Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Dialog Terbuka: 'Bubarkan Kantor Staf Kepresidenan, Bentuk Badan Relawan Nusantara'
JAKARTA, Berita HUKUM - Panitia Konsilidasi Relawan Nusantara memandang perlu bahwa, jalannya pemeri

Panglima TNI: Kalau Rakyat Bersatu Padu Indonesia Pasti Berjaya
DELI SERDANG, Berita HUKUM - Jalan-jalan ke pantai ladu jangan lupa beli Srikaya, Kalau Rakyat Bersa

Terkait Pengeroyokan Satpam USU, Wartawan Boikot Kampus USU
MEDAN, Berita HUKUM - Aksi main hakim sendiri dengan kekerasan dilakukan beberapa orang Satpam Unive

Fahri Hamzah: Yasonna Laoly Pengacau Islah Partai Golkar
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly dituding selal

Revitalisasi Pasar Tradisional Mendesak Dilakukan
JAKARTA, Berita HUKUM - Revitalisasi pasar tradisional di sejumlah daerah, memang, sudah medesak dil

RI dan Thailand Tandatangani Kerjasama Pertahanan untuk Hadapi Keamanan Global
JAKARTA, Berita HUKUM - Menhan Thailand Jenderal Prawit Wongsuwon dan Menhan RI Ryamizard Ryacudu,ta

Panglima TNI Beri Pengarahan 2.116 Prajurit TNI di Medan
MEDAN, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi Ib

Saudi Bangun Hotel Terbesar di Dunia untuk Jamaah Haji
MEKKAH, Berita HUKUM - Arab Saudi tengah membangun hotel terbesar di dunia, Abraj Kudai, seluas 60.0

   

  Berita Terkini >>
   
Dialog Terbuka: 'Bubarkan Kantor Staf Kepresidenan, Bentuk Badan Relawan Nusantara'
Panglima TNI: Kalau Rakyat Bersatu Padu Indonesia Pasti Berjaya
Terkait Pengeroyokan Satpam USU, Wartawan Boikot Kampus USU
Fahri Hamzah: Yasonna Laoly Pengacau Islah Partai Golkar
Revitalisasi Pasar Tradisional Mendesak Dilakukan
RI dan Thailand Tandatangani Kerjasama Pertahanan untuk Hadapi Keamanan Global

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Dialog Terbuka: 'Bubarkan Kantor Staf Kepresidenan, Bentuk Badan Relawan Nusantara'
Terkait Pengeroyokan Satpam USU, Wartawan Boikot Kampus USU
Fahri Hamzah: Yasonna Laoly Pengacau Islah Partai Golkar
Politisi PDIP: Sudirman Said Ikut Menikmati Petral
Pansel KPK Semua Perempuan, Abdullah Hehamahua: Innalillahi wainna ilaihiraji’un. Kiamat Sudah Makin Dekat!
Pemko Langsa Halau Para Pengungsi Rohingya di Perbatasan Aceh Timur

SPONSOR & PARTNERS



















Selebriti    
 
Eyang Subur
Menelusuri Istana Kristal Eyang Subur
Saturday 30 Mar 2013 00:47:25
 
Terlihat suasana di rumah Subur.(Foto: Herianto/detikhot)
JAKARTA, Berita HUKUM - Para wartawan menyambangi kediaman Eyang Subur di kawasan Jalan Beringin III, Tanjung Duren, Jakarta Barat sejak Kamis (28/3) malam hingga Jumat (29/3) dini hari.

Menurut pantauan pewarta, kediaman Subur memang tak seperti rumah penduduk pada umumnya. Tak ada gerbang yang terpampang. Bahkan hanya seperti lubang yang harus dilalui orang dewasa seraya menduduk bila ingin memasukinya.

Namun jangan salah, di dalamnya terdapat banyak barang-barang mewah dan antik seperti patung dan guci. Subur juga diketahui gemar mengoleksi barang-barang mewah seperti kristal.

Hal itu pun diakui oleh murid setia Sigit Subangun atau yang akrab disapa Eyang Sigit. Dituturkan Sigit, kristal-kristal yang ada di rumah Subur berharga miliaran bila dijumlah secara keseluruhan.

"Kristal di tempat Eyang itu elok sekali. Harganya ada yang puluhan sampai ratusan juta. Sulit ngehitungnya saking banyaknya. Itu dua atau tiga toko aja kalah koleksinya sama Eyang," ungkap Sigit saat ditemui di kediaman Subur.

"Berapa M (miliar) itu, kamu hitung sendiri. Koleksinya ada ratusan," tuturnya.

Menurut Sigit, sang guru memang sudah mengumpulkan hiasan-hiasan kristal sejak lama. "Dia bertahap. Saya ke sini mulai 1992, kristal-kristal itu sudah ada dan terus bertambah sampai sekarang. Bentuk binatang ada juga, kayak kuda, lumba-lumba. Saya bingung saking banyaknya," paparnya.

Sementara terkait dengan tudingan Adi Bing Slamet beberapa waktu lalu, Eyang Subur akhirnya memberikan klarifikasinya atas pemberitaan miring mengenai dirinya belakangan ini. para wartawan yang menyambangi kediaman Subur di Jalan Beringin III, Tanjung Duren, Jakarta Barat akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari Subur lewat pernyataan tertulisnya.

Subur membantah dirinya seorang dukun. Ia juga membantah telah menyebarkan aliran sesat. Lantas Subur menegaskan justru dirinya mematuhi ajaran Islam secara utuh. Bahkan ia mengklaim telah mengislamkan banyak orang.

"Saya mendukung setiap orang untuk beribadah dan menyiarkan ajaran agama Islam seperti yang saya anut. Dan alhamdulillah saya pribadi pun telah mengislamkan beberapa orang yang tadinya tidak beragama Islam," begitu bunyi klarifikasi Subur lewat surat yang ia tanda tangani di atas materai.

Subur memang tetap tak muncul. Kamis dini hari (28/3), ketika pewarta menyambangi, dipastikan Subur sedang berada di dalam rumah. Namun ia secara halus menolak untuk ditemui. Subur mengaku lelah dan ingin beristirahat.

Klarifikasi pun ia tuangkan dalam sebuah pernyataan tertulis itu. Ada dua hal utama yang disampaikan pria yang dikabarkan memiliki banyak istri tersebut.

Soal tudingan Adi yang menyebut dirinya melarang murid-muridnya untuk pergi umroh dan haji pun dibantahnya pula. Subur juga menilai, tuduhan-tuduhan yang diarahkan padanya merupakan upaya adu domba.

"Saya tidak pernah melarang setiap orang untuk menjalankan ajaran agamanya masing-masing seperti yang dituduhkan oleh oknum tertentu, dan saya tidak pernah melarang orang beribadah termasuk daripadanya salat lima waktu, berpuasa di bulan suci Ramadan, pergi haji atau umroh, berzakat dan infaq sadakah, dan saya tidak pernah meminta upeti apapun dan kepada siapapun," paparnya, seperti dikutip dari detik.com.

"Saya tidak melecehkan Nabi Adam AS dan nabi-nabi lainnya seperti yang dituduhkan oknum tertentu kepada diri saya. Itu adalah tuduhan yang menyesatkan dan merupakan upaya adu domba dengan pihak lain," begitu klarifikasi Subur tanpa merinci siapa pihak lain yang dimaksud.(dtk/bhc/opn)


Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com