Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Curanmor
Kelompok Curanmor Asal Lampung Ini Ngaku Sudah 40 Kali Beraksi Sejak 2013
2020-02-21 18:20:45
 

Konferensi pers penangkapan kelompok spesialis curanmor asal Lampung sebanyak 3 pelaku dan mengaku sudah beraksi 40 kali sejak 2013.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap kelompok spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) asal Lampung. Kelompok itu terdiri dari 3 tersangka yakni berinisial SH alias S, JS alias R dan JD.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kelompok ini ditangkap di kawasan Labuhan Maringgih. Mereka mengaku telah beraksi lebih dari 40 kali sejak tahun 2013.

"JS mengaku sudah melakukan aksi sebanyak 40 kali sejak 2013, dan baru kali ini tertangkap. JS bersama SH saja sudah 34 kali, lalu dengan JD sudah lima kali," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jum'at (21/2).

Dalam aksinya, kata Yusri, JS kerap membawa senjata api untuk mengancam korbannya. Saat ini polisi masih memburu dua tersangka lain yang berinisial D, A, dan seorang penadah berinisial I.

"Semua hasil curian kelompok ini dijual ke penadah berinisial I yang berada di Karawang, Jawa Barat," ungkap Yusri.

Ia menyampaikan, kelompok ini cukup lihai hingga dapat beraksi selama tujuh tahun dan baru tertangkap kali ini. Caranya mereka kerap berpindah wilayah operasi, mulai wilayah Bekasi hingga Bogor.

"Tiap unit sepeda motor yang berhasil dirampas dijual dengan harga Rp 2,5 juta. Uang hasil kejahatan digunakan para tersangka untuk berfoya-foya," tukasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > Curanmor
 
  Polisi Tembak Mati 2 Pelaku Curanmor Asal Lampung, 1 Tersangka Ditembus Peluru dan 1 DPO
  Polisi Tembak Mati RD Pelaku Curanmor, 1 DPO Inisial E
  Mobil Ketua KPU Samarinda yang Hilang, Dicuri Deni Setiawan Stafnya Sendiri
  Kelompok Curanmor Asal Lampung Ini Ngaku Sudah 40 Kali Beraksi Sejak 2013
  Melawan Saat Ditangkap Polisi, DPO Curanmor Spesialis Moge Ditembak Mati
 
ads1

  Berita Utama
Kapolri Copot Jabatan Brigjen Prasetijo Utomo Terkait 'Red Notice' Djoko Tjandra

Banggar DPR Kecewa Pemerintah Indonesia Alihkan Dana Covid-19 untuk Bayar Utang

Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL

Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi

 

ads2

  Berita Terkini
 
Komplotan Bobol Mesin ATM Pakai Tusuk Gigi Berhasil Dibekuk Reskrim Polrestro Jakarta Barat

Djoko Tjandra Harus Segera Ditangkap

Jefri Romdonny Apresiasi Langkah Baznas Luncurkan Zakat Digital

Laut China Selatan: Aksi China Memburu Sumber Daya 'Melanggar Hukum', Kata Menlu AS

Kapolri Copot Jabatan Brigjen Prasetijo Utomo Terkait 'Red Notice' Djoko Tjandra

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2