Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Atlet Paragames dan Asian Games Peraih Medali Terima Penghargaan Bonus
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia memberikan penghargaan be

Keadaan Darurat PBB untuk Banjir di Gaza
GAZA, Berita HUKUM - PBB menyatakan keadaan darurat di Jalur Gaza setelah hujan deras selama dua har

Teater Pelajar Suntikkan Pesan Antikorupsi
JAKARTA, Berita HUKUM - Ada 10 teater yang tampil dalam tiga hari helatan Festival Antikorupsi 2014

Keputusan Politik Eropa untuk Pemisahan Bisnis Google
JERMAN, Berita HUKUM - Parlemen Eropa memutuskan untuk mendukung pemisahan bisnis Google sebagai tan

Munas APSI: Berharap Penuh Siap Bersaing dengan Advokat Asing
JAKARTA, Berita HUKUM - Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) dalam acara Musyawarah Nasional

Penganugerahan Film Festival IFFSRV dalam Rangka Hari Toleransi Sedunia
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka Hari Toleransi Sedunia, International Film Festival for Spiritu

Kerjasama Multipihak, BNPB Luncurkan Buku Infografis Provinsi
JAKARTA, Berita HUKUM - Kerjasama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan Badan Pusat St

Rencana Impor Sapi Lukai Para Peternak
JAKARTA, Berita HUKUM - Rencana Presiden Joko Widodo mengimpor 264 ribu ekor sapi dari Australia pad

   

  Berita Terkini >>
   
Atlet Paragames dan Asian Games Peraih Medali Terima Penghargaan Bonus
Keadaan Darurat PBB untuk Banjir di Gaza
Teater Pelajar Suntikkan Pesan Antikorupsi
Keputusan Politik Eropa untuk Pemisahan Bisnis Google
Munas APSI: Berharap Penuh Siap Bersaing dengan Advokat Asing
Penganugerahan Film Festival IFFSRV dalam Rangka Hari Toleransi Sedunia

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Munas APSI: Berharap Penuh Siap Bersaing dengan Advokat Asing
Penganugerahan Film Festival IFFSRV dalam Rangka Hari Toleransi Sedunia
Kerjasama Multipihak, BNPB Luncurkan Buku Infografis Provinsi
Pelengseran Ical, Bamsoet: Itu Lucu-lucuan Saja
Jelang Pertemuan OPEC, Harga Minyak Turun Lagi
Theo Ketok Palu, Agung Laksono Tolak Hasil Rapat Pleno dan Deklarasi Presidium

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Asian Agri
Kasus Asian Agri, Kejaksaan Siap Jerat Tersangka Lain
Saturday 05 Jan 2013 01:14:09
 
Kejaksaan Agung RI (Foto: bhc/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kasus penggelapan pajak Asian Agri Group yang telah menyeret mantan Manajer Pajak Asian Agri Suwir Laut ke penjara, dalam pengembangannya Kejaksaan Agung masih menunggu salinan putusan dari Mahkamah Agung.

“Pertama salinan putusan belum kita terima, tapi kita bersukur, dengan demikian upaya yang dilakukan selama ini. Karena terus terang perkara pajak itu sejak saya disatgas sudah berjuang untuk mendorong berkas perkara sampai berbulan bahkan bertahun dan sangat kecewa juga pada waktu itu adanya putusan pengadilan negeri yang membebaskan. Tapi Alhamdulillah dengan adanya putusan MA yang menyatakan dia bersalah berarti upaya kita selama ini baik penyidik dan JPU (Jaksa Penuntut Umum) tidak sia-sia,” kata Wakil Jaksa Agung Darmono, Jumat (4/1).

Majelis Kasasi Mahkamah Agung yang diketuai oleh Djoko Sarwoko, mengabulkan permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum pada 18 Desember 2012, terkait kasus kejahatan pajak yang dilakukan mantan manajer pajak Asian Agri Suwir Laut alias Liu Che Sui.

Majelis menjerat Suwir dengan Pasal 39 ayat 1 Undang-Undang tentang Perpajakan. Akibatnya, dia dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun dengan masa percobaan selama tiga tahun.
Kasus dugaan penggelapan pajak perkebunan kelapa sawit milik Sukanto Tanoto ini diungkap oleh Vincentius Amin Sutanto selaku eks Group Financial Controller Asian Agri. Vincentius divonis 11 tahun penjara karena dinilai terbukti bersalah melakukan pencucian uang.

Dalam kasus ini, Ditjen Pajak berjanji akan memperkuat komitmen melakukan reformasi sistem administrasi perpajakan. Termasuk penegakan hukum perpajakan secara konsisten terhadap para Wajib Pajak/pihak terkait yang menghindari kewajiban perpajakannya.

Dari informasi yang dihimpun wartawan BeritaHUKUM.com, terhadap tersangka lain, seperti dijelaskan Darmono, bahwa masih menunggu salinan putusan Mahkamah Agung. “Yang akan kita lakukan, tentu kita akan menunggu salinan putusan, setelah itu kita akan melakukan upaya-upaya. Putusan MA akan kita jadikan dasar dan acuan untuk melakukan langkah-langkah hukum untuk perkara lain,” ujarnya.(bhc/mdb)



Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com