Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Pilgub Banten
Pasangan Pilgub Banten Janjikan Kesejahteraan
 

Tiga pasangan Pilgub Banten (Foto: Kabar Banten)
 
SERANG (BeritaHUKUM.com) – Tiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Banten, yakni Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno, Wahidin Halim-Irna Narulita, dan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki menyampaikan visi misi calon pada rapat paripurna istimewa DPRD Banten, Rabu (5/10).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Banten, Aeng Haerudin memberikan waktu kepada masing-masing pasangan cagub-cawagub maksimal 25 menit. Dua pasangan yakni Atut-Rano dan Jazul-Zakki menjanjikan kesejahteraan masyarakat. Sementara WH-Irna menjanjikan perubahan. Penyampaikan visi misi calon disaksikan anggota DPRD, unsur muspida, dan ratusan pendukung masing-masing pasangan.

Pasangan nomor urut satu, Atut-Rano mendapatkan kesempatan pertama. Pada awal pidatonya, Atut menyampaikan sejumlah keberhasilan, yakni peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), laju pertumbuhan ekonomi, PDRB, peningkatan rasio elektrifikasi, nilai investasi, menurunnya angka pengangguran dan kemiskinan.

”Kemajuan pembangunan membangkitkan optimisme saya, pemerintah dan masyarakat mampu melakukan perubahan. Oleh karena itu, saya maju kembali sebagai Gubernur Banten,” kata Atut, sepertidikutip kabarbanten.com.

Ia menyampaikan, pasangan Atut-Rano memiliki visi yakni ”Bersatu Mewujudkan Rakyat Banten Sejahtera Berlandaskan Iman dan Takwa”. Sementara misinya, peningkatan infrastruktur, pemantapan iklim investasi yang kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kualitas SDM, penguatan semangat kebersamaan antarpelaku pembangunan dan sinergitas pemerintah pusat serta peningkatan mutu dan kinerja pemerintah.

Sementara Pasangan WH-Irna menyampaikan potensi Banten yang kaya sumber daya alam, tetapi miskin secara ekonomi. Banten juga kaya SDM, namun miskin kualitas. Banten kaya akan historis dan budaya yang bisa dimanfaatkan membangun peradaban Banten sebagaiamana kejayaan masa lalu.

WH menyampaikan permasalahan yang ada di Banten dengan menyajikan data-data mengenai tentang kondisi infrastruktur jalan masih banyak rusak, angka pengangguran, dan kemiskinan masih tinggi, indeks pendidikan dan indeks kesehatan.

”Semua permasalahan kemiskinan, pengangguran, pendidikan, kesehatan, dan ketimpangan lain di Banten menunjukkan hingga saat ini Banten salah urus. Sejak berdirinya Provinsi Banten hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan. Hal ini sudah terlalu lama terjadi, mengkristal dan mengakar sehingga tidak ada kata lain selain perubahan untuk mengembalikan kejayaan Banten,” katanya.

Ia menyampaikan untuk visi yakni menjadikan Banten sebagai provinsi terdepan dalam membangun peradaban baru menuju masyarakat cerdas, sehat, dan mandiri yang berakhlakul karimah.

Iklim Investasi
Sedangkan pasangan Jazuli Juwaini-Makmun Muzzaki ini membeberkan mengenai visinya yang mengusung ”Mewujudkan Banten Segera Adil Sejahtera”. Menurut Jazuli, untuk mencapai visi tersebut akan dilaksanakan misi di antaranya membangun infrastruktur yang kokoh secara merata, menyediakan iklim investasi kondusif.

Selain itu, menyediakan layanan akses pendidikan berkualitas, mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan berkualitas, membangun sistem layanan kesehatan murah, berkualitas dan merata serta mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai agama.

Jazuli mengungkapkan, sembilan program unggulan yakni pengalokasian anggaran Rp 1 miliar untuk pembangunan infrastruktur desa, penyediaan setengah juta lapangan pekerjaan, penyediaan pendidikan 100 persen gratis hingga SLTA, penyediaan satu traktor tiap gapoktan, penyediaan layanan kesehatan gratis di puskesmas dan rawat inap di kamar kelas III, pengadaan sarana olah raga umum di tiap kecamatan, penyedaian beras untuk masyarakat kurang mampu 15 kg per bulan per KK, penyediaan kredit usaha untuk kaum ibu Rp10 juta per RW, dan bantuan dana pengembangan Rp100 juta tiap pondok pesantren.

Pengamat sosial politik Unsera Anizir Ali Murad, menyatakan, semua pasangan cagub-cawagub mengusung tema kesejahteraan. Menurut dia, hal ini secara normatif menjadi hal yang diharapkan masyarakat.

Anizir mencatat, dari tiga pasangan cagub-cawagub terdapat perbedaan yang mencolok. Yakni pasangan Atut-Rano terjebak pada program pemenuhan kebutuhan layanan dasar. Padahal, semestinya sebagai ”incumben” harus melakukan lompatan bukan berkutat pada layanan dasar semata.

Sementara pasangan WH-Irna yang mengusung perubahan tidak secara tegas melakukan reformasi birokrasi dengan tema utama birokrasi yang antikorupsi. ”Memang, disebut tetapi tidak secara jelas menjadi program unggulan,” ungkapnya.

Pasangan nomor urut tiga mengusung program yang bombastis. Menurut dia, program tersebut memang realistis, namun perlu dibuktikan nanti jika terpilih. (kbc/ans)




 
   Berita Terkait > Pilgub Banten
 
  MK Kukuhkan Atut-Rano Pemenang Pilgub Banten
  Atut-Rano Siapkan Puluhan Saksi
  Pasangan Pilgub Banten Janjikan Kesejahteraan
  Dua Persen Penduduk Kota Tangerang tak Bisa Ikut Pilgub Banten
  Unjuk Rasa Warnai Sidang Sengketa Pilgub Banten
 
ads1

  Berita Utama
Polda Metro Jaya Beberkan Hasil Pengungkapan Narkotika Ganja Total 1,3 Ton

PN Jakarta Pusat Paling The Best

Gerindra-PKS Sepakati Nama Cawagub, Anies Siap Teruskan Ke DPRD DKI

Pasangan Suami Istri Ini Berhasil Gasak 100 Motor Sejak 2018

 

ads2

  Berita Terkini
 
Polisi Tangkap 6 Pelaku Kasus Ekploitasi dan Perdagangan Anak Dibawah Umur

Soal Narasi 'Kriminal', Menkumham Yasonna Laoly Minta Maaf ke Warga Tanjung Priok

Polda Metro Jaya Beberkan Hasil Pengungkapan Narkotika Ganja Total 1,3 Ton

PN Jakarta Pusat Paling The Best

Bupati Indra Yasin Siapkan Anggaran 1,5 Milyar Untuk Polres Gorut

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2