Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Terkait Beredar Beras Plastik, Perwakilan RI dan Tiongkok akan Telusuri Beras Sintetis
JAKARTA, Berita HUKUM - Perwakilan Pemerintah RI di Tiongkok bersama pemerintah setempat berencana m

Dialog Terbuka: 'Bubarkan Kantor Staf Kepresidenan, Bentuk Badan Relawan Nusantara'
JAKARTA, Berita HUKUM - Panitia Konsilidasi Relawan Nusantara memandang perlu bahwa, jalannya pemeri

Panglima TNI: Kalau Rakyat Bersatu Padu Indonesia Pasti Berjaya
DELI SERDANG, Berita HUKUM - Jalan-jalan ke pantai ladu jangan lupa beli Srikaya, Kalau Rakyat Bersa

Terkait Pengeroyokan Satpam USU, Wartawan Boikot Kampus USU
MEDAN, Berita HUKUM - Aksi main hakim sendiri dengan kekerasan dilakukan beberapa orang Satpam Unive

Fahri Hamzah: Yasonna Laoly Pengacau Islah Partai Golkar
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly dituding selal

Revitalisasi Pasar Tradisional Mendesak Dilakukan
JAKARTA, Berita HUKUM - Revitalisasi pasar tradisional di sejumlah daerah, memang, sudah medesak dil

RI dan Thailand Tandatangani Kerjasama Pertahanan untuk Hadapi Keamanan Global
JAKARTA, Berita HUKUM - Menhan Thailand Jenderal Prawit Wongsuwon dan Menhan RI Ryamizard Ryacudu,ta

Panglima TNI Beri Pengarahan 2.116 Prajurit TNI di Medan
MEDAN, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi Ib

   

  Berita Terkini >>
   
Terkait Beredar Beras Plastik, Perwakilan RI dan Tiongkok akan Telusuri Beras Sintetis
Dialog Terbuka: 'Bubarkan Kantor Staf Kepresidenan, Bentuk Badan Relawan Nusantara'
Panglima TNI: Kalau Rakyat Bersatu Padu Indonesia Pasti Berjaya
Terkait Pengeroyokan Satpam USU, Wartawan Boikot Kampus USU
Fahri Hamzah: Yasonna Laoly Pengacau Islah Partai Golkar
Revitalisasi Pasar Tradisional Mendesak Dilakukan

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Dialog Terbuka: 'Bubarkan Kantor Staf Kepresidenan, Bentuk Badan Relawan Nusantara'
Terkait Pengeroyokan Satpam USU, Wartawan Boikot Kampus USU
Fahri Hamzah: Yasonna Laoly Pengacau Islah Partai Golkar
Politisi PDIP: Sudirman Said Ikut Menikmati Petral
Pansel KPK Semua Perempuan, Abdullah Hehamahua: Innalillahi wainna ilaihiraji’un. Kiamat Sudah Makin Dekat!
Pemko Langsa Halau Para Pengungsi Rohingya di Perbatasan Aceh Timur

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Bentrokan
Karna Dua Gadis Diganggu, 2 Orang Tewas dan Suasana Desa Patok Lampung Mencekam
Sunday 28 Oct 2012 15:06:46
 
Suasana Bentro Antar Warga Dilampung (Foto: Ist)
LAMPUNG, BeritaHUKUM - Suasana Desa Patok, Kecamatan Sidomulyo, Minggu (28/10/2012) mencekam. Desa Patok merupakan jalur masuk ke Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan.

Pantauan Minggu (28/10), ratusan warga asal Desa Agom Kalianda dan beberapa desa lainnya terlihat berjaga-jaga di jalur masuk Desa Balinuraga. Sedangan ratusan lainnya meluncur ke arah Desa Balinuraga untuk bergabung dengan warga desa lainnya yang melakukan penyerbuan.

Puluhan personel TNI terlihat berjaga-jaga di jalur masuk menuju Desa Balinuraga. Namun para para personel TNI tersebut tidak mampu menghalau massa yang berjumlah ribuan dan hendak menyerbu ke Desa Balinuraga.

Sebelumnya massa yang merupakan penduduk asli Lampung dari Desa Agom Kecamatan Kalianda dan beberapa desa sekitar bergerak ke Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji. Mereka hendak menyerbu ke Balinuraga, Minggu. Bentrok antarwarga ke desa Balinuraga yang mayoritas dihuni etnis Bali tersebut merupakan dampak dari bentrok yang sempat terjadi pada Sabtu (27/10) kemarin sekitar pukul 23.00 WIB.

Kerusuhan antar dua kampung tersebut terjadi bermula dari dua orang gadis Lampung asal Desa Agom yang sedang mengendarai sepeda motor, sempat mendapatkan gangguan dari pemuda asal Desa Balinuraga, sehingga terjatuh dan mengalami luka-luka.

Aparat kepolisian dibantu personel TNI terus berjaga di Desa Bali Nuraga demi mengantisipasi bentrok susulan. Kemarin beberapa rumah warga Bali Nuraga terbakar.

Namun, hingga siang ini, suasana di Way Panji masih mencekam. Ribuan warga dari Desa Agom dan warga lainnya merangsek mendatangi wilayah itu, dengan menenteng berbagai senjata tajam.

Camat Way Panji, Hendra Jaya, mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah gelombang warga. Aparat Polisi dibantu dengan TNI telah terjun ke lokasi, untuk mencegah tawuran meluas. "Massa sudah datang dari semalam, tapi pagi ini lebih banyak yang datang. Mereka sempat dihadang warga tapi kini berdatangan kembali," ujarnya.

Massa dari Desa Agom semakin panas setelah mendapatkan dua orang warganya yang sempat melakukan penyerbuan Minggu (28/10) pagi tadi terbunuh. Namun sejauh ini informasi itu belum bisa dipastikan. Pasalnya hingga saat ini suasan Desa Balinuraga masih mencekam. (bhc/kcm/dbs/rat)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Bentrokan

Massa Bentrok dengan Brimob di Sumbawa Barat
Bentrok TNI Versus Polri di Batam Terulang
Bentrok Mahasiwa dengan Polisi Saat Demo BBM di Makassar
Pemprov DKI Gunakan Preman Kuasai Lahan Taman BMW, 1 Korban Luka
Bentrok Sesama Anggota Militer Sudan Selatan, 500 Orang Tewas
Paska Bentrok Antar Napi, LP Salemba Kondusif
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com