Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Ombudsman
Ombudsman Harus Kawal Layanan Publik
2018-10-21 07:06:12
 

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Herman Khaeron saat memimpin Kunjungan Spesifik (Kunspek) ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (18/10).(Foto: Erman/Man)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejalan dengan reformasi birokrasi serta peningkatan pelayanan publik yang digaungkan pemerintah, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) memiliki tugas salah satunya untuk memastikan dan mengawal sejauh mana kedua target pemerintah itu terwujud.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Herman Khaeron saat memimpin Kunjungan Spesifik (Kunspek) ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (18/10). Pada kunspek tersebut, Komisi II mengadakan pertemuan dengan Wakil Gubernur Kaltim, Walikota Balikpapan, ORI Kaltim, Kakanwil BPN Kaltim serta Kakan BPN Balikpapan.

"Bagaimanapun, semua harus ada keselarasan antara pemerintahan yang bersih, pemerintahan yang berwibawa, kemudian pemerintahan yang transparan dengan agar terwujud pelayanan publik yang baik di Kaltim ini," ujar Herman.

Dalam mencapai target tersebut, legislator F-Demokrat itu mengatakan tugas Ombusman cukup berat, namun kewenangannya belum begitu kuat. Ke depan, Komisi II DPR RI berusaha agar tugas pokok dan fungsi lembaga ini diperkuat berikut dengan anggarannya.

"Tidak hanya memberikan sanksi, namun Ombudsman juga harus memberikan solusi, supaya pelayanan publik yang prima dapat hadir di tengah-tengah masyarakat kita," tandas Herman.

Selain itu, mantan Pimpinan Komisi VII ini mengapresiasi reformasi birokrasi yang sudah cukup baik di Pemprov Kaltim maupun di Kota Balikpapan. Ia akan terus mendorong terwujudnya birokrasi bersih transparan. "Hal ini terus kita kawal agar sesuai dengan komitmen dan arah kebijakan reformasi birokrasi," tandas legislatir dapil Jawa Barat VIII itu.

Kunspek Komisi II DPR RI juga diikuti oleh Eddy Kusuma Wijaya, M. Hasbi Asyidiki Jayabaya (F-PDI Perjuangan), Firman Soebagyo (F-Partai Golkar), M. Afzal Mahfuz (F-PD), Abdul Hakam Naja (F-PAN), Evi Fatimah (F-PKB), Aus Hidayat Nur (F-PKS), Kresna Dewanata Phrosakh (F-NasDem) dan Sudiro Asno (F-Hanura).(es,mp/DPR/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Ombudsman
 
  Aduan PT Bumigas Energi Soal Dirjen EBTKE ESDM Ditindaklanjuti Ombudsman
  Ombudsman Harus Kawal Layanan Publik
  Amzulian Rifai: Ombudsman Harus Berkaca Dulu
  Seleksi Calon Anggota Ombudsman, Adrianus Meliala, Alvin Lie, Dan Laode Ida Lolos Tes Obyektif
  Ombudsman Mediasi Warga Kembangan dengan Pemprov DKI
 
ads

  Berita Utama
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah

Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!

Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK

Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban

 

  Berita Terkini
 
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah

Rapat Paripurna DPR Tetapkan Capim KPK

Legislator: Jangan Jadikan Pemblokiran Internet sebagai Hobi Pemerintah

Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!

Beri Efek Jera Pelaku Pembakaran Hutan, Badiklat Kejaksaan: Diperlukan Tindakan Tegas

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2