Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Kemenag Umumkan Travel Umrah Resmi
MEDAN, Berita HUKUM - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan bahwa Kementerian yang dipimpi

Ruhut Sitompul: Banyak Parpol, Sulit Jadikan Hukum Sebagai Panglima
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul mengatakan banya

Serangan Militan Nigeria Tewaskan 65 Orang
NIGERIA, Berita HUKUM - Kelompok militan yang diduga Boko Haram membunuh sedikitnya 65 orang di sebu

Menkominfo Wajibkan Pejabat Humas Memiliki 2 Akun Twitter
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara meminta seluruh p

PTUN Batalkan Peraturan Kemkominfo terkait TV Digital
JAKARTA, Berita HUKUM - Pascaputusan Pengadillan Tata Usaha Negara (PTUN) yang mengabulkan seluruh g

Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Kunjungi MK
JAKARTA, Berita HUKUM - Delapan mahasiswa fakultas hukum yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa

KPK Sosialisasikan 4 Buku Antikorupsi
JAKARTA, Berita HUKUM - Upaya pencegahan korupsi, dilakukan dengan beberapa tahapan, yakni tahap sad

Kalangan Pers Desak Polri Tidak Kriminalisasi Jurnalis
JAKARTA, Berita HUKUM - Kalangan pers mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk ti

   

  Berita Terkini >>
   
Kemenag Umumkan Travel Umrah Resmi
Ruhut Sitompul: Banyak Parpol, Sulit Jadikan Hukum Sebagai Panglima
Serangan Militan Nigeria Tewaskan 65 Orang
Menkominfo Wajibkan Pejabat Humas Memiliki 2 Akun Twitter
PTUN Batalkan Peraturan Kemkominfo terkait TV Digital
Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Kunjungi MK

Untitled Document



  Berita Utama >
   
BNPT Cegah Terorisme, Lewat Dunia Maya
Yakin Indonesia Mampu Swasembada Garam
PoldaSu Amankan 116 Sepeda Motor Curian dari Medan Marelan
SPG Seksi Berpakain Polwan Lecehkan Wibawah Kepolisian
Data Penduduk Akurat, Penanganan Narkoba Lebih Cepat
Tempo Dipolisikan terkait Pemberitaan Rekening Komjen BG

SPONSOR & PARTNERS



















Peradilan    
 
Kasus Import Daging
LHI Dijanjikan Rp 40 Miliar Untuk Muluskan Kouta Impor Daging Sapi
Wednesday 24 Apr 2013 13:03:05
 
Juard Effendy (depan) dan Arya Abdi Effendi, terdakwa suap impor daging sapi saat akan menjalani sidang perdana di Pengdailan Tipikor Jakarta, Rabu (24/4).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan tersangka kasus dugaan suap kuota impor daging sapi dijanjikan uang Rp 40 miliar oleh perusahaan importir PT Indoguna Utama. Uang itu untuk memuluskan kuota impor daging sapi pada perusahaan tersebut.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang perdana dua tersangka dari PT Indoguna Utama yakni Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi di Pengdailan Tipikor Jakarta, Rabu (24/4).

M Rum, JPU yang membacakan dakwaan dua tersangka itu mengatakan bahwa PT Indoguna memberikan janji pada Luthfi Hasan.

"Memberi atau menjanjikan sesuatu dari seluruh uang yang dijanjikan Rp 40 miliar kepada Lutfhi selaku anggota Komisi I DPR RI periode 2009-2014, yang juga menjabat sebagai Presiden PKS melalui Ahmad Fathanah, agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu," katanya.

Pemberian uang dan janji itu dapat mempengaruhi pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) terkait proyek kuota pengurusan impor daging sapi agar bisa dilakukan oleh PT Indoguna Utama. Apalagi, yang menjabat Menteri Pertanian, Suswono berasal dari partai yang sama dengan Luthfi Hasan yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Janji itu agar mempengaruhi pejabat Kementan untuk kuota pengurusan impor daging sapi, agar dilakukan oleh PT Indoguna," tambahnya.

Mengenai pertemuan di Medan antara Luthfi Hasan, Suswono, dan Dirut PT Indoguna Utama yakni Maria Elisabeth Liman, KPU menyatakan pertemuan itu membahas kuota impor daging sapi.

"Pertemuan dilakukan di kamar Luthfi Hasan Ishaaq di nomor 9006 Hotel Aryaduta Medan. Peretmuan itu dilakukan lima orang yakni Maria Elisabeth Liman, Ahmad Fatnah, Lutfi Hasan, Suswono, dan Suharno," tambah JPU lainnya, Surya Nelli.(bhc/din)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus Import Daging

MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
Jelang Vonis, Luthfi: Saya Hanya Berharap yang di Atas
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com