Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Menggali Spirit Baru KAA dan Akik Pancawarna
Oleh : Iwan Gunawan *)

SEBANYAK - 120 keping batu pancawarna akan menjadi cinderamata untuk para

PSSI Dibekukan, La Nyalla: Kami Akan Lawan Keputusan Pemerintah!
SURABAYA, Berita HUKUM - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) yang baru saja terpilih, L

Harus Ada Koordinasi Lintas Kementerian untuk Kembangkan Pariwisata
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah menargetkan 12 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia

Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas Selama KAA
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menyiapkan re

Ombudsman Mediasi Masalah Nelayan dengan Menteri Susi
JAKARTA, Berita HUKUM - Lembaga pengawas pelayanan publik Ombudsman Republik Indonesia melakukan pro

Manajemen Iwan Fals, Tiga Rambu: Manajemen Bicara
LEUWINANGGUNG, Berita HUKUM - Ketika Iwan Fals menciptakan lagu "Desa" tidak pernah terfikir suatu s

Bom Bunuh Diri Hantam Afghanistan, 36 Orang Tewas
AFGHANISTAN, Berita HUKUM - Setidaknya 36 orang tewas dan 110 mengalami luka-luka akibat serangan bo

Raden Mas Tirtohadisoerjo, Pelopor Jurnalis Indonesia
SECARA HISTORIS, Pers mempunyai peran penting dalam bangkitnya wawasan kebangsaan dan perjuangan kem

   

  Berita Terkini >>
   
Menggali Spirit Baru KAA dan Akik Pancawarna
PSSI Dibekukan, La Nyalla: Kami Akan Lawan Keputusan Pemerintah!
Harus Ada Koordinasi Lintas Kementerian untuk Kembangkan Pariwisata
Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas Selama KAA
Ombudsman Mediasi Masalah Nelayan dengan Menteri Susi
Manajemen Iwan Fals, Tiga Rambu: Manajemen Bicara

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Menggali Spirit Baru KAA dan Akik Pancawarna
PSSI Dibekukan, La Nyalla: Kami Akan Lawan Keputusan Pemerintah!
Indro Tjahyono: Kesabaran Pemuda dan Rakyat Ada Batasnya
Masya Allah, Pastor Lulusan Terbaik Vatikan Ini Sekarang Hafidz Quran
BNN Musnahkan 44 Kilo Sabu Dan 22 Ribu Butir Pil Ekstasi
Drama Musikal Ajak Pelajar Jauhi Narkoba

SPONSOR & PARTNERS



















Internasional    
 
Korea Utara
Korea Utara Gelorakan Perang Nuklir
Wednesday 27 Mar 2013 19:25:25
 
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.(Foto: Ist)
KOREA UTARA, Berita HUKUM - Keinginan menggelar perang nuklir seperti benar-benar menancap di dada para pemimpin Korea Utara, setelah mereka menyatakan kesiapannya menggempur Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Kantor Kementerian Luar Negeri Korea Utara dalam sebuah pernyataan, Rabu (27/3), menyatakan, negaranya akan terus menginformasikan kepada Dewan Keamanan PBB mengenai situasi terkini, terutama soal perang.

"Setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Luar Negeri, negara Demokratik Korea secara terbuka menginformasikan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa Semenanjung Korea sekarang dalam kondisi perang nuklir yang kian mendidih," demikian bunyi pernyataan Kementerian. "Ini disebabkan oleh provokasi Amerika Serikat dan Korea Selatan."

Pyongyang menyatakan, militernya akan menempatkan unit-unit artilerinya di seluruh wilayah, termasuk unit artileri jarak jauh dan unit roket strategis ke dalam posisi tugas tempur guna menggempur sasaran musuh di Amerika Serikat, beberapa pangkalan militernya, Hawaii, dan Guam.

Retorika yang digelorakan Korea Utara mendapatkan perhatian penuh dari sekutu dekatnya, Cina. Negeri Tirai Bambu ini mengatakan, situasinya saat ini "sensitif."

Seperti dikutip dari tempo.co, Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, Leonid Petrov, ahli Korea di Universitas Nasional Australia di Sydney, mengatakan, "Utara sengaja mencari perhatian dari masyarakat internasional karena posisinya terpojok." Rezim Korea Utara, Petrov menjelaskan, menginginkan rakyat bersatu di belakang pemimpin muda Kim Jung-un.

Namun Petrov ragu Korea Utara akan melakukan serangan terlebih dahulu. "Kemampuan negeri itu terbatas untuk menggempur sasaran di Amerika Serikat," kata Petrov. Tetapi, jika sesuatu terjadi, ia menjelaskan lagi, antara Korea Utara dan Amerika Serikat, "Korea Selatan benar-benar akan menderita."

Korea Selatan dan Amerika Serikat, belum lama ini, meningkatkan latihan militer bersama hingga April 2013. Latihan tersebut dianggap oleh Korea Utara sebagai bentuk provokasi perang dari Washington, termasuk dengan cara mengerahkan pesawat pengebom B-52.(tmp/bhc/rby)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Korea Utara

Korut Ancam akan Serang Amerika Serikat
Kim Jong-Un 'Tampil' di Depan Umum
Korea Selatan dan Utara Saling Tembak
Kapal Korsel dan Korut Lepas Tembakan
Korea Utara Kembali Uji Coba Rudal
Dua Korea Saling Lepas Tembakan
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com