Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Serbia
Masjid Aladza yang Hancur Akibat Konflik Bosnia 1992 Telah Dibuka Kembali
2019-05-06 06:02:27
 

Masjid peninggalan abad ke-16 itu dianggap sebagai mahakarya arsitektur Ottoman.(Foto: Istimewa)
 
BOSNIA, Berita HUKUM - Ribuan orang menghadiri pembukaan kembali masjid terkenal di Bosnia, hampir tiga dekade semenjak kehancurannya selama perang 1992-1995.

Masjid Aladza di Kota Foca, Bosnia, menjadi target serangan di awal konflik sebagai bagian dari rencana pasukan Serbia Bosnia untuk menciptakan negara yang murni secara etnis.

Masjid peninggalan abad ke-16 itu dianggap sebagai mahakarya arsitektur Ottoman.

Proyek restorasi telah memakan waktu beberapa tahun, dengan bantuan keuangan dari sejumlah negara, diantaranya Turki.

Masjid ini dibangun sekitar tahun 1550 dan terus bertahan hingga diledakkan dengan dinamit oleh pasukan Serbia Bosnia.

Masjid AladzaHak atas fotoEPA
Image captionMasjid Aladza telah dibangun kembali setelah hancur total akibat dirusak oleh pasukan Serbia Bosnia selama perang 1992-1995.

Pada tahun lalu, seorang mantan tentara Serbia Bosnia dikenai dakwaan atas perannya dalam meledakkan bangunan bersejarah itu.

Bagian dari struktur asli bangunan masjid itu, yang dibuang setelah mengalami kehancuran, telah digali dan dimunculkan lagi.

Ribuan orang Muslim menghadiri pembukaan kembali masjid tersebut - selama perang 1992-1995, total ada 12 masjid yang hancur.

Masjid AladzaHak atas fotoREUTERS
Image captionRibuan orang Muslim menghadiri pembukaan kembali masjid tersebut - selama perang 1992-1995, total ada 12 masjid yang hancur.

Sebelum perang, jumlah warga Muslim lebih dari setengah populasi di kota Foca yang berjumlah 41.000 jiwa - namun saat ini lebih dari 1.000 orang Muslim yang tinggal di kota itu, demikian lapor kantor berita Reuters.

Kota Foca menjadi terkenal karena pembunuhan massal atas orang-orang non-Serbia yang terjadi di kota itu selama konflik.

Selama perang, namanya berganti nama menjadi Srbinje - tetapi pada 2004, Pengadilan Tinggi Bosnia memutuskan untuk memulihkan nama aslinya.

Masjid AladzaHak atas fotoREUTERS
Image captionBagian dari struktur asli bangunan masjid itu, yang dibuang setelah mengalami kehancuran, telah digali dan dimunculkan lagi.

Anggota Komunitas Islam Bosnia memuji pembukaan kembali situs bersejarah tersebut.

"Hari ini kita menyaksikan harapan bahwa masyarakat akan menemukan kedamaian lagi di tempat ini," kata ketua kelompok itu, Husein Kavazovic, pada upacara itu.

Menteri Kebudayaan Turki, Mehmet Nuri Ersoy mengatakan pembukaan kembali masjid tersebut menunjukkan bahwa "rasisme dan kebencian dapat merusak bangunan apapun, tetapi tidak dapat menghancurkan budaya hidup berdampingan yang dipelihara selama berabad-abad".

Utusan khusus AS untuk Bosnia mengatakan bangunan itu sekarang akan berfungsi sebagai "suar bagi rekonsiliasi untuk generasi mendatang".

Masjid AladzaHak atas fotoREUTERS
(BBC/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Serbia
 
  Masjid Aladza yang Hancur Akibat Konflik Bosnia 1992 Telah Dibuka Kembali
  Serbia dan Bosnia Dilanda Banjir Terburuk
  Perahu Pinisi Meriahkan Pameran Pariwisata di Serbia
  Serbia Jadi Tempat Favorit Operasi Kelamin
 
ads

  Berita Utama
Pernyataan Din Syamsuddin terkait Kasus Penyerangan atas Menko Polhukam Wiranto

Ninoy Kena Pukulan Amuk Massa, Ketum PA 212 Minta Ustadz Bernard dan Aktivis Al Falah Dibebaskan

Soal Jatah Kursi Menteri, Pemuda Muhammadiyah Dorong dari Profesional

Jokowi Tetap Dilantik

 

  Berita Terkini
 
Tolak UU KPK, PB HMI: Utamakan Aksi Damai Secara Akademis

Anggota DPD RI Sylviana Murni Dukung Anies Terus Tambah Jalur Sepeda

Nasdem Harus Menjadi Leader Perubahan dan Membangun Budaya Politik Lebih Baik

Soal Perlu Tidak Perppu KPK, ETOS Indonesia Institute Ingatkan Presiden Jangan Bimbang

PKS Siap Berperan Sebagai Checks and Balances Sendirian

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2