Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Grace Natalie Ketua Umum PSI Hadiri Silaturahmi Tokoh Bangsa ke 7
JAKARTA, Berita HUKUM - Acara silaturahmi Tokoh Bangsa yang ke-7 dengan tema 'Problematika Bangsa da

Kapolda Aceh Tinjau Komplek Griya Bhayangkara Asri I
ACEH, Berita HUKUM - Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Mochamad Husein Hamidi di dampingi Kapolres Langsa A

Waspadai Ancaman Puting Beliung Hingga April Mendatang
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebagian besar wilayah di Indonesia mulai masuk musim pancaroba yaitu dari m

Musnahkan 50 Kilo Sabu, Amankan Tiga WN Tiongkok dan Satu WN Nigeria
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana narkotika kembali dilakukan BNN

Kapolda Aceh Sosialisasi Bahaya Narkoba Pelajar MUQ Langsa
ACEH, Berita HUKUM - Kapolda Aceh Irjen Polisi Drs. Husen Hamidi di bantu Badan Dayah Provinsi Aceh,

Pembunuhan TNI Kodim 0103 Aceh Utara Mengusik Perdamaian Aceh
ACEH, Berita HUKUM - Kasus pembunuhan dua anggota intel TNI dari Kodim 0103/Aceh Utara sudah mengusi

Aktivis Minta Pemerintah Aceh Mediasi dengan Kelompok Bersenjata
ACEH, Berita HUKUM - Aktivis mahasiswa Aceh Utara mengharapkan pemerintah Aceh, segera memediasi kel

Wawali Gorontalo: Bonus 3 Juta yang Menangkap Pencuri Bunga
GORONTALO, Berita HUKUM - Wakil Walikota (Wawali) Gorontalo, Budi Doku membuka sayembara bagi yang

   

  Berita Terkini >>
   
Grace Natalie Ketua Umum PSI Hadiri Silaturahmi Tokoh Bangsa ke 7
Kapolda Aceh Tinjau Komplek Griya Bhayangkara Asri I
Waspadai Ancaman Puting Beliung Hingga April Mendatang
Musnahkan 50 Kilo Sabu, Amankan Tiga WN Tiongkok dan Satu WN Nigeria
Kapolda Aceh Sosialisasi Bahaya Narkoba Pelajar MUQ Langsa
Pembunuhan TNI Kodim 0103 Aceh Utara Mengusik Perdamaian Aceh

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Grace Natalie Ketua Umum PSI Hadiri Silaturahmi Tokoh Bangsa ke 7
Waspadai Ancaman Puting Beliung Hingga April Mendatang
Musnahkan 50 Kilo Sabu, Amankan Tiga WN Tiongkok dan Satu WN Nigeria
Wawali Gorontalo: Bonus 3 Juta yang Menangkap Pencuri Bunga
Presiden Dianggap Lakukan Abuse of Power Jika Budi Gunawan Tak Dilantik
Perangi Narkoba, Pramuka Dirikan Satgas 'Pantas Juara'

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Import Daging
Pengacara Temui LHI Bahas Anak Ketua Dewan Syuro PKS
Friday 15 Feb 2013 15:38:13
 
Pengacara Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), M Assegaf saat diwawancarai para wartawan, Jum'at (15/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Muhammad Assegaf, pengacara Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) menemui kliennya untuk membahas hubungannya dengan Ridwan Hakim, anak ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Selaku pengacara, ia akan menanyakan pada Luthfi terkait hubungannya dengan Ridwan, sehingga Ridwan ikut dicekal dalam kasus ini. Ridwan Hakim, Putera keempat Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin pergi ke luar negeri sehari sebelum dicegah KPK.

Saat ini Assegaf mengaku tidak tahu asal muasal keterkaitan Ridwan dengan kasus yang menjerat kliennya itu. "Saya tidak tahu sama sekali masalah pencekalan, kita tidak punya pengetahuan apapun. Klien kami hanya ada beberapa nama yang sering disebut, seperti Ahmad Fathanah. Nama ini (Ridwan) baru muncul," katanya saat akan meminta izin ke kantor KPK untuk mendatangi kliennya di Rutan Guntur.

Itu sebabnya, katanya, ia akan meminta penjelasan pada Luthfi bahwa Ridwan dikaitkan dengan dirinya. Berita-berita yang berkembang belakangan ini yang membuatnya ingin mengetahui siapa dan apa peran Ridwan. "Kami akan beritahu pak Luthfi. Saya tidak pernah berhubungan dengan pak Helmi atau orang ini (Ridwan). Berita ini (dicekalnya Ridwan karena kasus impor daging) mendorong kita untuk bertemu. Saya tanyakan sejauh apa pengetahuan pak Lutfi," ujarnya.

Sebelumnya, ia menjelaskan bahwa agar media jangan mengambil kesimpulan terlebih dulu bahwa Ridwan dikatakan melarikan diri. "Janganlah disebut kabur dulu. Bisa jadi memang dia lagi jalan-jalan dan bertepatan dengan kasus ini," ungkapnya.

Namun, tambahnya, tidak menutup kemungkinan tim penyidik KPK yang telat mengirimkan surat pencegahan ke luar negeri ke Ditjen Imgirasi Kemenkum HAM. Seperti diberitakan, Ridwan meninggalkan Indonesia menuju Turki pada 7 Februari 2013 atau sehari sebelum surat pencekalan KPK yakni 8 Februari 2013. Ridwan diketahui menggunakan pesawat Turkies Airlines dengan nomor penerbangan TK67 pada Kamis tanggal 7 Februari 2013 pukul 18:49 WIB melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.(bhc/din)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus Import Daging

MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
Jelang Vonis, Luthfi: Saya Hanya Berharap yang di Atas
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com