Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Di Malam Nuzulul Quran, Warga Lanud Halim Buka Puasa Bersama Anak Yatim
JAKARTA, Berita HUKUM - Keluarga besar TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada, Jumat (4/7) b

KPK akan Periksa Kembali, Dugaan Suap Terkait LKPJ 2014 Bupati Musi dan Kadis DPPKAD
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan untuk du

FPAK Aksi Demo Didepan KPK Menuntut Walkot Bekasi Terindikasi Korupsi APBD 2009-2010
JAKARTA, Berita HUKUM - Seratusan massa demonstrasi asal Bekasi yakni Front Pemuda anti korupsi (FPA

Pasukan Garuda Evakuasi 6 Ton Bahan Peledak Aktif di Afrika
AFRIKA, Berita HUKUM - Ancaman bahan peledak aktif sebagai dampak pertikaian bersenjata yang berkepa

Empat SMK Penerbangan Akhiri Praktek Kerja di SKATEK 021 Lanud Halim
JAKARTA, Berita HUKUM - Tujuh puluh tujuh siswa kelas XI dari empat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Komisi I DPR RI Menerima Laporan Hasil Kinerja Panglima TNI
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko melaksanakan rapat kerja dalam rangka

Soal ‘Reshuffle’ Kabinet, Teten: Sinyal Presiden Sudah Cukup Jelas
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Komunikasi Presiden, Teten Masduki, mengemukakan Presiden Joko Widodo (J

Forum Silaturahmi Saudagar Muhammadiyah Digelar di Makassar
MAKASAR, Berita HUKUM - Panitia Pusat Muktamar ke-47 Muhammadiyah bakal menggelar Forum Silaturahmi

   

  Berita Terkini >>
   
Di Malam Nuzulul Quran, Warga Lanud Halim Buka Puasa Bersama Anak Yatim
KPK akan Periksa Kembali, Dugaan Suap Terkait LKPJ 2014 Bupati Musi dan Kadis DPPKAD
FPAK Aksi Demo Didepan KPK Menuntut Walkot Bekasi Terindikasi Korupsi APBD 2009-2010
Pasukan Garuda Evakuasi 6 Ton Bahan Peledak Aktif di Afrika
Empat SMK Penerbangan Akhiri Praktek Kerja di SKATEK 021 Lanud Halim
Komisi I DPR RI Menerima Laporan Hasil Kinerja Panglima TNI

Untitled Document



  Berita Utama >
   
KPK akan Periksa Kembali, Dugaan Suap Terkait LKPJ 2014 Bupati Musi dan Kadis DPPKAD
Komisi I DPR RI Menerima Laporan Hasil Kinerja Panglima TNI
Forum Silaturahmi Saudagar Muhammadiyah Digelar di Makassar
IPC Persiapan Pelabuhan New Muara Jati akan Menjadi Alternatif Tanjung Priok
Saat Bukber di PGK, Kapolri: Soliditas Organisasi adalah Kunci Utama Keberhasilan Tugas Polri
Kesira Gerak Cepat Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Pesawat Hercules di Medan

SPONSOR & PARTNERS



















Peradilan    
 
Susno Duadji
Kejaksaan Agung Akan Tetap Eksekusi Susno Duadji
Thursday 18 Apr 2013 22:16:48
 
Mantan Kabareksrim Polri, Komjen Pol Susno Duadji saat diwawancarai dengan Wartawan.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Basrief Arief (Jaksa Agung RI), menegaskan kasus korupsi terpidana Susno Duadji akan tetap dieksekusi, walaupun ada kesalahan administrasi dalam penulisan nomor perkara pada putusan Pengadilan Tinggi (PT), hal itu tidak akan membatalkan pihak berwajib untuk mengeksekusi Susno.

Menurut Basrief, di Gedung Komisi Yudisial (KY), Jakarta, Rabu (17/4), "masalah yang diperkarakan pihak Susno itu kan hanya masalah administratif, soal kekhilafan penulisan itu tidak membatalkan putusan," ujarnya.

Lanjut Basrief, putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) tetap sah meskipun tidak mencantumkan perintah pemidanaan, putusan itu menolak permohonan Kasasi Susno sehingga kembali merujuk pada putusan sebelumnya yaitu putusan di PT yang menyatakan dia bersalah.

"Jangan diartikan sendiri bahwa putusan MA itu tidak memuat pemidanaan dan sebagainya hanya dengan membayar biaya perkara Rp 2500.

“Akan tetap melaksanakan eksekusi terhadap Susno, kami akan tetap mengupayakan melakukan eksekusi sesuai dengan pasal 270 KUHAP," pungkasnya.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan Susno bersalah dalam dua perkara korupsi, yakni kasus penanganan perkara PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dan kasus dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008. Dalam kasus PT SAL, Susno terbukti bersalah menyalahgunakan kewenangannya saat menjabat Kepala Bareskrim Polri dengan menerima hadiah sebesar Rp 500 juta untuk mempercepat penyidikan kasus tersebut. Adapun, dalam kasus Pilkada Jabar, Susno yang saat itu menjabat Kepala Polda Jabar dinyatakan bersalah memotong dana pengamanan sebesar Rp 4,2 miliar untuk kepentingan pribadi.

Susno yang telah pensiun dari Polri Juli 2012 itu mengajukan banding, tetapi ditolak oleh Pengadilan Tinggi Jakarta sehingga dia tetap dihukum 3 tahun 6 bulan penjara. Setelah dikeluarkan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada 9 November 2011 lalu, Susno kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, namun permohonan kasasi ini ditolak.(dbs/bhc/opn)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Susno Duadji

Timwas Century Akan Panggil Susno Duadji
Susno ke Suka Miskin? Ini Jawaban Ditjen PAS
Susno di Lapas Cibinong, Basrief: Itu Sudah Permintaan
Status DPO Susno Dicabut, Basrief Sampaikan Terima Kasih
Susno Duadji Akhirnya Menyerahkan Diri
Eksekusi Susno, Jamintel: Buron Akhirnya Terkapar Sendiri
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com