BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Selamat Jalan Pahlawanku, Pejuang Kesejahteraan Rakyat
JAKARTA, Berita HUKUM - Semasa hidupnya Profesor Suhardi yang lahir di Klaten 13 Agustus 1952 dikena

Timwas Century Minta Pemerintah Serahkan Potensi Aset Yang Bisa Dikembalikan
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Pengawas kasus Bank Century DPR meminta agar Tim Pendukung Pengembalian

Luncurkan Buku, KPK Kawal RUU KUHP
MAKASAR, Berita HUKUM - Pemberantasan korupsi harus berjalan dari hulu ke hilir. Berdasarkan survei

Jam Tangan Pintar Samsung dan LG Terbaru di Luncurkan
KOREA SELATAN, Berita HUKUM - Perusahaan teknologi Korea Selatan LG dan Samsung mengumumkan peluncur

ExxonMobil Kembali Didemo Ratusan Warga
ACEH, Berita HUKUM - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lingkungan ExxonMobil, ke

WHO: Dua Puluh Nibu Orang akan Terinfeksi Ebola
AFRIKA BARAT, Berita HUKUM - Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan wabah mematikan Ebola di Afrika B

Panglima TNI Beri Pembekalan Anggota DPR RI
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko hadir sebagai pemateri pada kegiatan

Pertamina Region I Tidak Serius Awasi SPBU Nakal di Aceh
ACEH, Berita HUKUM - Kelangkaan BBM kembali melanda provinsi paling ujung pulau Sumatra. Sejumlah SP

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Selamat Jalan Pahlawanku, Pejuang Kesejahteraan Rakyat
Timwas Century Minta Pemerintah Serahkan Potensi Aset Yang Bisa Dikembalikan
Luncurkan Buku, KPK Kawal RUU KUHP
Jam Tangan Pintar Samsung dan LG Terbaru di Luncurkan
ExxonMobil Kembali Didemo Ratusan Warga
WHO: Dua Puluh Nibu Orang akan Terinfeksi Ebola

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Selamat Jalan Pahlawanku, Pejuang Kesejahteraan Rakyat
Panglima TNI Beri Pembekalan Anggota DPR RI
Pertamina Region I Tidak Serius Awasi SPBU Nakal di Aceh
JHM Mendesak Kanal di Tapin Segera Ditutup
Jaksa Agung: Pemulihan Aset Negara Sejajar dengan Pemberantasan Korupsi
Gerindra Tolak Kriminalisasi Logo Garuda Merah

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Peradilan    
 
Kasus Import Daging
LHI Dijanjikan Rp 40 Miliar Untuk Muluskan Kouta Impor Daging Sapi
Wednesday 24 Apr 2013 13:03:05
 
Juard Effendy (depan) dan Arya Abdi Effendi, terdakwa suap impor daging sapi saat akan menjalani sidang perdana di Pengdailan Tipikor Jakarta, Rabu (24/4).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan tersangka kasus dugaan suap kuota impor daging sapi dijanjikan uang Rp 40 miliar oleh perusahaan importir PT Indoguna Utama. Uang itu untuk memuluskan kuota impor daging sapi pada perusahaan tersebut.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang perdana dua tersangka dari PT Indoguna Utama yakni Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi di Pengdailan Tipikor Jakarta, Rabu (24/4).

M Rum, JPU yang membacakan dakwaan dua tersangka itu mengatakan bahwa PT Indoguna memberikan janji pada Luthfi Hasan.

"Memberi atau menjanjikan sesuatu dari seluruh uang yang dijanjikan Rp 40 miliar kepada Lutfhi selaku anggota Komisi I DPR RI periode 2009-2014, yang juga menjabat sebagai Presiden PKS melalui Ahmad Fathanah, agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu," katanya.

Pemberian uang dan janji itu dapat mempengaruhi pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) terkait proyek kuota pengurusan impor daging sapi agar bisa dilakukan oleh PT Indoguna Utama. Apalagi, yang menjabat Menteri Pertanian, Suswono berasal dari partai yang sama dengan Luthfi Hasan yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Janji itu agar mempengaruhi pejabat Kementan untuk kuota pengurusan impor daging sapi, agar dilakukan oleh PT Indoguna," tambahnya.

Mengenai pertemuan di Medan antara Luthfi Hasan, Suswono, dan Dirut PT Indoguna Utama yakni Maria Elisabeth Liman, KPU menyatakan pertemuan itu membahas kuota impor daging sapi.

"Pertemuan dilakukan di kamar Luthfi Hasan Ishaaq di nomor 9006 Hotel Aryaduta Medan. Peretmuan itu dilakukan lima orang yakni Maria Elisabeth Liman, Ahmad Fatnah, Lutfi Hasan, Suswono, dan Suharno," tambah JPU lainnya, Surya Nelli.(bhc/din)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Kasus Import Daging

Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
Jelang Vonis, Luthfi: Saya Hanya Berharap yang di Atas
Akui Fasilitasi Bos Indoguna
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com