Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Sandiwara Dibatalkan Paket Proyek Semani II, Kadis Bina Marga Diduga Bermain
SAMARINDA, Berita HUKUM - Paket proyek pembangunan Polder Semani Tahap II dengan program multiyeard

Lewat Album Fragmen Siti Nurhaliza Kembali Diatas Panggung
JAKARTA, Berita HUKUM - Penyanyi asal Malaysia, Siti Nurhaliza mengaku titel album terbarunya ‘Fragm

Abraham Samad: Kami Telah Jalankan Tugas Keputusan Ditangan Presiden Jokowi
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meyatakan pihaknya te

Hari Ini di Istana, Presiden Jokowi Adakan Jumpa Pers Perdana
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar jumpa pers perdana selaku Presiden R

Tayangkan Nikah Artis secara Langsung Trans TV dan RCTI Kena Tegur KPI
JAKARTA, Berita HUKUM - Akibat menayangkan secara langsung pernikahan pasangan selebriti Raffi Ahmad

Prof. Din Syamsuddin: Mengemis Jabatan Bukan Akhlak Umat Islam
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Muhammadiyah Periode 2010 - 2015, Prof. Din Syamsuddin mengingatk

Minat Investor Rendah Rida Mulyana Luncurkan Revisi Aturan Listrik Biomassa
JAKARTA, Berita HUKUM - Tidak adanya insentif bagi calon investor guna pengembangan infrastruktur d

Sambut Tahun Baru Islam 1436 Hijriah MUI Akan Gelar Pesta Nasional
JAKARTA, Berita HUKUM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) merencanakan gelar pesta atau syukuran berskal

   

  Berita Terkini >>
   
Sandiwara Dibatalkan Paket Proyek Semani II, Kadis Bina Marga Diduga Bermain
Lewat Album Fragmen Siti Nurhaliza Kembali Diatas Panggung
Abraham Samad: Kami Telah Jalankan Tugas Keputusan Ditangan Presiden Jokowi
Hari Ini di Istana, Presiden Jokowi Adakan Jumpa Pers Perdana
Tayangkan Nikah Artis secara Langsung Trans TV dan RCTI Kena Tegur KPI
Prof. Din Syamsuddin: Mengemis Jabatan Bukan Akhlak Umat Islam

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Abraham Samad: Kami Telah Jalankan Tugas Keputusan Ditangan Presiden Jokowi
Hari Ini di Istana, Presiden Jokowi Adakan Jumpa Pers Perdana
Tayangkan Nikah Artis secara Langsung Trans TV dan RCTI Kena Tegur KPI
Prof. Din Syamsuddin: Mengemis Jabatan Bukan Akhlak Umat Islam
Minat Investor Rendah Rida Mulyana Luncurkan Revisi Aturan Listrik Biomassa
Sambut Tahun Baru Islam 1436 Hijriah MUI Akan Gelar Pesta Nasional

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Bentrokan
Karna Dua Gadis Diganggu, 2 Orang Tewas dan Suasana Desa Patok Lampung Mencekam
Sunday 28 Oct 2012 15:06:46
 
Suasana Bentro Antar Warga Dilampung (Foto: Ist)
LAMPUNG, BeritaHUKUM - Suasana Desa Patok, Kecamatan Sidomulyo, Minggu (28/10/2012) mencekam. Desa Patok merupakan jalur masuk ke Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan.

Pantauan Minggu (28/10), ratusan warga asal Desa Agom Kalianda dan beberapa desa lainnya terlihat berjaga-jaga di jalur masuk Desa Balinuraga. Sedangan ratusan lainnya meluncur ke arah Desa Balinuraga untuk bergabung dengan warga desa lainnya yang melakukan penyerbuan.

Puluhan personel TNI terlihat berjaga-jaga di jalur masuk menuju Desa Balinuraga. Namun para para personel TNI tersebut tidak mampu menghalau massa yang berjumlah ribuan dan hendak menyerbu ke Desa Balinuraga.

Sebelumnya massa yang merupakan penduduk asli Lampung dari Desa Agom Kecamatan Kalianda dan beberapa desa sekitar bergerak ke Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji. Mereka hendak menyerbu ke Balinuraga, Minggu. Bentrok antarwarga ke desa Balinuraga yang mayoritas dihuni etnis Bali tersebut merupakan dampak dari bentrok yang sempat terjadi pada Sabtu (27/10) kemarin sekitar pukul 23.00 WIB.

Kerusuhan antar dua kampung tersebut terjadi bermula dari dua orang gadis Lampung asal Desa Agom yang sedang mengendarai sepeda motor, sempat mendapatkan gangguan dari pemuda asal Desa Balinuraga, sehingga terjatuh dan mengalami luka-luka.

Aparat kepolisian dibantu personel TNI terus berjaga di Desa Bali Nuraga demi mengantisipasi bentrok susulan. Kemarin beberapa rumah warga Bali Nuraga terbakar.

Namun, hingga siang ini, suasana di Way Panji masih mencekam. Ribuan warga dari Desa Agom dan warga lainnya merangsek mendatangi wilayah itu, dengan menenteng berbagai senjata tajam.

Camat Way Panji, Hendra Jaya, mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah gelombang warga. Aparat Polisi dibantu dengan TNI telah terjun ke lokasi, untuk mencegah tawuran meluas. "Massa sudah datang dari semalam, tapi pagi ini lebih banyak yang datang. Mereka sempat dihadang warga tapi kini berdatangan kembali," ujarnya.

Massa dari Desa Agom semakin panas setelah mendapatkan dua orang warganya yang sempat melakukan penyerbuan Minggu (28/10) pagi tadi terbunuh. Namun sejauh ini informasi itu belum bisa dipastikan. Pasalnya hingga saat ini suasan Desa Balinuraga masih mencekam. (bhc/kcm/dbs/rat)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Bentrokan

Pemprov DKI Gunakan Preman Kuasai Lahan Taman BMW, 1 Korban Luka
Bentrok Sesama Anggota Militer Sudan Selatan, 500 Orang Tewas
Paska Bentrok Antar Napi, LP Salemba Kondusif
Polisi Waspadai Bentrok Susulan di Nabire
Bentrok di Area Freeport, 6 Tewas
Bentrok Kembali Pecah, 7 Orang Terluka di Mampang
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com