Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
UMK Surabaya 2015 Lampaui UMP DKI Jakarta
SURABAYA, Berita HUKUM - Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2015 Surabaya ditetapkan Rp2.710.000 atau

Grup Band Slank Launching Album Salam 3 Jari
JAKARTA, Berita HUKUM - Grup musik Slank baru saja merilis album teranyarnya, album Salam 3 Jari yan

Pasukan AS Boleh Menyerang Taliban Setelah 2014
WASHINGTON, Berita HUKUM - Pasukan Amerika Serikat di Afghanistan akan diizinkan untuk menyerang sas

Aktivis Kutamakmur: Aceh Jangan Telan Ludah Sendiri
ACEH, Berita HUKUM - Publications and documentation fields Student Committee and the Student Kutamak

Korban Pemerasan dan Pengancaman Briptu Romi Lapor ke Propam Polda Aceh
ACEH, Berita HUKUM - Korban pemerasan dan pengancaman yang dilakukan oleh Briptu Romi oknum Polisi D

KPK Raih Penghargaan National Procurement Award 2014
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat penghargaan National Procurement

TPI Siap Siaran dan Segera Beroperasi Kembali
JAKARTA, Berita HUKUM - Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) segera akan kembali lagi beroperasi. Set

Kapal Terbesar Berlayar Menuju Rotterdam, Belanda
BELANDA, Berita HUKUM - Kapal terbesar di dunia yang mampu mengangkut anjungan minyak sudah mulai be

   

  Berita Terkini >>
   
UMK Surabaya 2015 Lampaui UMP DKI Jakarta
Grup Band Slank Launching Album Salam 3 Jari
Pasukan AS Boleh Menyerang Taliban Setelah 2014
Aktivis Kutamakmur: Aceh Jangan Telan Ludah Sendiri
Korban Pemerasan dan Pengancaman Briptu Romi Lapor ke Propam Polda Aceh
KPK Raih Penghargaan National Procurement Award 2014

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Grup Band Slank Launching Album Salam 3 Jari
Korban Pemerasan dan Pengancaman Briptu Romi Lapor ke Propam Polda Aceh
TPI Siap Siaran dan Segera Beroperasi Kembali
237 Izin Usaha Pertambangan Dicabut
Pemilik Saham Blue Bird Taxi, Mintarsih A. Latief Ajukan Laporan ke KPPU
Dir Intelkam Polda Aceh Bantah Briptu Romi Anggota Intel

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Import Daging
Pengacara Temui LHI Bahas Anak Ketua Dewan Syuro PKS
Friday 15 Feb 2013 15:38:13
 
Pengacara Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), M Assegaf saat diwawancarai para wartawan, Jum'at (15/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Muhammad Assegaf, pengacara Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) menemui kliennya untuk membahas hubungannya dengan Ridwan Hakim, anak ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Selaku pengacara, ia akan menanyakan pada Luthfi terkait hubungannya dengan Ridwan, sehingga Ridwan ikut dicekal dalam kasus ini. Ridwan Hakim, Putera keempat Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin pergi ke luar negeri sehari sebelum dicegah KPK.

Saat ini Assegaf mengaku tidak tahu asal muasal keterkaitan Ridwan dengan kasus yang menjerat kliennya itu. "Saya tidak tahu sama sekali masalah pencekalan, kita tidak punya pengetahuan apapun. Klien kami hanya ada beberapa nama yang sering disebut, seperti Ahmad Fathanah. Nama ini (Ridwan) baru muncul," katanya saat akan meminta izin ke kantor KPK untuk mendatangi kliennya di Rutan Guntur.

Itu sebabnya, katanya, ia akan meminta penjelasan pada Luthfi bahwa Ridwan dikaitkan dengan dirinya. Berita-berita yang berkembang belakangan ini yang membuatnya ingin mengetahui siapa dan apa peran Ridwan. "Kami akan beritahu pak Luthfi. Saya tidak pernah berhubungan dengan pak Helmi atau orang ini (Ridwan). Berita ini (dicekalnya Ridwan karena kasus impor daging) mendorong kita untuk bertemu. Saya tanyakan sejauh apa pengetahuan pak Lutfi," ujarnya.

Sebelumnya, ia menjelaskan bahwa agar media jangan mengambil kesimpulan terlebih dulu bahwa Ridwan dikatakan melarikan diri. "Janganlah disebut kabur dulu. Bisa jadi memang dia lagi jalan-jalan dan bertepatan dengan kasus ini," ungkapnya.

Namun, tambahnya, tidak menutup kemungkinan tim penyidik KPK yang telat mengirimkan surat pencegahan ke luar negeri ke Ditjen Imgirasi Kemenkum HAM. Seperti diberitakan, Ridwan meninggalkan Indonesia menuju Turki pada 7 Februari 2013 atau sehari sebelum surat pencekalan KPK yakni 8 Februari 2013. Ridwan diketahui menggunakan pesawat Turkies Airlines dengan nomor penerbangan TK67 pada Kamis tanggal 7 Februari 2013 pukul 18:49 WIB melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.(bhc/din)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus Import Daging

MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
Jelang Vonis, Luthfi: Saya Hanya Berharap yang di Atas
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com