BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Hubungan Bilateral (RI-TIONGKOK) Perkuat Kerjasama Bidang Pertahanan
JAKARTA, Berita HUKUM - Hubungan bilateral antara Indonesia dengan negara China (Tiongkok) mendapat

Aloysius Tukan: Kadis PU Kaltim Diduga Aktor Lelang Proyek Sepaku-Petung
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kalimantan Timur (Kaltim) Ir. H.M.

Ada 2 Pertarungan Harus Dilalui Jokowi Sebelum Jadi Presiden Resmi
JAKARTA, Berita HUKUM - Sepanjang belum resmi dilantik sebagai Presiden RI, status Joko Widodo belum

Dua Pesawat Tempur Ukraina Ditembak Jatuh
UKRAINA, Berita HUKUM - Pihak berwenang Ukraina mengatakan pemberontak pro-Rusia menembak jatuh dua

Chris Komari: Kita Dengan TEGAS, Menolak FRAUDULENT ELECTION...!!!
Oleh: Chris Komari
Aktivis/P

Panglima TNI Buka Puasa Bersama 2.000 Anak Yatim se-Jabodetabek
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi para Pejabat Mabes TNI men

Direksi PTPN I Aceh Gelar Safari Ramadhan ke Kebun dan Unit
ACEH, Berita HUKUM - Direksi PT. Perkebunan Nusantara I Aceh melaksanakan Safari Ramadhan, acara yan

Pesawat Penumpang Jatuh di Taiwan, 40 Tewas
TAIWAN, Berita HUKUM - Sedikitnya 40 orang diyakini tewas ketika pesawat maskapai berbiaya murah Tra

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Hubungan Bilateral (RI-TIONGKOK) Perkuat Kerjasama Bidang Pertahanan
Aloysius Tukan: Kadis PU Kaltim Diduga Aktor Lelang Proyek Sepaku-Petung
Ada 2 Pertarungan Harus Dilalui Jokowi Sebelum Jadi Presiden Resmi
Dua Pesawat Tempur Ukraina Ditembak Jatuh
Chris Komari: Kita Dengan TEGAS, Menolak FRAUDULENT ELECTION...!!!
Panglima TNI Buka Puasa Bersama 2.000 Anak Yatim se-Jabodetabek

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Hubungan Bilateral (RI-TIONGKOK) Perkuat Kerjasama Bidang Pertahanan
Ada 2 Pertarungan Harus Dilalui Jokowi Sebelum Jadi Presiden Resmi
Rumah Polonia Mendapat Kunjungan dari Kedubes Korea
Usai Menolak dan Tarik Diri, Ini 2 Langkah Prabowo-Hatta
Prabowo: Esensi Pemilihan Adalah Pemilihan yang Jujur, Bersih dan Adil
Breaking News': Pilpres 2014 Cacat Hukum, Prabowo-Hatta Tidak Mengundurkan Diri dari Pencalonan

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Peradilan    
 
Susno Duadji
Kejaksaan Agung Akan Tetap Eksekusi Susno Duadji
Thursday 18 Apr 2013 22:16:48
 
Mantan Kabareksrim Polri, Komjen Pol Susno Duadji saat diwawancarai dengan Wartawan.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Basrief Arief (Jaksa Agung RI), menegaskan kasus korupsi terpidana Susno Duadji akan tetap dieksekusi, walaupun ada kesalahan administrasi dalam penulisan nomor perkara pada putusan Pengadilan Tinggi (PT), hal itu tidak akan membatalkan pihak berwajib untuk mengeksekusi Susno.

Menurut Basrief, di Gedung Komisi Yudisial (KY), Jakarta, Rabu (17/4), "masalah yang diperkarakan pihak Susno itu kan hanya masalah administratif, soal kekhilafan penulisan itu tidak membatalkan putusan," ujarnya.

Lanjut Basrief, putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) tetap sah meskipun tidak mencantumkan perintah pemidanaan, putusan itu menolak permohonan Kasasi Susno sehingga kembali merujuk pada putusan sebelumnya yaitu putusan di PT yang menyatakan dia bersalah.

"Jangan diartikan sendiri bahwa putusan MA itu tidak memuat pemidanaan dan sebagainya hanya dengan membayar biaya perkara Rp 2500.

ďAkan tetap melaksanakan eksekusi terhadap Susno, kami akan tetap mengupayakan melakukan eksekusi sesuai dengan pasal 270 KUHAP," pungkasnya.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan Susno bersalah dalam dua perkara korupsi, yakni kasus penanganan perkara PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dan kasus dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008. Dalam kasus PT SAL, Susno terbukti bersalah menyalahgunakan kewenangannya saat menjabat Kepala Bareskrim Polri dengan menerima hadiah sebesar Rp 500 juta untuk mempercepat penyidikan kasus tersebut. Adapun, dalam kasus Pilkada Jabar, Susno yang saat itu menjabat Kepala Polda Jabar dinyatakan bersalah memotong dana pengamanan sebesar Rp 4,2 miliar untuk kepentingan pribadi.

Susno yang telah pensiun dari Polri Juli 2012 itu mengajukan banding, tetapi ditolak oleh Pengadilan Tinggi Jakarta sehingga dia tetap dihukum 3 tahun 6 bulan penjara. Setelah dikeluarkan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada 9 November 2011 lalu, Susno kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, namun permohonan kasasi ini ditolak.(dbs/bhc/opn)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Susno Duadji

Timwas Century Akan Panggil Susno Duadji
Susno ke Suka Miskin? Ini Jawaban Ditjen PAS
Susno di Lapas Cibinong, Basrief: Itu Sudah Permintaan
Status DPO Susno Dicabut, Basrief Sampaikan Terima Kasih
Susno Duadji Akhirnya Menyerahkan Diri
Eksekusi Susno, Jamintel: Buron Akhirnya Terkapar Sendiri
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com