Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Polri
Kartini Korps Bhayangkara Memamerkan Atraksi Kolone Senjata pada Saat CFD
2019-04-29 14:23:18
 

Tampak para Polwan memamerkan atraksi kolone senjata pada Car Free Day (CFD) kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA Berita HUKUM - Polisi wanita (Polwan) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memamerkan atraksi kolone senjata pada car free day (CFD) kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (28/4). Kelihaian dipertontonkan dalam memeriahkan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2019.

Atraksi ini dilakukan oleh satu peleton atau 25 polwan yang dipimpin oleh Iptu Subiyarti. Dalam aksinya, para Kartini Korps Bhayangkara ini menggunakan senapan serbu 1 (SS1) dengan berat 4 kg.

Sejumlah formasi dipamerkan oleh mereka kepada masyarakat yang tengah berada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Mereka membentuk formasi X hingga formasi domino.

Di tengah-tengah pertunjukan, Iptu Subiyarti sempat mengejutkan masyarakat ketika melempar senjata ke belakang dengan posisi menghadap ke depan. Senjata tersebut pun mendarat dengan mulus di tangan Bripda Shifa.

Subiyarti menjelaskan atraksi tersebut dipersiapkan dalam waktu yang cukup singkat. Ini mengingat mereka memiliki kesibukan setiap harinya dalam mengatur lalu lintas Ibu Kota.

"Jadi untuk (latihan) mendekati acara dua minggu, tapi pada dasarnya mereka sudah memiliki keterampilan (atraksi)," ujar Subiyarti kepada wartawan, Senin (29/4/2019).

Pelatih kolene senjata Ipda Hari Santoso menuturkan atraksi ini menunjukkan kesigapan polwan dalam menjamin keselamatan masyarakat. Dengan begitu, jika terdapat ancaman saat bertugas, mereka dapat menangani dengan baik.

"Polisi tidak hanya mengatur lalu lintas, dia memiliki kemapuan lain. Kemampuan menembak, kemampuan bela diri. Ketika di lapangan ada suatu hal, dia bisa menggunakan kemampuan bela diri dan menggunakan senjata," terangnya.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?

Utang Luar Negeri RI Makin Bengkak, Naik Jadi Rp 5.553,5 Triliun

Jelang Pelantikan Presiden, DPR RI Berlakukan Sistem 'Clearance'

Pernyataan Din Syamsuddin terkait Kasus Penyerangan atas Menko Polhukam Wiranto

 

  Berita Terkini
 
Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?

Sekolah Kader, Program Administrasi Negara Bagi Para ASN untuk Percepatan Karir

Rapat Paripurna ke-4 DPRD Kaltim Sahkan Alat Kelengkapan Dewan

KPK OTT Kontraktor dan Pimpinan BPJN XII terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Samarinda - Bontang

DPRD Kaltim dan Mahasiswa Melakukan Dialog terkait Penolakan Revisi UU KPK

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2