Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai Demokrat
Kebijakannya Disalahkan Jokowi, SBY Minta Mantan Menteri, Kader dan Konstituen TETAP SABAR
2018-05-16 06:33:00
 

Ilustrasi. Foto profile akun resmi Presiden Ke-6 RI (2004-2014) Susilo Bambang Yudhoyono.(Foto: twitter)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden RI ke-6, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta para mantan menteri dan pejabat era pemerintahannya juga para kader Demokrat beserta konstituennya TETAP SABAR. Hal ini menyikapi pernyataan Presiden Jokowi yang menyalahkan kebijakan Presiden SBY yang lalu.

HImbauan SBY disampaikan melalui akun pribadi di twitter/ @SBYudhoyono, Selasa (15/5).

Berikut pernyataan SBY selengkapnya:

Saya mengikuti percakapan publik, termasuk di media sosial, menyusul pernyataan Presiden Jokowi yg salahkan kebijakan SBY 5 th lalu. *SBY*

Pak Jokowi intinya mengkritik & menyalahkan kebijakan subsidi utk rakyat & kebijakan harga BBM, yg berlaku di era pemerintahan saya. *SBY*

Saya minta para mantan Menteri & pejabat pemerintah di era SBY, para kader Demokrat & konstituen saya, TETAP SABAR. *SBY*

Tentu saya bisa jelaskan. Tapi tak perlu & tak baik di mata rakyat. Apalagi saat ini kita tengah menghadapi masalah keamanan, politik, & ekonomi. *SBY*

Justru kita harus bersatu padu. Juga makin rukun. Jangan malah cekcok & beri contoh yg tak baik kepada rakyat. Malu kita. *SBY*

Sementara, pernyataan Presiden Jokowi yang dimuat di media online saat menghadiri penutupan Workshop Nasional Anggota DPRD PPP se-Indonesia 2018 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Selasa (15/5) mengatakan, "Dulu subsidi Rp.340 Trilliun kenapa harga nggak bisa sama. Ada apa? Kenapa ngga ditanyakan? Sekarang subsidi sudah ngga ada untuk BBM, tapi harga bisa disamakan disini. Ini yang harus ditanyakan. Tanyanya ke saya, saya jawab nanti. Ini yang harus juga disampaikan ke masyarakat," ujar Jokowi.(dbs/demokrat/bh/sya)




 

 
   Berita Terkait > Partai Demokrat
 
  SBY Peringatkan Romahurmuziy dan Ngabalin
  Pertemuan Prabowo-SBY: Rakyat Ingin Perubahan, Ingin Pemerintahan yang Lebih Bersih
  Kembali ke DPR, Didi Irawadi Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat
  Partai Demokrat Jajaki Usung Pasangan Prabowo-AHY
  SBY: Ada Oknum BIN, Polri, TNI Tidak Netral di Pilkada
 
ads

  Berita Utama
Polisi Memastikan Peluru Menyasar di Gedung DPR RI Identik dari Pistol Glock-17 Milik Tersangka I

Seminar Lemhanas Bahas Kesadaran Politik Masyarakat Jelang Pemilu 2019

2 Hari Ini, Prabowo-Sandi Dijadwalkan Bersafari Politik di Jawa Timur #PrabowoSandi

Partai Golkar Ziarah ke TMPN Kalibata, Berikut Do'a HUT ke-54 dan Kemenangan

 

  Berita Terkini
 
Proyek Peningkatan Jalan Bankuang - MTU Diduga Dikorupsi, Kejari Barsel Periksa 4 Pejabat

Serah Terima Jabatan, Fadly - Asrul Sampaikan Program Awal untuk Padang Panjang

Ketua Komisi I DPRD Pertanyakan Mengapa Tes CPNS Kaur 2018 Gunakan UNBK Kemendikbud

Jokowier, Pedagang Pengaruh, Machiavelian, Rasialis dan Islamophobia

Polisi Memastikan Peluru Menyasar di Gedung DPR RI Identik dari Pistol Glock-17 Milik Tersangka I

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2