BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Aksi Kekerasan Anggota TNI Kodim DS Terhadap Wartawan
KUALANAMU, Berita HUKUM - Aksi kekerasan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodim 0204/Deliserda

Aneh, Korupsi di Dinas Pendidikan DKI Malah Didiamkan Joko Widodo
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengamat hukum dari Universitas Hasanuddin Makassar, Margarito, menilai Joko

Rakyat Ingin Tahu, Saatnya Capres Segera Sampaikan Visi dan Kebijakan Yang Ditawarkan
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengemukakan, Pemilihan Umum Anggota

DPR Minta Pemerintah Tolak Usulan Ekspor Log
JAKARTA, Berita HUKUM - DPR RI meminta pemerintah untuk menolak usulan ekspor kayu gelondongan atau

Petisi untuk Mendeportasi Justin Bieber
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Gedung Putih mengatakan tidak akan berkomentar tentang kampanye yang

Partai Islam Diminta Tak Ulangi Kesalahan Pemilu 2009
JAKARTA, Berita HUKUM - Lonjakan suara partai berbasis Islam di Pileg 2014 lalu harus jadi momentum

AS Menekan Rusia Atasi Krisis Ukraina
UKRAINA, Berita HUKUM - AS mengancam akan menerapkan sanksi ekonomi yang lebih keras jika Rusia gaga

Tolak Jokowi, Mahasiswa ITB Undang Anis dan Hatta
BANDUNG, Berita HUKUM - Setelah Joko Widodo alias Jokowi Gubernur DKI Jakarta ditolak datang ke Inst

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Aksi Kekerasan Anggota TNI Kodim DS Terhadap Wartawan
Aneh, Korupsi di Dinas Pendidikan DKI Malah Didiamkan Joko Widodo
Rakyat Ingin Tahu, Saatnya Capres Segera Sampaikan Visi dan Kebijakan Yang Ditawarkan
DPR Minta Pemerintah Tolak Usulan Ekspor Log
Petisi untuk Mendeportasi Justin Bieber
Partai Islam Diminta Tak Ulangi Kesalahan Pemilu 2009

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Aksi Kekerasan Anggota TNI Kodim DS Terhadap Wartawan
Aneh, Korupsi di Dinas Pendidikan DKI Malah Didiamkan Joko Widodo
Partai Islam Diminta Tak Ulangi Kesalahan Pemilu 2009
Tolak Jokowi, Mahasiswa ITB Undang Anis dan Hatta
Rapimnas PPP: SDA di NonAktifkan Sementara dari Ketum PPP
Muzakir Manaf: Haram Dukung Capres PDI-P

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Pidana    
 
Kasus Bansos
Mantan Sekda OKU Divonis 3 Tahun Penjara
Thursday 11 Apr 2013 22:16:26
 
Pengadilan Negeri Palembang.(Foto: Ist)
PALEMBANG, Berita HUKUM - Mantan Sekda Kabupaten OKU Sjamsir Djalib dan Mantan Plt Kabag Perlengkapan dan Umum Pemkab OKU Sugeng mendapat vonis berbeda. Keduanya terjerat kasus dugaan tindak pidana korupsi atas pencairan dana bantuan organisasi sosial dan kemasyarakatan (bansos) Kabupaten OKU dengan kerugian negara sekitar Rp. 3,005 miliar.

Sjamsir divonis pidana penjara tiga tahun plus denda Rp 50 juta subsider satu bulan. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Eddy, SH dan Soeharto, SH yaitu pidana penjara selama 3,5 tahun dan denda Rp 50 juta. Selain itu terdakwa wajib membayar uang pengganti senilai Rp 524.386.500, bila tidak mampu membayar maka diganti dengan pidana penjara selama tiga bulan.

Sedangkan terdakwa mantan plt kabag perlengkapan dan umum Pemkab OKU Sugeng divonis selama empat tahun enam bulan dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan. Selain itu terdakwa juga wajib membayar uang pengganti kepada negara Rp 453.704.902 subsider enam bulan penjara.

Vonis tersebut lebih berat satu tahun dari tuntutan JPU dengan pidana penjara 3,5 tahun dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan. “Keduanya terbukti tidak menikmati, namun dari fakta persidangan, khususnya terdakwa Sugeng ada sekitar Rp. 453.704.902 yang tidak ketahuan kemana peruntukannya,” ungkap ketua majelis hakim saat membacakan amar putusan terhadap terdakwa di Pengadilan Tipokor pada pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (10/4).

Terdakwa mantan Sekda OKU Sjamsir Djalib melalui kuasa hukumnya HM. Ali Darma Utama menyatakan pikir–pikir terhadap putusan majelis hakim tersebut yang dipimpin ketua majelis hakim H. Ade Komarudin, SH.

Sedangkan terdakwa Sugeng langsung menolak dan menyatakan banding atas keputusan majelis hakim tersebut. Menyikapi keinginan terdakwa yang menyatakan pikir–pikir dan banding, JPU Muhammad Eddy, SH dan Soeharto, SH menyatakan masih pikir–pikir dan akan dikoordinasikan dengan pimpinan terkait langkah hukum atas sikap kedua terdakwa tersebut.(pd/kjs/bhc/rby)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait

 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com