Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Panglima TNI Bekali Pasis Sesko Angkatan
BANDUNG, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Danseskoad Mayjen TNI Agun

Razia Helm, Satlantas Polres Langsa 'Kangkangi' Perintah Dirlantas Polda Aceh
ACEH, Berita HUKUM - Razia helm yang dilakukan jajaran Satlantas Polres Langsa, Aceh pada Sabtu mala

Ruwatan #ZebraCross Kebun Sirih Dalam
JAKARTA, Berita HUKUM - Di akhir pekan penghujung bulan Oktober ini, sekitar pukul 15.00 Wib hingga

Sofyan Djalil dan Konsep yang Belum Tuntas
Oleh: Edy Mulyadi*

ADA yang baru dari drama persiapan pengumuman kabinet Jokowi-JK. Nama Sofyan D

Mesir Umumkan Status Darurat di Sinai
MESIR, Berita HUKUM - Mesir menetapkan status darurat selama tiga bulan di sebagian wilayah semenanj

Ratusan Ekor Sapi Mati Akibat Kekeringan
KUPANG, Berita HUKUM- Ratusan ekor sapi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT)

UU Administrasi Pemerintahan Mewujudkan Pemerintahan Yang Good Governance?
Oleh: Mardisontori, LLM

DIPENGHUJUNG periode keanggotaan DPR RI tahun 2009-2014, Pemerintah be

KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
ACEH, Berita HUKUM - Guru Pendidikan Agama Islam yang mengajar pada SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA di

   

  Berita Terkini >>
   
Panglima TNI Bekali Pasis Sesko Angkatan
Razia Helm, Satlantas Polres Langsa 'Kangkangi' Perintah Dirlantas Polda Aceh
Ruwatan #ZebraCross Kebun Sirih Dalam
Sofyan Djalil dan Konsep yang Belum Tuntas
Mesir Umumkan Status Darurat di Sinai
Ratusan Ekor Sapi Mati Akibat Kekeringan

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Razia Helm, Satlantas Polres Langsa 'Kangkangi' Perintah Dirlantas Polda Aceh
Ruwatan #ZebraCross Kebun Sirih Dalam
Sofyan Djalil dan Konsep yang Belum Tuntas
KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
Menimbang Kualitas yang Berhak Menduduki Kursi Puncak Adhyaksa
Panda Nababan: Melibatkan KPK dan PPTAK Itu Ide Megawati Bukan dari Presiden Jokowi

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Bentrokan
Karna Dua Gadis Diganggu, 2 Orang Tewas dan Suasana Desa Patok Lampung Mencekam
Sunday 28 Oct 2012 15:06:46
 
Suasana Bentro Antar Warga Dilampung (Foto: Ist)
LAMPUNG, BeritaHUKUM - Suasana Desa Patok, Kecamatan Sidomulyo, Minggu (28/10/2012) mencekam. Desa Patok merupakan jalur masuk ke Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan.

Pantauan Minggu (28/10), ratusan warga asal Desa Agom Kalianda dan beberapa desa lainnya terlihat berjaga-jaga di jalur masuk Desa Balinuraga. Sedangan ratusan lainnya meluncur ke arah Desa Balinuraga untuk bergabung dengan warga desa lainnya yang melakukan penyerbuan.

Puluhan personel TNI terlihat berjaga-jaga di jalur masuk menuju Desa Balinuraga. Namun para para personel TNI tersebut tidak mampu menghalau massa yang berjumlah ribuan dan hendak menyerbu ke Desa Balinuraga.

Sebelumnya massa yang merupakan penduduk asli Lampung dari Desa Agom Kecamatan Kalianda dan beberapa desa sekitar bergerak ke Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji. Mereka hendak menyerbu ke Balinuraga, Minggu. Bentrok antarwarga ke desa Balinuraga yang mayoritas dihuni etnis Bali tersebut merupakan dampak dari bentrok yang sempat terjadi pada Sabtu (27/10) kemarin sekitar pukul 23.00 WIB.

Kerusuhan antar dua kampung tersebut terjadi bermula dari dua orang gadis Lampung asal Desa Agom yang sedang mengendarai sepeda motor, sempat mendapatkan gangguan dari pemuda asal Desa Balinuraga, sehingga terjatuh dan mengalami luka-luka.

Aparat kepolisian dibantu personel TNI terus berjaga di Desa Bali Nuraga demi mengantisipasi bentrok susulan. Kemarin beberapa rumah warga Bali Nuraga terbakar.

Namun, hingga siang ini, suasana di Way Panji masih mencekam. Ribuan warga dari Desa Agom dan warga lainnya merangsek mendatangi wilayah itu, dengan menenteng berbagai senjata tajam.

Camat Way Panji, Hendra Jaya, mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah gelombang warga. Aparat Polisi dibantu dengan TNI telah terjun ke lokasi, untuk mencegah tawuran meluas. "Massa sudah datang dari semalam, tapi pagi ini lebih banyak yang datang. Mereka sempat dihadang warga tapi kini berdatangan kembali," ujarnya.

Massa dari Desa Agom semakin panas setelah mendapatkan dua orang warganya yang sempat melakukan penyerbuan Minggu (28/10) pagi tadi terbunuh. Namun sejauh ini informasi itu belum bisa dipastikan. Pasalnya hingga saat ini suasan Desa Balinuraga masih mencekam. (bhc/kcm/dbs/rat)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Bentrokan

Pemprov DKI Gunakan Preman Kuasai Lahan Taman BMW, 1 Korban Luka
Bentrok Sesama Anggota Militer Sudan Selatan, 500 Orang Tewas
Paska Bentrok Antar Napi, LP Salemba Kondusif
Polisi Waspadai Bentrok Susulan di Nabire
Bentrok di Area Freeport, 6 Tewas
Bentrok Kembali Pecah, 7 Orang Terluka di Mampang
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com