Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Denpal Divif 2 Kostrad Rehab Bus Yonif 411/R dan Truk Yon Armed 8 Kostrad
SINGOSARI, Berita HUKUM - Sebagai satuan yang menyelenggarakan fungsi pemeliharaan materiil sejajara

Guru-Guru Yasarini Lanud Halim dapat Motivasi dari Ainy Fauziyah
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Pengurus Cabang Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Lanud Halim Perdanaku

Diduga Tidak Memiliki Akreditasi, PTS Atro Terancam Digugat Alumni
ACEH, Berita HUKUM - Puluhan orang Alumni dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Atro di Aceh yang berna

Pernyataan Hasim Djojohadikusumo Mengenai Keterangan Adanya Uang 'Mahar' Proses Balon Kepala Daerah Toba Samosir
JAKARTA, Berita HUKUM - Untuk mencegah kesimpang-siuran dan pemutarbalikan fakta sehubungan dengan b

Ledakan Bom Tidak Terkait Kedatangan Jokowi di Muktamar Muhammadiyah Makassar
MAKASSAR, Berita HUKUM - Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Badrodin Haiti menegaskan bahwa ledakan

Din: Islam Berkemajuan Menciptakan Umat Terbaik
MAKASSAR, Berita HUKUM - Muktamar Muhamadiyah ke 47 resmi dibuka pada Senin 3 Agustus 2015 di Lapang

Tegakkan Aturan TPPU kepada Pengacara
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota DPR Komisi III dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul

KPK Bekali Empat Permainan Anti Korupsi
JAKARTA, Berita HUKUM - Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang digagas Komisi Pemberantasan

   

  Berita Terkini >>
   
Denpal Divif 2 Kostrad Rehab Bus Yonif 411/R dan Truk Yon Armed 8 Kostrad
Guru-Guru Yasarini Lanud Halim dapat Motivasi dari Ainy Fauziyah
Diduga Tidak Memiliki Akreditasi, PTS Atro Terancam Digugat Alumni
Pernyataan Hasim Djojohadikusumo Mengenai Keterangan Adanya Uang 'Mahar' Proses Balon Kepala Daerah Toba Samosir
Ledakan Bom Tidak Terkait Kedatangan Jokowi di Muktamar Muhammadiyah Makassar
Din: Islam Berkemajuan Menciptakan Umat Terbaik

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Pernyataan Hasim Djojohadikusumo Mengenai Keterangan Adanya Uang 'Mahar' Proses Balon Kepala Daerah Toba Samosir
Ledakan Bom Tidak Terkait Kedatangan Jokowi di Muktamar Muhammadiyah Makassar
Din: Islam Berkemajuan Menciptakan Umat Terbaik
Kementerian LHK Membuat Program dan Posko, 'Save Jacob Jambul Kuning'
Suap Hakim PTUN Medan, KPK Tahan GPN Gubernur Sumut dan Istri
Panglima TNI Pimpin Sertijab Aster Panglima TNI dan Kapuspen TNI

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Pencurian
Nekat Menjarah, Tujuh Pemuda Diamankan
Monday 21 Jan 2013 09:26:39
 
7 pemuda yang berhasil diamankan.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Memanfaatkan lengahnya pengamanan saat banjir, tujuh pemuda yang kedapatan menjarah di toko warlaba 7 Eleven di Jl Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara berhasil dibekuk polisi, Minggu (20/1). Ketujuhnya tak dapat mengelak sangkaan petugas lantaran barang bukti yang ada pada para tersangka.

Ketujuh pemuda yang diamankan itu yyakni, AS (18), A (25), MA (22), KM (19), MAS (19), IM (17) dan MAS (24). "Saya nggak nyuri. Saya menemukan makanan ringan itu di dekat pagar toko, makanya saya ambil untuk dibagikan kepada korban banjir," kilah A, satu dari tujuh pemuda itu di Mapolres Jakarta Utara, Minggu (20/1).

"Ketujuh pelaku tersebut yaitu, As bin Rapi Udin, A bin Kaper, Ma bin Amran, Km bin Samsu, Mas bin Amran, Im bin Sahbudin, Mas Bin Dasum," kata Suhardi.

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Mohammad Iqbal menuturkan, kasus pencurian yang dilakukan ketujuh pemuda berandalan ini memanfaatkan tutupnya toko akibat musibah banjir yang terjadi. Pelaku masuk ke dalam toko dengan merusak loteng toko untuk kemudian menjarah segala jenis makanan yang ada di dalam toko tersebut. "Tersangka naik dan merusak loteng untuk kemudian menjarah segala macam jenis makanan dan keluar dengan cara yang sama yakni melalui atap toko," ujar Muhammad Iqbal, Minggu (20/1).

Aksi ketujuh pemuda ini ternyata diketahui oleh petugas kepolisian yang tengah melakukan patroli. Petugas berhasil mengamankan para pelaku berikut barang bukti berupa 12 jenis kemasan makanan ringan dari berbagai merk. "Makanan itu dibungkus dengan kantong plastik sampah, lalu mereka berpura-pura menjadi jasa penarik getek," kata Muhammad Iqbal.

Atas perbuatannya, tambah kapolres, tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan pemberatan ancaman kurungan tujuh tahun penjara, terlebih para tersangka menjalankan aksinya disaat musibah banjir.

Pihaknya, kata Iqbal, berjanji akan meningkatkan pengamanan dan patroli di wilayah terdampak banjir parah seperti di kawasan Pluit, Penjaringan.

Sementara, mereka juga mencuri makanan kecil. Adapun barang bukti yang diamankan adalah 29 kripik singkong Kusuka, 13 bungkus Cheetos, 5 Kaleng Bir Bintang, 6 kaleng minuman Sari Kacang Hijau, 6 Biskuit Good Time, 3 Oreo, 28 aneka kue, 6 pack Lays dam 5 bungkus energen Sereal.

"Para tersangka menggunakan kesempatan untuk mengambil barang makanan dan minuman ringan pada saat situasi dalam keadaan banjir," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Suhardi Alius.(dbs/bhc/rby)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Pencurian

Komplotan Pencuri Sewa Mobil untuk Beroperasi
Bozz.. Ban Kiri Belakang Kempes !!
Sat Reskrim Polres Jakarta Pusat Tembak Pelaku 365 Jalanan
Awas, Marak Pencurian Data Kartu Kredit Pelanggan Restoran
Kaca Mobil Ketua Wartawan SPRI Dipecahkan Maling
Polsek Ciracas Tembak Mati Seorang Spesialis Pencuri Pecah Kaca Mobil
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com