Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
PKS
PKS Siap Berperan Sebagai Checks and Balances Sendirian
2019-10-13 13:43:42
 

Habib Aboe Bakar Al Habsyi sebagai Ketua DPP PKS.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Keadilan Sejahtera, Aboe Bakar Alhabsyi mengaku pihaknya menghormati pilihan politik yang diambil oleh Pak Prabowo yang akhir-akhir ini nampak akrab dengan pesaingya di Pikpres 2019.

"Kami tidak bisa mengurus dapur orang. Sedangkan PKS siap dengan segala situasi yang ada, Insha Allah kami siap di dalam pemerintahan ataupun di luar. Saat zaman pak SBY kami bersama pemerintah, kemudian di zaman pak Jokowi kami di luar, semuanya baik-baik saja," ujarnya di Jakarta, Sabtu (12/10).

Lanjut Ketua DPP PKS ini, jika mengingat ketentuan Pasal 4 Ayat 1 UUD 1945 kita dapat menyimpulkan bahwa Presiden memegang kekuasaan sebagai kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan.

Ini menandakan bahwa sistem pemerintahan di Indonesia menganut pola Presidensial.

Sebenarnya, sambung dia, dalam sistem presidensial, hubungan antara Presiden dan DPR tidak didesain dalam pola koalisi atau oposisi, melainkan lebih dalam pelaksanaan checks and balances.

"Jika memang kami harus melaksanakan fungsi checks and balances sendirian, Insha Allah PKS siap menjalani. Ini adalah wujud kecintaan kami kepada bangsa dan negara ini. Artinya, tentu tetap harus ada pihak yang mengambil peran untuk melakukan proses checks and balances. Jangan sampai pemerintah dibiarkan berjalan sendiri tanpa kontrol," terangnya.

Kata Anggota Komisi III DPR RI dari Dapil Kalimantan Selatan I ini, publik harus mendudukkan pilihan politik ini secara proporsional, tidak dalam satu kubu bukan berarti bermusuhan.

"Ini adalah bagian dari ikhtiar kita membangun bangsa, harus ada yang mengambil peran menjaga keseimbangan, seperti ketika kita naik sepeda, perlu dikayuh kanan dan kiri agar bisa berjalan dan menjaga keseimbangan," pungkasnya.(KBRN/rri/bh/sya)




 
   Berita Terkait > PKS
 
  Beroposisi, Itu Baru High Politics?
  PKS Siap Berperan Sebagai Checks and Balances Sendirian
  Warga Maluku Tersinggung Wiranto Sebut Pengungsi di Maluku Jadi Beban Pemerintah
  PKS: Ijtima Ulama IV dan Tokoh Nasional Pasti Membawa Berkah
  PKS: Mau Nasi Goreng Atau Sop Buntut Sekalipun, Kami Tetap Oposisi
 
ads1

  Berita Utama
Mafia Pangan Harus Diberantas

Ketum Anis Matta Sebut Partai Gelora Adalah Partai Islam dan Nasionalis

Rio Capella Sebut NasDem Restoran Politik, Zulfan Lindan: Dia Tidak Waras!

Bedah Kasus Unggahan Ade Armando, 'Meme Joker' Gubernur DKI Anies Baswedan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Jelang Munas X Partai Golkar, Bamsoet Cooling Down agar Pendukungnya Tak Digeser dan Disingkirkan

3 Orang ASN Pesta Narkoba Diciduk Tim Polres Bone Bolango

Legislator Nilai Ranking Alutsista Indonesia Menurun

Kaji Ulang Diksi Radikalisme

Mafia Pangan Harus Diberantas

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2