Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Sepp Blatter Terpilih Kembali Sebagai Presiden FIFA
ZURICH, Berita HUKUM - Joseph S. Blatter terpilih kembali sebagai Presiden FIFA untuk kelima kaliny

KPK Bisa Ajukan PK Atas Putusan Praperadilan
JAKARTA, Berita HUKUM - Menyusul dikabulkannya praperadilan Hadi Purnomo atas kasus dugaan tindak pi

DPR Akan Gunakan Hak Interpelasi Soal PSSI
JAKARTA, Berita HUKUM - Permasalahan masa depan persepakbolaan seperti diujung tanduk. Mengingat, sa

Launching Buku 'Zaman Perang' Hendi Jo Mendapatkan Apresiasi dari Berbagai Kalangan
JAKARTA, Berita HUKUM - Bermodalkan 'passion' atau gairah terhadap sejarah dan keberpihakannya terha

Indikasi Kerugiian Negara Harus Diusut Tuntas
JAKARTA, Berita HUKUM - Negara diindikasikan mengalami kerugian sebesar Rp 208 miliar lebih akibat p

DPR: UU Hak Cipta Untuk Hindari Kesewenang-wenangan
JAKARTA, Berita HUKUM - Pembatasan hak cipta dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cip

Rekor Panas Melanda Alaska, Sebelumnya Aspal Meleleh Akibat Hawa Panas di India
ALASKA, Berita HUKUM - Alaska yang biasanya membeku hingga bulan Juni, akhir-akhir ini mengalami seb

Matahari Melintas di Atas Kabah 2 Kali Setahun
JAKARTA, Berita HUKUM - Matahari melintas persis di atas Kabah Kamis (28/5) dan akan melintas lagi p

   

  Berita Terkini >>
   
Sepp Blatter Terpilih Kembali Sebagai Presiden FIFA
KPK Bisa Ajukan PK Atas Putusan Praperadilan
DPR Akan Gunakan Hak Interpelasi Soal PSSI
Launching Buku 'Zaman Perang' Hendi Jo Mendapatkan Apresiasi dari Berbagai Kalangan
Indikasi Kerugiian Negara Harus Diusut Tuntas
DPR: UU Hak Cipta Untuk Hindari Kesewenang-wenangan

Untitled Document



  Berita Utama >
   
DPR Akan Gunakan Hak Interpelasi Soal PSSI
DPR: UU Hak Cipta Untuk Hindari Kesewenang-wenangan
Tembakan Peringatan Hentikan Mobil Pengusaha BBM, Polisi Amankan 2,5 Ons Sabu
Pria Gangguan Jiwa Mengamuk Hingga Tewaskan 3 Orang dan 8 Lainnya Luka-Luka di Samarinda
BNNP Kaltim Kini Gencar Razia Pengguna Narkoba di Tempat Hiburan Malam
Aksi Demo KSPI Terkait BPJS, Menkes dan Pemerintahan Jokowi Tidak Serius dan Tidak Pro Rakyat

SPONSOR & PARTNERS



















Opini Hukum    
 
Oleh : @5rigala2012
Perlawanan Siti Fadilah Terhadap Konspirasi Vaksin Flu Burung
Sunday 24 Mar 2013 03:34:05
 
Ilustrasi
Sudah ada yang pernah baca buku "Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan Di Balik Virus Flu Burung." ??? Buku Tentang Flu Burung Itu Ditulis Siti Fadilah Supari, Kader Muhammadiyah yang jadi menteri Kesehatan kala itu. Banyak yang menduga, karena keberaniannya mengungkap tentang flu burung itu, Siti Fadilah di-bully Amerika via Pemerintahan SBY!. Siti Fadilah dipaksa mundur dari wantimpres lalu dipenjara via rekayasa kasus korupsi.

Amerika sangat geram dengan buku Siti Fadilah tentang flu burung Sehingga Lewat Kaki Tangan & Berbagai Cara Menekannya. Siti Fadilah Tahu Amerika dan Antek-antek Kapitalisnya Manipulasi Virus-virus Flu Burung dari Negara-negara berkembang & direrkayasa jadi vaksin.

Vaksin-vaksin Tersebut Dijual Dengan Harga Selangit. Tamiflu Namanya! Satu-satunya obat yang dipercaya bisa sembuhkan Flu Burung di Dunia.

Lucunya, Tamiflu diborong negara-negara maju & kaya yang justru tak terkena wabah flu burung barang langka harga naik selangit! jika saja dulu indonesia tak dibantu thailand & india, wabah flu burung akan sangat parah gegara langkanya vaksin tamiflu! kasus serupa pada virus cacar, kemenkes indonesia harus bayar ratusan milyar untuk dapatkan vaksinnya.

Nah, Siti Fadilah sangat paham bahwa virus bisa dilemahkan untuk jadi anti virus atau dikuatkan jadi senjata biologis. Dugaan Menguat Saat Sampel Virus Flu Burung Indonesia Ada di Los Alamos Laboratory AS; Tempat Meracik Bom Hiroshima-Nagasaki & Anthrax.

Siti Fadilah Berani Gugat GISN (Global Influenza Surveillance Network) Yang Monopoli Sampel Virus FluBurung & WHO Hanya Diam!. GISN berkuasa paksa negara-negara berkembang kirim sampel-sampel virus, termasuk Flu Burung & WHO tak bertindak apapun terhadap monopoli ini.

Siti Fadilah nekad melawan! walau terpaksa kirim virus flu burung ke GISN, Dia juga kirim ke Gene Bank yang terbuka untuk semua ilmuwan. Oleh Ilmuwan Dunia, langkah revolusioner Siti Fadilah diacungi jempol tapi di tanah air Dia jadi pesakitan!. Usaha Siti Fadilah tercapai, GISN dibubarkan Kongres Kesehatan 5 Tahun Lalu & WHO setujui mekanisme "Virus Sharing".

Sejak itu kemenkes berhak negosiasi dengan industri farmasi besar dunia; Baxter & Lokal; Biofarma Untuk Vaksin Flu Burung Murah. Namun, Sejak Era (Alm) Endang Rahayu kerjasama dengan Amerika dan antek-antek kapitalisnya bangkit lagi. Upaya Siti Fadilah sia-sia.

Tiada tempat untuk orang jujur di Indonesia. Siti Fadilah, Anda Hebat!




Bookmark and Share

   Berita Terkait Oleh : @5rigala2012

Perlawanan Siti Fadilah Terhadap Konspirasi Vaksin Flu Burung
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com