Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Peresmian Patung Gus Dur Kecil, Ahok: Gus Dur Itu Ibarat Semacam Cheng Ho
JAKARTA, Berita HUKUM - Taman Amir Hamzah yang terletak di Pegangsaan Menteng Timur, Jakarta Pusat l

Kunjungan 3 Hari Kerja Ketua Umum PP Muhammadiyah di Jawa Timur
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Sejak 20-23 April 2015, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah berada di

Kemerdekaan Palestina adalah Hutang
JAKARTA, Berita HUKUM - Sesi diskusi khusus tentang 'Recognition to Palestine' dalam Konferensi Parl

Pemerintah Cina akan Berantas Penari Telanjang di Pemakaman
CINA, Berita HUKUM - Mengundang penari telanjang di acara pemakaman sedang tren di beberapa daerah p

Demi Infrastruktur, Pemerintah Pinjam Tiongkok Rp 625 Triliun
JAKARTA, Berita HUKUM - Tiongkok akan memberikan pinjaman sebesar US$ 50 miliar atau setara dengan R

Ratusan Tewas Akibat Gempa 7,8 SR di Nepal
NEPAL, Berita HUKUM - Sedikitnya 876 orang tewas akibat gempa besar di Nepal dan pihak berwenang men

Konferensi Parlemen Asia Afrika Setujui Pembentukan Asia Africa Parliamentary Group (AAPG)
JAKARTA, Berita HUKUM - Konferensi Parlemen Asia Afrika menyetujui pembentukan Asia Africa Parliamen

Satu UU Lagi Dihasilkan DPR
JAKARTA, Berita HUKUM - Di masa sidang III yang sangat singkat ini, satu lagi undang-undang (UU) tel

   

  Berita Terkini >>
   
Peresmian Patung Gus Dur Kecil, Ahok: Gus Dur Itu Ibarat Semacam Cheng Ho
Kunjungan 3 Hari Kerja Ketua Umum PP Muhammadiyah di Jawa Timur
Kemerdekaan Palestina adalah Hutang
Pemerintah Cina akan Berantas Penari Telanjang di Pemakaman
Demi Infrastruktur, Pemerintah Pinjam Tiongkok Rp 625 Triliun
Ratusan Tewas Akibat Gempa 7,8 SR di Nepal

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Peresmian Patung Gus Dur Kecil, Ahok: Gus Dur Itu Ibarat Semacam Cheng Ho
Kunjungan 3 Hari Kerja Ketua Umum PP Muhammadiyah di Jawa Timur
Demi Infrastruktur, Pemerintah Pinjam Tiongkok Rp 625 Triliun
Konferensi Parlemen Asia Afrika Setujui Pembentukan Asia Africa Parliamentary Group (AAPG)
Gerakan Buruh Indonesia (GBI) Jelang Aksi Demo Terbesar May Day 2015
Pekerja Rumahan Bukan Pekerja Murahan

SPONSOR & PARTNERS



















Pidana    
 
Kasus Bansos
Mantan Sekda OKU Divonis 3 Tahun Penjara
Thursday 11 Apr 2013 22:16:26
 
Pengadilan Negeri Palembang.(Foto: Ist)
PALEMBANG, Berita HUKUM - Mantan Sekda Kabupaten OKU Sjamsir Djalib dan Mantan Plt Kabag Perlengkapan dan Umum Pemkab OKU Sugeng mendapat vonis berbeda. Keduanya terjerat kasus dugaan tindak pidana korupsi atas pencairan dana bantuan organisasi sosial dan kemasyarakatan (bansos) Kabupaten OKU dengan kerugian negara sekitar Rp. 3,005 miliar.

Sjamsir divonis pidana penjara tiga tahun plus denda Rp 50 juta subsider satu bulan. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Eddy, SH dan Soeharto, SH yaitu pidana penjara selama 3,5 tahun dan denda Rp 50 juta. Selain itu terdakwa wajib membayar uang pengganti senilai Rp 524.386.500, bila tidak mampu membayar maka diganti dengan pidana penjara selama tiga bulan.

Sedangkan terdakwa mantan plt kabag perlengkapan dan umum Pemkab OKU Sugeng divonis selama empat tahun enam bulan dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan. Selain itu terdakwa juga wajib membayar uang pengganti kepada negara Rp 453.704.902 subsider enam bulan penjara.

Vonis tersebut lebih berat satu tahun dari tuntutan JPU dengan pidana penjara 3,5 tahun dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan. “Keduanya terbukti tidak menikmati, namun dari fakta persidangan, khususnya terdakwa Sugeng ada sekitar Rp. 453.704.902 yang tidak ketahuan kemana peruntukannya,” ungkap ketua majelis hakim saat membacakan amar putusan terhadap terdakwa di Pengadilan Tipokor pada pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (10/4).

Terdakwa mantan Sekda OKU Sjamsir Djalib melalui kuasa hukumnya HM. Ali Darma Utama menyatakan pikir–pikir terhadap putusan majelis hakim tersebut yang dipimpin ketua majelis hakim H. Ade Komarudin, SH.

Sedangkan terdakwa Sugeng langsung menolak dan menyatakan banding atas keputusan majelis hakim tersebut. Menyikapi keinginan terdakwa yang menyatakan pikir–pikir dan banding, JPU Muhammad Eddy, SH dan Soeharto, SH menyatakan masih pikir–pikir dan akan dikoordinasikan dengan pimpinan terkait langkah hukum atas sikap kedua terdakwa tersebut.(pd/kjs/bhc/rby)


Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com