Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Palestina
Palestina dan Aktivis Kemanusian Kecewa Atas Perjalanan Yahya Staquf ke Israel
2018-06-10 04:48:37
 

Ilustrasi. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia, Yahya C. Staquf.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pihak Palestina dikabarkan keberatan dengan kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Yahya C. Staquf, yang juga Sekjen atau Katib Aam PB Nahdlatul Ulama, ke Israel.

Sumber tidak resmi Kedubes Palestina di Jakarta, mengatakan, Kementerian Luar Negeri Palestina telah mengirimkan semacam surat protes kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Yahya Staquf hadir memenuhi undangan Israel Council on Foreign Relations (ICFR), sebuah forum independen yang mempelajari dan membahas kebijakan luar negeri, terutama yang berkaitan dengan Israel dan bangsa Yahudi. Organisasi ini mendapatkan bantuan dari dengan Kongres Yahudi Dunia.

Mantan jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid ini akan menyampaikan kuliah umum berjudul Shifting Geopolitical Calculus: From Conflict to Cooperation pada tanggal 13 Juni mendatang.

Kuliah umum akan diselenggarakan du David Amar Worldwide North Africa Jewish Heritage Center, Jerusalem.

Kehadiran anggota Wantimpres ke Israel dinilai tidak benar. Rakyat dan pemerintah Palestina merasa kecewa.

Apalagi dilakukan tak lama setelah tentara Israel membantai demonstran di Jalur Gaza.

Sementara, Abdillah Onim sebagai Aktivis Kemanusiaan Indonesia 4Palestina menulis pesan pada facebook pagesnya, dengan 220.098 orang menyukai dan 236.224 orang mengikuti akun media sosialnya :

"Yth, Saudaraku KH.Yahya Cholil Staquf, Saya undang anda ke Gaza untuk melihat kepahitan dan penderitaan hidup suadara anda di Gaza, saya siap temani selama anda di Gaza*bangonim*

KH.Yahya Cholil Staquf, Anda tega melukai hati kami sedang berjuang di Palestina, NGO Indonesia dan pemerintah Indonesia, KEMLU RI sedang fokus perjuangkan kemerdekaan Palestina.

KH.Yahya Cholil Staquf, anda tega melukai hati muslimah Palestina yang iklas berjuang dan persembahkan putri putri mereka.

KH.Yahya Cholil Staquf, Salam dari wanita Gaza yaitu ibu Sabreen ibundanya Razan Ashraf Alnajjar relawan medis yang gugur ditembak militer Israel.

TANPA ANDA KAMI TETAP BERJUANG, TANPA ANDA PALESTINA PASTI MERDEKA, KAMI TETAP BANTU PALESTINA KARENA INI AMANAT KONSTITUSI, BIJAKNYA DIAM JIKA TIDAK MAU BANTU PALESTINA.

KUNJUNGAN ANDA SEDIKIT PUN TIDAK MENGURANGI SEMANGAT KAMI UNTUK TETAP BERJUANG.

Semoga pesan saya dibaca oleh beliau, hidayah Allah SWT buat beliau, Amin

Salam, bang Onim di Gaza Palestina," tulis Abdillah Onim, Sabtu (9/6).(dem/rmol/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Palestina
 
  AS Resmi Hentikan Dana Bantuan untuk Kepentingan Palestina di Gaza dan Tepi Barat
  Fahri Hamzah: AS Tak Bisa Diharapkan Wujudkan Kemerdekaan Palestina
  Palestina jadi Isu Utama Agenda Diplomasi Parlemen
  DPR dan Pemerintah Indonesia Solid Dukung Kemerdekaan Palestina
  Amerika Tutup Perwakilan Palestina dan Ancam Mahkamah Internasional ICC
 
ads

  Berita Utama
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang

Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M

BPN Menang 2 Gugatan di Bawaslu: Bukti Konstitusional, Bukan Makar

 

  Berita Terkini
 
Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat 22 Mei, Ini Pesan Muhammadiyah DKI Jakarta

Hanura Bambu Apus Sesalkan Penyataan OSO Tuding Wiranto Penyebab Terpuruknya Partai

Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang

IKS PI Kera Sakti Banten Secara Tegas Tolak 'People Power'

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2