Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Israel
Kelompok Hizbullah Klaim Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Selatan Beirut
2019-08-26 04:05:21
 

Pendukung dan simpatisan kelompok Hizbullah menggelar pawai merayakan 13 tahun berakhirnya perang dengan Israel pada 16 Agustus 2019 lalu.(Foto: MAHMOUD ZAYYAT/AFP)
 
LEBANON, Berita HUKUM - Sebuah pesawat tanpa awak Israel jatuh di pinggiran wilayah selatan ibu kota Lebanon, Beirut, yang didominasi kelompok Hizbollah, Minggu (25/08) pagi.

Adapun satu pesawat tanpa awak lainnya meledak tidak jauh dari kawasan tersebut, kata seorang pimpinan Hizbullah.

Insiden ini merupakan yang pertama dalam satu dekade terakhir, seperti dilaporkan Kantor berita Reuters.

"Ada dua pesawat tanpa awak - yang pertama jatuh dan yang kedua meledak," kata seorang pejabat Hizbullah kepada AFP, tanpa bersedia menyebut identitasnya.

Sejauh ini belum ada komentar resmi militer Israel atas laporan yang menyebut jatuhnya pesawat tanpa awak milik mereka di Lebanon.

Pesawat tanpa awak alias drone kedua yang meledak di dekat gedung pusat media kelompok Hizbullah di kawasan Dahyeh, di pinggiran Ibu kota Libanon, Beirut, kata seorang pejabat Hizbullah itu.

Kejadian ini terjadi beberapa jam setelah militer Israel mengatakan pesawat-pesawat tempurnya melancarkan serangan udara terhadap pasukan Garda Revolusi Iran dan kelompok milisi Syiah di dekat ibu kota Suriah, Damaskus, untuk mencegah apa yang disebut serangan pesawat tak berawak.

NetanyahuHak atas fotoRONEN ZVULUN/AFP
Image captionPerdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan Iran tidak memiliki kekebalan di mana pun dan bahwa Israel akan terus mengambil tindakan tegas dan bertanggung jawab untuk melindungi warga negaranya.

Juru bicara militer Israel, Jonathan Conricus mengatakan angkatan udara Israel "mampu menggagalkan upaya Iran untuk melakukan serangan terhadap target Israel di Israel utara dengan menggunakan pesawat tanpa awak."

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan Iran tidak memiliki kekebalan di mana pun dan bahwa Israel akan terus mengambil tindakan tegas dan bertanggung jawab untuk melindungi warga negaranya.

Namun demikian, militer Suriah mengatakan sebagian besar rudal Israel telah ditembak jatuh sebelum mencapai targetnya.

Libanon dan Israel secara teknis masih berperang, dan Beirut secara teratur menuduh tetangganya melanggar wilayah udaranya dengan kehadiran pesawat tempur maupun pesawat tanpa awaknya.

Kelompok Hizbullah yang didukung Iran, merupakan pemain politik utama di Lebanon, dianggap sebagai organisasi teroris oleh Israel dan AS.

Israel telah berulangkali terlibat konflik bersenjata melawan kelompok Hizbullah, dan yang terakhir terjadi pada 2006 silam.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Israel
 
  Ada 5 Alasan Mengapa Kesepakatan Damai antara Israel, Uni Emirat Arab, dan Bahrain Dianggap 'sangat penting'
  Israel dan Uni Emirat Arab: Apa Keuntungan UEA Membuka Hubungan Diplomatik dengan Israel?
  BKSAP: Aneksasi Israel Dikhawatirkan Picu Perang Terbuka
  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Mulai Diadili dalam Kasus Dugaan Korupsi
  Negara-negara Arab Kecam PM Benjamin Netanyahu Memperluas Kedaulatan Israel dengan Nencaplok Lembah Yordania
 
ads1

  Berita Utama
Kapolda Metro Bersama Pangdam Jaya Luncurkan Timsus Penindak dan Penegak Protokol Kesehatan Covid-19

BNN Tangkap Oknum Anggota DPRD Palembang, Sita 5 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Pengamat: Pemulihan Ekonomi dan Pilkada Bisa Ditunda, tetapi Nyawa Rakyat Tidak

PKS: Penghapusan Mata Pelajaran Sejarah Berbahaya dan Tidak Relevan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kapolda Metro Bersama Pangdam Jaya Luncurkan Timsus Penindak dan Penegak Protokol Kesehatan Covid-19

Tetap Gelar Pilkada, ETOS Institute Sebut Pihak Legislatif dan Eksekutif Sudah Gelap Mata!

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah: Minta Presiden Pimpin Penanganan Covid-19, Tunda RUU Ciptaker, Hingga Tinjau Kembali Pilkada

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Jenderal Gatot Ungkap Dicopot dari Panglima karena Perintahnya Putar Film G30S/PKI

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2