Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Data Penduduk Akurat, Penanganan Narkoba Lebih Cepat
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemanfaatan data kependudukan dapat memberikan dampak yang signifikan dalam

Tempo Dipolisikan terkait Pemberitaan Rekening Komjen BG
JAKARTA, Berita HUKUM - Sesudah para komisioner KPK, kini pers yang disasar. Majalah Tempo dipolisik

ISIS Ancam Bunuh Karyawan Twitter
CALIFORNIA, Berita HUKUM - Karyawan dan pendiri Twitter, Jack Dorsey, mendapat ancaman pembunuhan da

Ledakan Gas di Tambang Batu Bara Ukraina, 33 Tewas
UKRAINA, Berita HUKUM - Sebuah ledakan gas pada tambang batu bara di daerah Ukraina timur yang dikua

UU Penetapan Perpu Pilkada Digugat ke MK
JAKARTA, Berita HUKUM - Tiga orang warga negara Indonesia, yaitu Yanda Zaihifni Ishak, Heriyanto, da

Pemda Aceh Timur Enggan Bayar Tunggakan Listrik karena PLN Tidak Transparan
ACEH, Berita HUKUM - Bedasarkan informasi yang sampai ke wartawan BeritaHUKUM.com pemerintah daerah

'Komitmen' PT. WKS (Asia Pulp and Paper) Itu Berwajah Kematian
JAKARTA, Berita HUKUM - Pada tanggal 28 Februari 2015, Indra Pelani (21 tahun) dikabarkan tewas. Ind

Begal Motor Antar Kota Jakarta-Bekasi di Tembak
JAKARTA, Berita HUKUM - Aparat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menembak kaki begal penge

   

  Berita Terkini >>
   
Data Penduduk Akurat, Penanganan Narkoba Lebih Cepat
Tempo Dipolisikan terkait Pemberitaan Rekening Komjen BG
ISIS Ancam Bunuh Karyawan Twitter
Ledakan Gas di Tambang Batu Bara Ukraina, 33 Tewas
UU Penetapan Perpu Pilkada Digugat ke MK
Pemda Aceh Timur Enggan Bayar Tunggakan Listrik karena PLN Tidak Transparan

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Data Penduduk Akurat, Penanganan Narkoba Lebih Cepat
Tempo Dipolisikan terkait Pemberitaan Rekening Komjen BG
Pemda Aceh Timur Enggan Bayar Tunggakan Listrik karena PLN Tidak Transparan
'Komitmen' PT. WKS (Asia Pulp and Paper) Itu Berwajah Kematian
BMKG Prediksi Kemarau Mulai Bulan April
Pihak Bareskrim Polri Tangkap ZA Terduga Saksi Kunci Kasus BW

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Import Daging
Pengacara Temui LHI Bahas Anak Ketua Dewan Syuro PKS
Friday 15 Feb 2013 15:38:13
 
Pengacara Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), M Assegaf saat diwawancarai para wartawan, Jum'at (15/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Muhammad Assegaf, pengacara Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) menemui kliennya untuk membahas hubungannya dengan Ridwan Hakim, anak ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Selaku pengacara, ia akan menanyakan pada Luthfi terkait hubungannya dengan Ridwan, sehingga Ridwan ikut dicekal dalam kasus ini. Ridwan Hakim, Putera keempat Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin pergi ke luar negeri sehari sebelum dicegah KPK.

Saat ini Assegaf mengaku tidak tahu asal muasal keterkaitan Ridwan dengan kasus yang menjerat kliennya itu. "Saya tidak tahu sama sekali masalah pencekalan, kita tidak punya pengetahuan apapun. Klien kami hanya ada beberapa nama yang sering disebut, seperti Ahmad Fathanah. Nama ini (Ridwan) baru muncul," katanya saat akan meminta izin ke kantor KPK untuk mendatangi kliennya di Rutan Guntur.

Itu sebabnya, katanya, ia akan meminta penjelasan pada Luthfi bahwa Ridwan dikaitkan dengan dirinya. Berita-berita yang berkembang belakangan ini yang membuatnya ingin mengetahui siapa dan apa peran Ridwan. "Kami akan beritahu pak Luthfi. Saya tidak pernah berhubungan dengan pak Helmi atau orang ini (Ridwan). Berita ini (dicekalnya Ridwan karena kasus impor daging) mendorong kita untuk bertemu. Saya tanyakan sejauh apa pengetahuan pak Lutfi," ujarnya.

Sebelumnya, ia menjelaskan bahwa agar media jangan mengambil kesimpulan terlebih dulu bahwa Ridwan dikatakan melarikan diri. "Janganlah disebut kabur dulu. Bisa jadi memang dia lagi jalan-jalan dan bertepatan dengan kasus ini," ungkapnya.

Namun, tambahnya, tidak menutup kemungkinan tim penyidik KPK yang telat mengirimkan surat pencegahan ke luar negeri ke Ditjen Imgirasi Kemenkum HAM. Seperti diberitakan, Ridwan meninggalkan Indonesia menuju Turki pada 7 Februari 2013 atau sehari sebelum surat pencekalan KPK yakni 8 Februari 2013. Ridwan diketahui menggunakan pesawat Turkies Airlines dengan nomor penerbangan TK67 pada Kamis tanggal 7 Februari 2013 pukul 18:49 WIB melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.(bhc/din)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus Import Daging

MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
Jelang Vonis, Luthfi: Saya Hanya Berharap yang di Atas
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com