Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Inilah Peraturan Presiden Tentang Badan Ekonomi Kreatif
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (26/1), di Istana Negara, Jakarta,

TNI Tanam Sayuran Manfaatkan Lahan Tidur
JAKARTA, Berita HUKUM - Prajurit TNI yang bertugas di beberapa wilayah terus melakukan upaya pemanfa

Anggota DPR Kriitik Larangan Penangkapan Benih Lobster
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron mengkritik kebijakan Menteri Kel

Uji UU Advokat, Pemohon Hapuskan Angka 2 Petitum Permohonan
JAKARTA, Berita HUKUM - Sidang perbaikan permohonan uji materi UU No. 18/2003 tentang Advokat - Perk

Pesawat Tak Berawak Ditemukan di Gedung Putih
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Sebuah pesawat tak berawak berukuran kecil atau lebih dikenal dengan

Anggota DPR dan DPD RI Asal Kaltim Sepakat Dukung Otsus
SAMARINDA, Berita HUKUM - Delapan orang anggota DPR dan DPD RI asal Kalimantan Timur (Kaltim) denga

Para Musisi Gandeng Asirindo Akan Somasi Rumah Karaoke Tak Berlisensi
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejak diterbitkannya Undang Undang (UU) Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipt

Pernyataan Menkopolhukam ‘Rakyat Tak Jelas’ Kini Mengundang Reaksi Masyarakat
JAKARTA, Berita HUKUM - Usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo dan petinggi Polri di Istana Nega

   

  Berita Terkini >>
   
Inilah Peraturan Presiden Tentang Badan Ekonomi Kreatif
TNI Tanam Sayuran Manfaatkan Lahan Tidur
Anggota DPR Kriitik Larangan Penangkapan Benih Lobster
Uji UU Advokat, Pemohon Hapuskan Angka 2 Petitum Permohonan
Pesawat Tak Berawak Ditemukan di Gedung Putih
Anggota DPR dan DPD RI Asal Kaltim Sepakat Dukung Otsus

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Para Musisi Gandeng Asirindo Akan Somasi Rumah Karaoke Tak Berlisensi
Bambang Widjojanto Ajukan Proses Pengunduran Dirinya
Gerindra: Korupsi Harus Diberantas
Adanya Gap antara Maskapai dan Pesawat dengan SDM serta Infrastruktur
Mesir Rusuh, 11 Orang Tewas
RAPBN-P 2015: Belanja Melalui K/L Rp 779,5 Triliun, Kementerian PU dan Pera Rp 119, 3 Triliun

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Asian Agri
Kasus Asian Agri, Kejaksaan Siap Jerat Tersangka Lain
Saturday 05 Jan 2013 01:14:09
 
Kejaksaan Agung RI (Foto: bhc/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kasus penggelapan pajak Asian Agri Group yang telah menyeret mantan Manajer Pajak Asian Agri Suwir Laut ke penjara, dalam pengembangannya Kejaksaan Agung masih menunggu salinan putusan dari Mahkamah Agung.

“Pertama salinan putusan belum kita terima, tapi kita bersukur, dengan demikian upaya yang dilakukan selama ini. Karena terus terang perkara pajak itu sejak saya disatgas sudah berjuang untuk mendorong berkas perkara sampai berbulan bahkan bertahun dan sangat kecewa juga pada waktu itu adanya putusan pengadilan negeri yang membebaskan. Tapi Alhamdulillah dengan adanya putusan MA yang menyatakan dia bersalah berarti upaya kita selama ini baik penyidik dan JPU (Jaksa Penuntut Umum) tidak sia-sia,” kata Wakil Jaksa Agung Darmono, Jumat (4/1).

Majelis Kasasi Mahkamah Agung yang diketuai oleh Djoko Sarwoko, mengabulkan permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum pada 18 Desember 2012, terkait kasus kejahatan pajak yang dilakukan mantan manajer pajak Asian Agri Suwir Laut alias Liu Che Sui.

Majelis menjerat Suwir dengan Pasal 39 ayat 1 Undang-Undang tentang Perpajakan. Akibatnya, dia dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun dengan masa percobaan selama tiga tahun.
Kasus dugaan penggelapan pajak perkebunan kelapa sawit milik Sukanto Tanoto ini diungkap oleh Vincentius Amin Sutanto selaku eks Group Financial Controller Asian Agri. Vincentius divonis 11 tahun penjara karena dinilai terbukti bersalah melakukan pencucian uang.

Dalam kasus ini, Ditjen Pajak berjanji akan memperkuat komitmen melakukan reformasi sistem administrasi perpajakan. Termasuk penegakan hukum perpajakan secara konsisten terhadap para Wajib Pajak/pihak terkait yang menghindari kewajiban perpajakannya.

Dari informasi yang dihimpun wartawan BeritaHUKUM.com, terhadap tersangka lain, seperti dijelaskan Darmono, bahwa masih menunggu salinan putusan Mahkamah Agung. “Yang akan kita lakukan, tentu kita akan menunggu salinan putusan, setelah itu kita akan melakukan upaya-upaya. Putusan MA akan kita jadikan dasar dan acuan untuk melakukan langkah-langkah hukum untuk perkara lain,” ujarnya.(bhc/mdb)



Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com