengan Harga Selangit. Tamiflu Namanya! Satu-satunya obat yang dipercaya bisa sembuhkan Flu Burung di Dunia.

Lucunya, Tamiflu diborong negara-negara maju & kaya yang justru tak terkena wabah flu burung barang langka harga naik selangit! jika saja dulu indonesia tak dibantu thailand & india, wabah flu burung akan sangat parah gegara langkanya vaksin tamiflu! kasus serupa pada virus cacar, kemenkes indonesia harus bayar ratusan milyar untuk dapatkan vaksinnya.

Nah, Siti Fadilah sangat paham bahwa virus bisa dilemahkan untuk jadi anti virus atau dikuatkan jadi senjata biologis. Dugaan Menguat Saat Sampel Virus Flu Burung Indonesia Ada di Los Alamos Laboratory AS; Tempat Meracik Bom Hiroshima-Nagasaki & Anthrax.

Siti Fadilah Berani Gugat GISN (Global Influenza Surveillance Network) Yang Monopoli Sampel Virus FluBurung & WHO Hanya Diam!. GISN berkuasa paksa negara-negara berkembang kirim sampel-sampel virus, termasuk Flu Burung & WHO tak bertindak apapun terhadap monopoli ini.

Siti Fadilah nekad melawan! walau terpaksa kirim virus flu burung ke GISN, Dia juga kirim ke Gene Bank yang terbuka untuk semua ilmuwan. Oleh Ilmuwan Dunia, langkah revolusioner Siti Fadilah diacungi jempol tapi di tanah air Dia jadi pesakitan!. Usaha Siti Fadilah tercapai, GISN dibubarkan Kongres Kesehatan 5 Tahun Lalu & WHO setujui mekanisme "Virus Sharing".

Sejak itu kemenkes berhak negosiasi dengan industri farmasi besar dunia; Baxter & Lokal; Biofarma Untuk Vaksin Flu Burung Murah. Namun, Sejak Era (Alm) Endang Rahayu kerjasama dengan Amerika dan antek-antek kapitalisnya bangkit lagi. Upaya Siti Fadilah sia-sia.

Tiada tempat untuk orang jujur di Indonesia. Siti Fadilah, Anda Hebat!




Bookmark and Share

   Berita Terkait Oleh : @5rigala2012

Perlawanan Siti Fadilah Terhadap Konspirasi Vaksin Flu Burung
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com