BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Bawaslu: Kecurangan Sistimatis Menunjukkan Demokrasi Tidak Baik
JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menilai adanya kecurangan yang dilakukan sec

Belanda Selidiki 'Kejahatan Perang' MH17
UKRAINA, Berita HUKUM - Penuntut umum Belanda membuka penyelidikan kejahatan perang atas penjatuhan

Ahmad Dhani Mengadu ke Dewan Pers Ulah 15 Media Online
JAKARTA, Berita HUKUM - Musisi kondang Ahmad Dhani, melaporkan 15 media online di Indonesia, ulah pe

Densus 88 Berhasil Bekuk 2 Terduga Jaringan Teroris
JAKARTA, Berita HUKUM - Densus 88 Antiteror berhasil membekuk tersangka sebagai komplotan teroris. K

Presiden SBY: Mengucapkan Selamat Kepada Yang Menang Itu Indah
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, tiga bulan mendatang ini

Sumpah Bukan Sampah
JAKARTA, Berita HUKUM - Demi Allah (Tuhan) saya bersumpah/berjanji akan memenuhi kewajiban saya seba

Cabang Olahraga Nyatakan Dirugikan Akibat Terpisahnya KOI dan KONI
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) dan KOI (Komite Olimpiade

Komisi VIII DPR Terkejut Pantai Lampu Satu Alami Abrasi Terbesar Di Indonesia
PAPUA, Berita HUKUM - Rombongan Tim rombongan Komisi VIII DPR mengaku kaget dan terkejut karena tin

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Bawaslu: Kecurangan Sistimatis Menunjukkan Demokrasi Tidak Baik
Belanda Selidiki 'Kejahatan Perang' MH17
Ahmad Dhani Mengadu ke Dewan Pers Ulah 15 Media Online
Densus 88 Berhasil Bekuk 2 Terduga Jaringan Teroris
Presiden SBY: Mengucapkan Selamat Kepada Yang Menang Itu Indah
Sumpah Bukan Sampah

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Bawaslu: Kecurangan Sistimatis Menunjukkan Demokrasi Tidak Baik
Densus 88 Berhasil Bekuk 2 Terduga Jaringan Teroris
Pendukung Prabowo-Hatta Melakukan Aksi Unjukrasa Damai di Depan KPU
Polonia Media Center Adakan Pengajian Khatam Al Quran dan Santunan Anak Yatim
Ditangkap 56 WNA Tersangka Cyber Crime di 6 Kota Indonesia
Tim Hukum Prabowo-Hatta Hari ini Laporkan KPU ke DKPP dan Mabes Polri

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Perampokan
Kerugian Akibat Perampokan Kantor Pegadaian Syariah Mencapai Rp 6,7 Miliar
Thursday 07 Feb 2013 00:49:54
 
Kasat Reskrim, Kompol Veby DP Hutagalung.(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kasus perampokan bersenjata pada kantor Pegadaian Syariah Jl. Basuki Rahmat Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) Senin (4/2) sekitar pukul 09:30 WITA dengan membawa kabur barang yang kebanyakan dari emas dan uang, dan menyandera seorang Satpam dengan cara mengikatnya dengan tali sepatu serta mulut dan matanya ditutup pakai lakban, serta menodongkan senjata api pada seorang karyawan untuk membukakan brankas emas dan membawanya kabur.

Kapolres Samarinda, Kombes Arip Prapto melalui Kasat Reskrim Kompol Veby DP Hutagalung, di ruang kerjanya Rabu (6/2) mengatakan, usai kejadian pihak Pegadaian langsung melaporkan dan membuat Berita Acara pelaporan (BAP) dan hingga saat ini berdasarkan laporan pihak Pegadaian kerugian akibat aksi kejahatan Perampokan tersebut mencapai nilai Rp 6,7 Miliar, ujar Veby.

Dari laporan tersebut, kata Veby, barang yang diambil selain milik Pegadaian sendiri maupun milik pihak ketiga yaitu nasabah yang menggadaikan emasnya disana, sebut Veby.

"Laporan dari pihak pegadaian yaitu kerugian sekitar Rp 6,7 Miliar, barang tersebut milik pegadaian sendiri maupun milik pihak ketiga atau nasabah yang menggadaikan barangnya," ujar Veby.

Kasat Reskrim Kompol Veby DP Hutagalung juga mengatakan, akibat maraknya kasus perampokan dengan kekerasan di kota Tepian Samarinda maka Kapolres memerintakan untuk tembak terhadap pelaku kejahatan atau bandit dengan membentuk Tim Anti Bandit, dimana Polres Samarinda di Back Up Polda kaltim serta jajaran Polsek untuk melakukan pencarian terhadap pelaku serta melakukan tindakan tembak apabila ada terjadi pelaku kejahatan dan kekerasan yang mengganggu keamanan kota tepian, tegas Kompol Veby.

Mengenai kasus perampokan pada Pegadaian Syariah yang teridentifikasi pelaku berjumlah 4 orang yang menggunakan senjata api, pihaknya beserta jajarannya telah melakukan penyebaran di lapangan untuk mencari keberadaan pelaku, dan sampai hari ini sudah memeriksa 5 orang saksi.

"Sementara petugas sudah menyebar dan mencari serta mengejar para pelaku, dan sampai saat ini telah memeriksa keterangan dari 5 orang saksi diantaranya dua orang satpam dan satu orang karyawan," pungkas Veby.(bhc/gaj)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Perampokan

Inilah Asal Kesatuan Genk Polisi Perampok Emas
Sat Reskrim Polres Jakarta Pusat Dor Dua Residivis Jalanan
Brigadir Zainal Dihipnotis, Rp 372 Juta Bablas
Mantan Kombatan GAM Diduga Pelaku Perampokan Toke Getah Tewas di Tangan Polisi
Oknum Karyawan BNI Bawa Kabur Rp 7,7 M
Uang Milik Dispenda Rp 388 Juta Digarong
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com