Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Demo Buruh
May Day 2018, KSPI Deklarasi Mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019
2018-05-02 06:50:29
 

Tampak suasana keramaian massa aksi dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dalam peringatan hari buruh di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5).(Foto: twitter)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Peringatan hari buruh yang digelar oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pada 1 May 2018 sekaligus menyatakan dukungan untuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang. Prabowo Subianto yang diundang ke atas panggung acara pun langsung mengenakan sal yang sama dengan para buruh.

"Ketika saya diangkat menjadi Perwira Angkatan Darat, saya sangat bangga. Ketika saya diangkat menjadi Komandan Kopassus saya sangat bangga. Ketika saya diangkat menjadi Pangkostrad saya sangat bangga. Tapi ketika kaum buruh mendukung saya untuk maju sebagai capres 2019, inilah kebanggaan saya yang tertinggi," tegas Prabowo Subianto dihadapan ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).




Rasa bangga Prabowo Subianto terhadap dukungan kaum buruh atas dirinya, bukan hanya isapan jempol atau pemanis orasi politiknya. Akan tetapi, rasa bangga beliau ditunjukkan pula dengan cara beliau mengenakan bandana Garda Metal. Barisan terdepan dari FSPMI dalam setiap aksi dan kegiatan internal dan eksternal. Entah bandana milik siapa yang digunakan oleh Prabowo Subianto, disaat deklarasi dukungan KSPI terhadap dirinya.

Deklarasi yang dilaksanakan di Istora Senayan ini, dihadiri oleh ribuan buruh yang tergabung dalam KSPI. Buruh-buruh yang bernaung dibawah bendera KSPI, mulai datang berduyun-duyun memggunakan bus dan alat transportasi lainnya. Mereka datang setelah melakukan aksi didepan Istana Negara Jakarta sejak pagi hingga siang menjelang.

Menurut penuturan Yudi Dermawan dan Ahmad Rahman, salah dua dari anggota Garda Metal dari PUK SPAMK-FSPMI PT. Toyoda Gosei Safety Systems Indonesia, suatu hal yang luar biasa disaat Prabowo Subianto mengenakan bandana Garda Metal yang melingkari lehernya. "Ada rasa bangga aja Bang. Garda Metal sangat dihargai oleh beliau," tutur Yudi kepada awak Media Perdjoeangan.

Lain lagi dengan Ahmad Rahman, laki-laki berkulit eksotik yang berdarah asli Bogor ini mengatakan, "Jadi tambah bangga menjadi anggota Garda Metal," terang Ahmad yang sekira beberapa bulan yang lalu dilantik sebagai anggota Garda Metal Bogor.

Barisan garda terdepan FSPMI ini semakin berkibar namanya, dan semakin diperhitungkan dalam kancah perburuhan tanah air.




Akankah Prabowo Subianto diangkat menjadi anggota kehormatan Garda Metal ? Mengingat usia beliau yang sudah tidak muda lagi. Karena usia beliau saat ini sudah menginjak tahun ke 67 tahun. Bagaimana dengan Garda Metal sendiri ?

Di usianya yang ke 10 tahun pada 27 April yang lalu, Garda Metal diharapkan akan terus menjadi garda terdepan bagi FSPMI khususnya, dan bagi kaum buruh pada umumnya. Menjadi pilar organisasi yang kuat, solid dan militan, disamping pilar -pilar FSPMI yang lainnya.

Selamat bergabung di keluarga besar Garda Metal Bung !.(KPonline/bh/sya)




 

 
   Berita Terkait > Demo Buruh
 
  Rizal Ramli: Wasit Tidak Adil, Perlu Audit Forensik Komputerisasi KPU dan Bisa Kena Pidana 4 Tahun
  Peringatan Hari Buruh, Momentum Buruh Tunjukkan Eksistensinya
  Hari Buruh 2018, Prof Yusril Berorasi Pada Massa Buruh di Depan Istana Negara
  May Day 2018, KSPI Deklarasi Mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019
  May Day Buruh Melawan Ketidakadilan, PHK Massal dan Invasi TKA Illegal
 
ads

  Berita Utama
Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T

Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK

Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019

Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01

 

  Berita Terkini
 
Siap-siap, WhatsApp Ancam Pidanakan Penggunanya

Utang Pemerintah yang Besar akan Menyulitkan Negara Menalangi Utang Swasta Seperti Krisis 97/08

Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T

Labirin Maskapai Penerbangan Indonesia

Harga Tiket Pesawat Dikeluhkan Mahal, Menhub: Itu Bukan Urusan Saya

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2