Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Penipuan
Kresna Sekuritas Resmi Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan, Penggelapan dan TPPU
2020-08-14 21:31:40
 

Saddan Marulitua Sitorus, advokat dari LQ Indonesia Lawfirm saat melaporkan Kresna Sekuritas di SPKT Polda Metro Jaya.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kuasa hukum 5 korban PT Kresna Sekuritas, Saddan Marulitua Sitorus, dari LQ Indonesia Lawfirm resmi melaporkan pemilik dan Direksi PT Kresna Sekuritas ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana penipuan (pasar modal), penggelapan dan pencucian uang dengan nilai kerugian mencapai Rp 58 miliar.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor laporan: LP/4834/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, Tanggal: 14 Agustus 2020.

Saddan mengatakan, bahwa para korban ini telah termakan bujuk rayu marketing Kresna dengan iming-iming bunga 10 persen pertahun.

"Nah, yang menjadi pertanyaan Kami apakah besaran bunga itu sesuai ketentuan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan? Justru ini menyalahi ketentuan UU. Kemana dana mereka sekarang, tidak jelas larinya uang mereka kemana?," ujar Saddan di Polda Metro Jaya, Jum'at (14/8).

Lanjut Saddan, pada intinya perusahaan tersebut tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan kerugian yang dialami kliennya. Karena itu, pihaknya pun resmi melaporkan ke Polda Metro Jaya untuk menempuh langkah pidana.

"Laporan ini agar pelaku pidana dapat di tindak tegas oleh aparat penegak hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku," lugas Saddan.

Adapun pasal tindak pidana yang dipersangkakan atas dugaan tindak pidana penipuan pasar modal, penggelapan dan pencucian uang tersebut yakni, pasal 378 KUHP, 372 KUHP dan atau pasal 3,4,5 UU RI nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU.

"Pasal yang disangkakan 3,4,5 UU Tindak Pidana Pencucian Uang dan ketentuan
Pasal 372 penggelapan, pasal 378 Penipuan," tandasnya.

Atas munculnya permasalahan itu, pihaknya pun meminta para korban untuk segera menghubungi 0817-489-0999 HOTLINE INVESTASI BODONG, guna bertindak cepat supaya para korban dapat mencegah kerugian lebih lanjut.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > Penipuan
 
  Siber Polri Tangkap 4 Penipu Online Putra Bungsu Presiden Jokowi
  Komplotan Penipu Ditangkap Polda Metro Jaya, Polisi: Tersangka AW Ngaku Dirut
  Vonis Hakim Membebaskan Robianto Idup Karena Ada Perjanjian
  Advokat Hartono Tanuwidjaja Adakan Sayambara untuk Seorang DPO Dalton Tanonaka Senilai Rp 50 Juta
  Bareskrim Polri Sita Barang Bukti Rp 56,8 Miliar Hasil Penipuan dan TPPU Sindikat Internasional
 
ads1

  Berita Utama
Jansen Sitindaon: Dulu Jadi Jubir Sandiaga, Sekarang Jadi Lawan

Said Didu: Bu Menkeu, Dulu untuk Dampak Krisis Ditolak, Sekarang Jiwasraya 'Dirampok' Kok Malah Dikucurkan 20 T?

Hasil Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung, Bareskrim Polri: Ada Unsur Pidana

Sekda DKI Jakarta Saefullah Tutup Usia

 

ads2

  Berita Terkini
 
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan

Jansen Sitindaon: Dulu Jadi Jubir Sandiaga, Sekarang Jadi Lawan

Pandemi Pukul Industri dan UMKM, Gus Jazil: Negara Harus Hadir Bantu Mereka Bangkit

Kemenhub Selenggarakan Sosialisasi Aturan Keselamatan Pesepeda, Wajib Pakai Helm atau Tidak?

Mahasiswa Tuntut Perdana Menteri Thailand Turun dan Reformasi Monarki, 'Ganyang Feodalisme,Hidup Rakyat!'

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2