Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi dan HAM
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi III DPR RI menyoroti kasus Korupsi dan Hak Asasi Manusia (HAM), dikar

Proxy Asing Peluang, Tantangan dan Harapan MEA 2015
JAKARTA, Berita HUKUM - Indonesia dan negara-negara di wilayah Asia Tenggara membentuk sebuah kawasa

Lewis Hamilton Juara Dunia Formula I Kedua Kalinya
ABU DHABI, Berita HUKUM - "Uhuuuu! Juara Dunia! O, Tuhan, saya tak bisa mempercayainya! Terima kasih

Dahlan Rais: Jadilah Politisi dan Kembalilah ke Muhammadiyah
PADANG, Berita HUKUM - Kebanggan Muhammadiyah terhadap kadernya yang terjun di ranah politik tersamp

Kajati DKI Sebut Tiga Berkas Pidana Terkait Aksi FPI Versus Ahok dalam Tahap Kajian
JAKARTA, Berita HUKUM - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menerima 4 berkas perkara pidana terkait

Batan dan Kommun Berbagi Resep agar Energi Nuklir jadi Idola
JAKARTA, Berita HUKUM - Stigma masyarakat Indonesia tentang nuklir masih dianggap berbahaya dan mena

UU Ketenaganukliran Salah Satu Sebab Indonesia Krisis Radioisotop
JAKARTA, Berita HUKUM - Indonesia dinyatakan krisis radioisotop, khususnya berjenis Molybdenum (MO 9

Bambang Soesatyo: Jokowi Tak Punya Itikad Baik, Penggalangan Hak Interpelasi Besok Digulirkan
JAKARTA, Berita HUKUM - Sekretaris Fraksi Golkar Bambang Soesatyo menegaskan pengumpulan dukungan ta

   

  Berita Terkini >>
   
Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi dan HAM
Proxy Asing Peluang, Tantangan dan Harapan MEA 2015
Lewis Hamilton Juara Dunia Formula I Kedua Kalinya
Dahlan Rais: Jadilah Politisi dan Kembalilah ke Muhammadiyah
Kajati DKI Sebut Tiga Berkas Pidana Terkait Aksi FPI Versus Ahok dalam Tahap Kajian
Batan dan Kommun Berbagi Resep agar Energi Nuklir jadi Idola

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Proxy Asing Peluang, Tantangan dan Harapan MEA 2015
Dahlan Rais: Jadilah Politisi dan Kembalilah ke Muhammadiyah
Kajati DKI Sebut Tiga Berkas Pidana Terkait Aksi FPI Versus Ahok dalam Tahap Kajian
Batan dan Kommun Berbagi Resep agar Energi Nuklir jadi Idola
UU Ketenaganukliran Salah Satu Sebab Indonesia Krisis Radioisotop
Gerakan HMS: Solusi Bijak Penyelesaian Kasus BLBI

SPONSOR & PARTNERS



















Opini Hukum    
 
Oleh : @5rigala2012
Perlawanan Siti Fadilah Terhadap Konspirasi Vaksin Flu Burung
Sunday 24 Mar 2013 03:34:05
 
Ilustrasi
Sudah ada yang pernah baca buku "Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan Di Balik Virus Flu Burung." ??? Buku Tentang Flu Burung Itu Ditulis Siti Fadilah Supari, Kader Muhammadiyah yang jadi menteri Kesehatan kala itu. Banyak yang menduga, karena keberaniannya mengungkap tentang flu burung itu, Siti Fadilah di-bully Amerika via Pemerintahan SBY!. Siti Fadilah dipaksa mundur dari wantimpres lalu dipenjara via rekayasa kasus korupsi.

Amerika sangat geram dengan buku Siti Fadilah tentang flu burung Sehingga Lewat Kaki Tangan & Berbagai Cara Menekannya. Siti Fadilah Tahu Amerika dan Antek-antek Kapitalisnya Manipulasi Virus-virus Flu Burung dari Negara-negara berkembang & direrkayasa jadi vaksin.

Vaksin-vaksin Tersebut Dijual Dengan Harga Selangit. Tamiflu Namanya! Satu-satunya obat yang dipercaya bisa sembuhkan Flu Burung di Dunia.

Lucunya, Tamiflu diborong negara-negara maju & kaya yang justru tak terkena wabah flu burung barang langka harga naik selangit! jika saja dulu indonesia tak dibantu thailand & india, wabah flu burung akan sangat parah gegara langkanya vaksin tamiflu! kasus serupa pada virus cacar, kemenkes indonesia harus bayar ratusan milyar untuk dapatkan vaksinnya.

Nah, Siti Fadilah sangat paham bahwa virus bisa dilemahkan untuk jadi anti virus atau dikuatkan jadi senjata biologis. Dugaan Menguat Saat Sampel Virus Flu Burung Indonesia Ada di Los Alamos Laboratory AS; Tempat Meracik Bom Hiroshima-Nagasaki & Anthrax.

Siti Fadilah Berani Gugat GISN (Global Influenza Surveillance Network) Yang Monopoli Sampel Virus FluBurung & WHO Hanya Diam!. GISN berkuasa paksa negara-negara berkembang kirim sampel-sampel virus, termasuk Flu Burung & WHO tak bertindak apapun terhadap monopoli ini.

Siti Fadilah nekad melawan! walau terpaksa kirim virus flu burung ke GISN, Dia juga kirim ke Gene Bank yang terbuka untuk semua ilmuwan. Oleh Ilmuwan Dunia, langkah revolusioner Siti Fadilah diacungi jempol tapi di tanah air Dia jadi pesakitan!. Usaha Siti Fadilah tercapai, GISN dibubarkan Kongres Kesehatan 5 Tahun Lalu & WHO setujui mekanisme "Virus Sharing".

Sejak itu kemenkes berhak negosiasi dengan industri farmasi besar dunia; Baxter & Lokal; Biofarma Untuk Vaksin Flu Burung Murah. Namun, Sejak Era (Alm) Endang Rahayu kerjasama dengan Amerika dan antek-antek kapitalisnya bangkit lagi. Upaya Siti Fadilah sia-sia.

Tiada tempat untuk orang jujur di Indonesia. Siti Fadilah, Anda Hebat!




Bookmark and Share

   Berita Terkait Oleh : @5rigala2012

Perlawanan Siti Fadilah Terhadap Konspirasi Vaksin Flu Burung
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com