Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Idul Fitri
Panglima TNI: Pengamanan Idul Fitri adalah Tugas Negara
2018-06-11 22:26:16
 

 
BANDAR LAMPUNG, Berita HUKUM - Kepada seluruh aparat yang bertugas dalam rangkaian kegiatan pengamanan Idul Fitri tahun 2018 adalah tugas negara yang harus betul-betul dilaksanakan dan harus berpikir bahwa tugas ini adalah tugas langkah ke depan.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. usai menerima paparan pengamanan jalur mudik Idul Fitri 1439 H oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana di Pos Pelayanan Terpadu Lebaran di samping pintu masuk Pos Seaport Interdiction Bakauheni, Bandar Lampung, Senin (11/6/2018).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa bahwa para pemudik yang ingin pulang kampung untuk bertemu keluarganya maupun selesai pulang kampung, umumnya memiliki beberapa titik-titik kritis psikologis. "Untuk itu, aparat TNI dan Polri bersama komponen lainnya mengingatkan kepada pemudik agar tetap fokus dan menjaga keselamatan dalam perjalanan," ucapnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, efek euforia pulang kampung diantaranya tidak fokus pada keselamatan dirinya maupun orang lain termasuk melanggar rambu-rambu lalu lintas dan saat kembali dari kampung halaman memiliki tingkat stress tinggi, salah satunya dikarenakan banyaknya pengeluaran dan kelelahan yang tinggi.

"Saya ingatkan agar para pemudik tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan diri, baik berangkat pulang kampung maupun setelah liburan dari kampung halaman," kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Turut serta dalam paparan tersebut diantaranya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia RI Puan Maharani, Menteri Perhubungan RI Ir. Budi Karya Sumadi, MenteriPekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Ir. M. Basoeki Hadimoeljono, M.Sc.,Ph.D., Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Spm (K)., Kepala Basarnas Marsdya TNI Syaugi, S.Sos., M.M., Pangkoarmada I Laksda TNI Yudho Margono, S.E., M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah dan Dankormar Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono.(TNI/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Prabowo: Saya Akan Jadi Presiden Untuk Semua Rakyat, Termasuk Pendukung Jokowi

Warisan Yang Akan Ditinggalkan Prabowo Untuk Indonesia

Prabowo Resmikan Masjid Nurul Wathan yang Dibangunnya

Fahri Hamzah Tegaskan Pentingnya Independensi Lembaga Perwakilan

 

  Berita Terkini
 
Real Count C1 TPS oleh BPN Sudah 600 Ribu Lebih, Prabowo-Sandi Menang 62 Persen

Pasca Pemilu, Muhammadiyah Memandang Perlunya Rekonsiliasi Nasional untuk Tegaknya Kedaulatan dan Persatuan Indonesia

Gus Fahrur: Siapapun Presiden Terpilih Harus Kita Hormati dan Dukung

Quick Count Jangan Jadi Alat Proganda Memframing Angka Hasil Real Count yang akan Dihitung KPU

Rizal Ramli: Kita Sepakat Pilpres, Tetapi Bila Super Curang Artinya Menantang People Power

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2