Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Kemenkum HAM
Kemenkum HAM: Sebanyak 8.429 Napi Kristen Mendapat Remisi Natal
Thursday 26 Dec 2013 00:42:56
 

Fahmi salah seorang tahanan dirutan titipan PN Jakarta Timur.(Foto: BH/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pada perayaan natal tahun 2013 ini, sebanyak 8.429 warga binaan (narapidana) se-Indonesia yang beragama Kristen menerima pemotongan masa tahanan (remisi) dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

"Remisi diberikan kepada warga binaan beragama Kristen yang memiliki kelakuan baik saat menjalani masa tahanan," kata Humas Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Akbar Hadi, di Jakarta, Rabu (25/12).

Selain berkelakuan baik, kata Akbar, syarat narapidana yang menerima remisi adalah taat mengikuti peraturan yang ditentukan dan tidak pernah melanggar disiplin.

Dia mengungkapkan dengan adanya pemberiaan remisi tersebut, sebanyak 161 narapidana pun langsung menikmati udara bebas keluar dari tahanan, karena masa tahanannya habis pada saat remisi itu.

Akbar mengatakan remisi Natal yang diberikan sebanyak 15 hari hingga 2 bulan, berdasarkan masa tahanan yang dijalaninnya.

Kemenkumham memberikan remisi 15 hari terhadap narapidana yang berkelakuan baik setelah menjalani hukuman selama 6 bulan hingga 1 tahun.

Selanjutnya untuk remisi 1 bulan diberikan kepada narapidana yang berkelakuan baik yang sudah menjalani masa tahanan selama satu 1 hingga 3 tahun.

Sementara untuk remisi 0,5 bulan diberikan kepada narapidana yang berkelakuan baik yang menjalani masa tahanan 3 hingga 6 tahun.

Untuk remisi 2 bulan diberikan kepada narapidana yang berkelakuan baik yang sudah menjalani masa tahanan 6 tahun ke atas.

Akbar mengungkapkan, jumlah penghuni Lapas dan Rutan seluruh Indonesia sebanyak 161.566 orang yang terdiri dari narapidana berjumlah 109.803 narapidana dan 51.763 tahanan.

Namun, kapasitas Lapas/Rutan saat ini hanya 102.466 orang, sehingga mengalami "over capacity" 163 persen dari 439 Lapas/Rutan di seluruh Indonesia.

Setiap Hari Raya keagamaan, Pemerintah memberikan pemotongan masa hukuman (remisi) kepada narapidana yang berkelakuan baik.(bhc/ant/nco)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL

Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi

Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra

Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati

 

ads2

  Berita Terkini
 
Pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani oleh AS Dinyatakan Melanggar Hukum Internasional

14.006 Pesepeda Ramaikan Jl Gajah Mada dan Jl Hayam Wuruk di Jakarta

Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL

Kasus Djoko Tjandra, Benny Harman: Sebaiknya Menko Polhukam Tidak Main Ci Luk Ba, Bosan Kita!

Pemerintah Tetap Jalankan Tapera, Legislator Beri Masukan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2