Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Kementerian Pertanian
Menteri Pertanian Janjikan Modal KUR Rp 50 Juta untuk Mahasiswa UNG yang Ingin Bertani
2020-02-06 19:12:01
 

Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Eduart Wolok, ST. MT Saat Foto Selfie Bersama Menteri Pertanian RI Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH Beserta para Mahasiswa UNG.(Foto: BH /ra)
 
GORONTALO, Berita HUKUM - Kunjungan kerja Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH, kemarin Rabu (5/2) membawa berkah yang besar buat Provinsi Gorontalo, dengan mengajak semua Dirjennya di Kementrian Pertanian agar bisa melihat langsung dan merespon potensi pertanian di Provinsi Gorontalo.

Setelah melepas Ekspor produk pertanian, peninjauan Brigade Alsintan dan melakukan video conference KONSTRATANI serta mengalokasikan Dana 1 Trilyun untuk Provinsi Gorontalo, Menteri SYL langsung menuju Kampus terbesar di Provinsi Gorontalo, yaitu Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Dihadiri Wakil Gubernur Idris Rahim beserta pejabat Provinsi Gorontalo dan Rektor UNG Dr. Eduart Wolok, ST. MT beserta jajarannya, Mentan SYL memberikan kuliah umum pada ribuan Mahasiswa UNG tentang kebijakan pembangunan pertanian di Indonesia.

"Kunjungan Pak Menteri Pertanian beserta semua Dirjen menjadi motivasi bagi Mahasiswa UNG, khususnya jurusan pertanian, agar setelah studi, mereka harus kembali dan membangun Desa," ungkap Rektor UNG Dr. Eduart Wolok, ST. MT saat memberikan sambutan.

Eduart Wolok menyampaikan kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, bahwa kuliah umum ini di hadiri sekitar dua ribuan Mahasiswa, khususnya dari Fakultas Pertanian beserta seluruh Pejabat Rektorat.

Sementara itu, Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH dalam sambutannya mengajak Mahasiswa untuk bertani dan memanfaatkan KUR atau Kredit Usaha Rakyat bidang pertanian dan ia berjanji akan memberi kesempatan kepada Mahasiswa yang akan bertani untuk memperoleh bantuan 50 juta dari Dana KUR.

"Saya memiliki konsep untuk menciptakan 2,6 juta petani baru yang muda kepada Mahasiswa, tapi mereka yang akan selesaikan studinya harus berinteraksi dulu di KOSTRATANI, masuk disitu, dan buat program dengan penyuluh pertanian," kata Mentan SYL.

"Dengan adanya dukungan Teknologi Pertanian saat ini, sudah pasti bisa meningkatkan ekonomi kita, anak muda harus turun bertani, pertanian saat ini berbeda dengan pertanian zaman dulu karena Sumber Daya Manusia kita juga handal, maka dari itu pertanian saat ini sangat menjanjikan dan sangat terbuka untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik," tambahnya.

Mentan SYL juga menyetujui jika Mahasiswa UNG diberi KUR 50 juta dan para Dosen membantu manajemennya, selain itu, SYL juga berjanji akan mengintervensi melalui program Pertanian Masuk Perguruan Tinggi, khususnya Kampus UNG, agar bisa melahirkan petani-petani muda yang profesional dan handal.(bh/ra)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kasus Kematian Corona Covid-19 Indonesia Tertinggi di Dunia

Polisi Ungkap 3 Kasus Penyebaran Hoax terkait Wabah Virus Covid-19

Gugus Tugas Covid-19: Penyemprotan Cairan Disinfektan Tidak Dianjurkan dengan Cara 'Fogging'

Pemerintah Harus Melarang Mudik dan Menerapkan Karantina Wilayah

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kementerian BUMN Berikan Bantuan APD Covid-19 ke RSU Adhyaksa

Gubernur Anies Imbau RT/RW dan PKK Aktif Mendata Serta Sosialisasi Warga dengan Risiko Tinggi Tertular COVID-19

PSSB Langsung Darurat Sipil, Ubedilah Badrun: Presiden Jokowi Bisa Langgar Konstitusi

Tidak Sepakat Kebijakan Pemerintah, Saleh Daulay: Yang Darurat Itu Kesehatan Masyarakat!

'Lockdown' di India Berubah Menjadi Tragedi Kemanusiaan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2