BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Hong Kong Menentang Ketetapan Cina
HONG KONG, Berita HUKUM - Berbagai kelompok pro-demokrasi Hong Kong menyatakan tekad untuk menentang

Newmont Cabut Gugatan, Pemerintah Isyaratkan Siap Berunding
JAKARTA, Berita HUKUM - Perusahaan tambang tembaga dan batu emas Nusa Tenggara Partnership BV (NTPBV

Aturan Penyidikan Anggota DPR Dianggap Diskriminatif, UU MD3 Digugat
JAKARTA, Berita HUKUM - Aturan mengenai penyidikan terhadap anggota DPR seperti yang tercantum dalam

GPOI Garuda Canti Dharma Gelar Latihan Evakuasi Medis Udara
BOGOR, Berita HUKUM - Global Peace Operations Initiative (GPOI) Capstone Garuda Canti Dharma 2014 me

DPR Harus Segera Perbaiki Diri Bangun Lembaga Yang Beretika
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR M. Sohibul Iman mengatakan, citra DPR saat ini semakin terpu

Bentrokan di Pakistan, 3 Tewas Ratusan Luka-Luka
ISLAMABAD, Berita HUKUM - Bentrokan terus terjadi di Pakistan antara polisi dan pengunjuk rasa yang

Mantan Dekan Fahutan Unmul Merasa Pemberitaan Media Menyudutkannya
SAMARINDA, Berita HUKUM - Mantan Dekan Fakukltas Kehutanan (Fahutan) Universitas Mulawarman (Unmul)

Buaya Kembali Memangsa Manusia di Sangatta
SANGATTA, Berita HUKUM - Sudah lama tidak terdengar Buaya muara baik di Samarinda, Kukar dan Sangatt

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Hong Kong Menentang Ketetapan Cina
Newmont Cabut Gugatan, Pemerintah Isyaratkan Siap Berunding
Aturan Penyidikan Anggota DPR Dianggap Diskriminatif, UU MD3 Digugat
GPOI Garuda Canti Dharma Gelar Latihan Evakuasi Medis Udara
DPR Harus Segera Perbaiki Diri Bangun Lembaga Yang Beretika
Bentrokan di Pakistan, 3 Tewas Ratusan Luka-Luka

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Mantan Dekan Fahutan Unmul Merasa Pemberitaan Media Menyudutkannya
Rektor UGM: Prof. Suhardi Sosok Yang Bersahaja dan Merakyat
BMKG: Musim Hujan Diprediksi pada Bulan Oktober-November 2014
Mantan Kepala Badan Pertanahan Jadi Tersangka Korupsi
Selamat Jalan Pahlawanku, Pejuang Kesejahteraan Rakyat
Panglima TNI Beri Pembekalan Anggota DPR RI

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Perampokan
Kerugian Akibat Perampokan Kantor Pegadaian Syariah Mencapai Rp 6,7 Miliar
Thursday 07 Feb 2013 00:49:54
 
Kasat Reskrim, Kompol Veby DP Hutagalung.(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kasus perampokan bersenjata pada kantor Pegadaian Syariah Jl. Basuki Rahmat Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) Senin (4/2) sekitar pukul 09:30 WITA dengan membawa kabur barang yang kebanyakan dari emas dan uang, dan menyandera seorang Satpam dengan cara mengikatnya dengan tali sepatu serta mulut dan matanya ditutup pakai lakban, serta menodongkan senjata api pada seorang karyawan untuk membukakan brankas emas dan membawanya kabur.

Kapolres Samarinda, Kombes Arip Prapto melalui Kasat Reskrim Kompol Veby DP Hutagalung, di ruang kerjanya Rabu (6/2) mengatakan, usai kejadian pihak Pegadaian langsung melaporkan dan membuat Berita Acara pelaporan (BAP) dan hingga saat ini berdasarkan laporan pihak Pegadaian kerugian akibat aksi kejahatan Perampokan tersebut mencapai nilai Rp 6,7 Miliar, ujar Veby.

Dari laporan tersebut, kata Veby, barang yang diambil selain milik Pegadaian sendiri maupun milik pihak ketiga yaitu nasabah yang menggadaikan emasnya disana, sebut Veby.

"Laporan dari pihak pegadaian yaitu kerugian sekitar Rp 6,7 Miliar, barang tersebut milik pegadaian sendiri maupun milik pihak ketiga atau nasabah yang menggadaikan barangnya," ujar Veby.

Kasat Reskrim Kompol Veby DP Hutagalung juga mengatakan, akibat maraknya kasus perampokan dengan kekerasan di kota Tepian Samarinda maka Kapolres memerintakan untuk tembak terhadap pelaku kejahatan atau bandit dengan membentuk Tim Anti Bandit, dimana Polres Samarinda di Back Up Polda kaltim serta jajaran Polsek untuk melakukan pencarian terhadap pelaku serta melakukan tindakan tembak apabila ada terjadi pelaku kejahatan dan kekerasan yang mengganggu keamanan kota tepian, tegas Kompol Veby.

Mengenai kasus perampokan pada Pegadaian Syariah yang teridentifikasi pelaku berjumlah 4 orang yang menggunakan senjata api, pihaknya beserta jajarannya telah melakukan penyebaran di lapangan untuk mencari keberadaan pelaku, dan sampai hari ini sudah memeriksa 5 orang saksi.

"Sementara petugas sudah menyebar dan mencari serta mengejar para pelaku, dan sampai saat ini telah memeriksa keterangan dari 5 orang saksi diantaranya dua orang satpam dan satu orang karyawan," pungkas Veby.(bhc/gaj)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Perampokan

Inilah Asal Kesatuan Genk Polisi Perampok Emas
Sat Reskrim Polres Jakarta Pusat Dor Dua Residivis Jalanan
Brigadir Zainal Dihipnotis, Rp 372 Juta Bablas
Mantan Kombatan GAM Diduga Pelaku Perampokan Toke Getah Tewas di Tangan Polisi
Oknum Karyawan BNI Bawa Kabur Rp 7,7 M
Uang Milik Dispenda Rp 388 Juta Digarong
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com