Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Penumpang Bus Lebaran Berkurang, Namun Penumpang KA, Kapal Laut, dan Pesawat Naik
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah memperkirakan jumlah pemudik lebaran tahun yang menggunakan angku

Tunjukkan Kelemahan Dewan Pengawas, Pemohon Uji UU BPJS Hadirkan Saksi
JAKARTA, Berita HUKUM - Sidang pengujian Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelengga

DPR Sayangkan Lambannya Pemerintah Terbitkan PP THL-TB
JAKARTA, Berita HUKUM - Kalangan Komisi IV menyayangkan lambannya Pemerintah menerbitkan PP tentang

Capim KPK Loloskan 3 Jenderal Aktif, 1 Jenderal dan 1 Kombes Purnawirawan
JAKARTA, Berita HUKUM - Tiga Jenderal aktif, satu Jenderal Purnawirawan dan satu Komisaris Besar Pur

Ledakan di Masjid Suriah Tewaskan 25 Anggota Kelompok Militan
SURIAH, Berita HUKUM - Sekitar 25 orang anggota kelompok militan Front al-Nusra yang berafiliasi den

Danlanud Halim Buka Puasa Bersama Warga dan Anak Yatim
JAKARTA, Berita HUKUM - Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Muda (PNB) Umar Sugeng Hariyono,

Merasa Ikut Prihatin, Klub Motor HCI Adakan Sahur Bersama Anak PA Istiqomah Rawajati
JAKARTA, Berita HUKUM - Komunitas Honda CBR Indonesia (HCI) mengadakan Acara Sahur Bersama dengan an

Saat Bukber di PGK, Kapolri: Soliditas Organisasi adalah Kunci Utama Keberhasilan Tugas Polri
JAKARTA, Berita HUKUM - Acara Silahturahmi dan Buka Puasa bersama diadakan Ketua Umum Perhimpunan Ge

   

  Berita Terkini >>
   
Penumpang Bus Lebaran Berkurang, Namun Penumpang KA, Kapal Laut, dan Pesawat Naik
Tunjukkan Kelemahan Dewan Pengawas, Pemohon Uji UU BPJS Hadirkan Saksi
DPR Sayangkan Lambannya Pemerintah Terbitkan PP THL-TB
Capim KPK Loloskan 3 Jenderal Aktif, 1 Jenderal dan 1 Kombes Purnawirawan
Ledakan di Masjid Suriah Tewaskan 25 Anggota Kelompok Militan
Danlanud Halim Buka Puasa Bersama Warga dan Anak Yatim

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Saat Bukber di PGK, Kapolri: Soliditas Organisasi adalah Kunci Utama Keberhasilan Tugas Polri
Kesira Gerak Cepat Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Pesawat Hercules di Medan
Peraturan JHT Mengagetkan, Politisi Gerindra Kecam BPJS Ketenagakerjaan
Lagi-Lagi, Bus TransJakarta Terbakar di Halte UI Salemba
Kemensos Siapkan Pabrik Anggaran Rp20 Miliar untuk Penyandang Disabilitas dan Membagikan ABD
Gerindra Desak Pemerintah Jelaskan Masuknya Ribuan TKA Asal China ke Indonesia

SPONSOR & PARTNERS



















Selebriti    
 
Eyang Subur
Menelusuri Istana Kristal Eyang Subur
Saturday 30 Mar 2013 00:47:25
 
Terlihat suasana di rumah Subur.(Foto: Herianto/detikhot)
JAKARTA, Berita HUKUM - Para wartawan menyambangi kediaman Eyang Subur di kawasan Jalan Beringin III, Tanjung Duren, Jakarta Barat sejak Kamis (28/3) malam hingga Jumat (29/3) dini hari.

Menurut pantauan pewarta, kediaman Subur memang tak seperti rumah penduduk pada umumnya. Tak ada gerbang yang terpampang. Bahkan hanya seperti lubang yang harus dilalui orang dewasa seraya menduduk bila ingin memasukinya.

Namun jangan salah, di dalamnya terdapat banyak barang-barang mewah dan antik seperti patung dan guci. Subur juga diketahui gemar mengoleksi barang-barang mewah seperti kristal.

Hal itu pun diakui oleh murid setia Sigit Subangun atau yang akrab disapa Eyang Sigit. Dituturkan Sigit, kristal-kristal yang ada di rumah Subur berharga miliaran bila dijumlah secara keseluruhan.

"Kristal di tempat Eyang itu elok sekali. Harganya ada yang puluhan sampai ratusan juta. Sulit ngehitungnya saking banyaknya. Itu dua atau tiga toko aja kalah koleksinya sama Eyang," ungkap Sigit saat ditemui di kediaman Subur.

"Berapa M (miliar) itu, kamu hitung sendiri. Koleksinya ada ratusan," tuturnya.

Menurut Sigit, sang guru memang sudah mengumpulkan hiasan-hiasan kristal sejak lama. "Dia bertahap. Saya ke sini mulai 1992, kristal-kristal itu sudah ada dan terus bertambah sampai sekarang. Bentuk binatang ada juga, kayak kuda, lumba-lumba. Saya bingung saking banyaknya," paparnya.

Sementara terkait dengan tudingan Adi Bing Slamet beberapa waktu lalu, Eyang Subur akhirnya memberikan klarifikasinya atas pemberitaan miring mengenai dirinya belakangan ini. para wartawan yang menyambangi kediaman Subur di Jalan Beringin III, Tanjung Duren, Jakarta Barat akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari Subur lewat pernyataan tertulisnya.

Subur membantah dirinya seorang dukun. Ia juga membantah telah menyebarkan aliran sesat. Lantas Subur menegaskan justru dirinya mematuhi ajaran Islam secara utuh. Bahkan ia mengklaim telah mengislamkan banyak orang.

"Saya mendukung setiap orang untuk beribadah dan menyiarkan ajaran agama Islam seperti yang saya anut. Dan alhamdulillah saya pribadi pun telah mengislamkan beberapa orang yang tadinya tidak beragama Islam," begitu bunyi klarifikasi Subur lewat surat yang ia tanda tangani di atas materai.

Subur memang tetap tak muncul. Kamis dini hari (28/3), ketika pewarta menyambangi, dipastikan Subur sedang berada di dalam rumah. Namun ia secara halus menolak untuk ditemui. Subur mengaku lelah dan ingin beristirahat.

Klarifikasi pun ia tuangkan dalam sebuah pernyataan tertulis itu. Ada dua hal utama yang disampaikan pria yang dikabarkan memiliki banyak istri tersebut.

Soal tudingan Adi yang menyebut dirinya melarang murid-muridnya untuk pergi umroh dan haji pun dibantahnya pula. Subur juga menilai, tuduhan-tuduhan yang diarahkan padanya merupakan upaya adu domba.

"Saya tidak pernah melarang setiap orang untuk menjalankan ajaran agamanya masing-masing seperti yang dituduhkan oleh oknum tertentu, dan saya tidak pernah melarang orang beribadah termasuk daripadanya salat lima waktu, berpuasa di bulan suci Ramadan, pergi haji atau umroh, berzakat dan infaq sadakah, dan saya tidak pernah meminta upeti apapun dan kepada siapapun," paparnya, seperti dikutip dari detik.com.

"Saya tidak melecehkan Nabi Adam AS dan nabi-nabi lainnya seperti yang dituduhkan oknum tertentu kepada diri saya. Itu adalah tuduhan yang menyesatkan dan merupakan upaya adu domba dengan pihak lain," begitu klarifikasi Subur tanpa merinci siapa pihak lain yang dimaksud.(dtk/bhc/opn)


Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com