Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Rolls-Royce Terjun ke Dunia Mode
ITALIA, Berita HUKUM - Di Verona yang indah, tempat peristiwa ini terjadi, desainer Warna dan Bahan

Jaksa Prancis Tangkap Dua Manajer Uber
PRANCIS, Berita HUKUM - Dua manajer aplikasi pemesanan taksi lewat internet, Uber, ditangkap di Pran

Pemerintah: Kenaikan Syarat Dukungan Calon Independen Pilkada Sejalan dengan Konstitusi
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan uji materi Undang-Undang

Dinilai Berjasa Besar, Presiden Jokowi Beri Bintang Bhayangkara Utama Kepada Jend. Badrodin
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 62/TK/2

Anggota TNI AU Dipecat Tidak Hormat Terbukti Pakai Sabu
JAKARTA, Berita HUKUM - TNI Angkatan Udara (AU) memecat secara tidak hormat anggota Skadron II Lanud

Terkait Dana Aspirasi, FITRA Cium Gelagat DPR Ingin 'Rampok' Uang Negara
JAKARTA, Berita HUKUM - Koordinator FITRA, Apung Widadi mencium gelagat jahat anggota DPR ingin 'mer

Ikuti Kontes Selfie #PandaMeme, Menangkan iPhone 6 dan Hadiah Menarik Lainnya!
JAKARTA, Berita HUKUM - Zaman dulu, telepon selular hanya bisa digunakan untuk menelepon dan mengiri

Ledakan di Taman Hiburan Taiwan, Ratusan Orang Terluka
TAIPEI, Berita HUKUM - Lebih dari 500 orang terluka akibat peristiwa ledakan dan kebakaran di sebuah

   

  Berita Terkini >>
   
Rolls-Royce Terjun ke Dunia Mode
Jaksa Prancis Tangkap Dua Manajer Uber
Pemerintah: Kenaikan Syarat Dukungan Calon Independen Pilkada Sejalan dengan Konstitusi
Dinilai Berjasa Besar, Presiden Jokowi Beri Bintang Bhayangkara Utama Kepada Jend. Badrodin
Anggota TNI AU Dipecat Tidak Hormat Terbukti Pakai Sabu
Terkait Dana Aspirasi, FITRA Cium Gelagat DPR Ingin 'Rampok' Uang Negara

Untitled Document



  Berita Utama >
   
TangSel Harus Lebih Cerdas Lagi, Ivan Ajie Balon Walkot Berjanji akan Sediakan Wifi Gratis
Kapolda Bali: Margriet Pelaku Utama Pembunuhan Engeline
Terkait Blok Mahakam, FPKE: 'Tolak Pembentukan BUMN Khusus Migas'
Johan Budi: Revisi UU KPK Kontradiktif
HANI: Rakyat Bersatu Wujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba)
Fadli Zon Umpamakan Saat Ini, 'Pemerintahan Warkop'

SPONSOR & PARTNERS



















Internasional    
 
Korea Utara
Korea Utara Gelorakan Perang Nuklir
Wednesday 27 Mar 2013 19:25:25
 
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.(Foto: Ist)
KOREA UTARA, Berita HUKUM - Keinginan menggelar perang nuklir seperti benar-benar menancap di dada para pemimpin Korea Utara, setelah mereka menyatakan kesiapannya menggempur Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Kantor Kementerian Luar Negeri Korea Utara dalam sebuah pernyataan, Rabu (27/3), menyatakan, negaranya akan terus menginformasikan kepada Dewan Keamanan PBB mengenai situasi terkini, terutama soal perang.

"Setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Luar Negeri, negara Demokratik Korea secara terbuka menginformasikan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa Semenanjung Korea sekarang dalam kondisi perang nuklir yang kian mendidih," demikian bunyi pernyataan Kementerian. "Ini disebabkan oleh provokasi Amerika Serikat dan Korea Selatan."

Pyongyang menyatakan, militernya akan menempatkan unit-unit artilerinya di seluruh wilayah, termasuk unit artileri jarak jauh dan unit roket strategis ke dalam posisi tugas tempur guna menggempur sasaran musuh di Amerika Serikat, beberapa pangkalan militernya, Hawaii, dan Guam.

Retorika yang digelorakan Korea Utara mendapatkan perhatian penuh dari sekutu dekatnya, Cina. Negeri Tirai Bambu ini mengatakan, situasinya saat ini "sensitif."

Seperti dikutip dari tempo.co, Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, Leonid Petrov, ahli Korea di Universitas Nasional Australia di Sydney, mengatakan, "Utara sengaja mencari perhatian dari masyarakat internasional karena posisinya terpojok." Rezim Korea Utara, Petrov menjelaskan, menginginkan rakyat bersatu di belakang pemimpin muda Kim Jung-un.

Namun Petrov ragu Korea Utara akan melakukan serangan terlebih dahulu. "Kemampuan negeri itu terbatas untuk menggempur sasaran di Amerika Serikat," kata Petrov. Tetapi, jika sesuatu terjadi, ia menjelaskan lagi, antara Korea Utara dan Amerika Serikat, "Korea Selatan benar-benar akan menderita."

Korea Selatan dan Amerika Serikat, belum lama ini, meningkatkan latihan militer bersama hingga April 2013. Latihan tersebut dianggap oleh Korea Utara sebagai bentuk provokasi perang dari Washington, termasuk dengan cara mengerahkan pesawat pengebom B-52.(tmp/bhc/rby)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Korea Utara

Aktivis Perdamaian Gelar Aksi di Zona Demiliterisasi Korea
Korut Klaim Sanggup Ciptakan Hulu Ledak Nuklir untuk Rudal
Korut Luncurkan Rudal dari Kapal Selam
Kim Jong-Un Mendaki Gunung Tertinggi di Korea Utara
Korut Ancam akan Serang Amerika Serikat
Kim Jong-Un 'Tampil' di Depan Umum
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com