Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Bentrokan
Karna Dua Gadis Diganggu, 2 Orang Tewas dan Suasana Desa Patok Lampung Mencekam
Sunday 28 Oct 2012 15:06:46
 

Suasana Bentro Antar Warga Dilampung (Foto: Ist)
 
LAMPUNG, BeritaHUKUM - Suasana Desa Patok, Kecamatan Sidomulyo, Minggu (28/10/2012) mencekam. Desa Patok merupakan jalur masuk ke Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan.

Pantauan Minggu (28/10), ratusan warga asal Desa Agom Kalianda dan beberapa desa lainnya terlihat berjaga-jaga di jalur masuk Desa Balinuraga. Sedangan ratusan lainnya meluncur ke arah Desa Balinuraga untuk bergabung dengan warga desa lainnya yang melakukan penyerbuan.

Puluhan personel TNI terlihat berjaga-jaga di jalur masuk menuju Desa Balinuraga. Namun para para personel TNI tersebut tidak mampu menghalau massa yang berjumlah ribuan dan hendak menyerbu ke Desa Balinuraga.

Sebelumnya massa yang merupakan penduduk asli Lampung dari Desa Agom Kecamatan Kalianda dan beberapa desa sekitar bergerak ke Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji. Mereka hendak menyerbu ke Balinuraga, Minggu. Bentrok antarwarga ke desa Balinuraga yang mayoritas dihuni etnis Bali tersebut merupakan dampak dari bentrok yang sempat terjadi pada Sabtu (27/10) kemarin sekitar pukul 23.00 WIB.

Kerusuhan antar dua kampung tersebut terjadi bermula dari dua orang gadis Lampung asal Desa Agom yang sedang mengendarai sepeda motor, sempat mendapatkan gangguan dari pemuda asal Desa Balinuraga, sehingga terjatuh dan mengalami luka-luka.

Aparat kepolisian dibantu personel TNI terus berjaga di Desa Bali Nuraga demi mengantisipasi bentrok susulan. Kemarin beberapa rumah warga Bali Nuraga terbakar.

Namun, hingga siang ini, suasana di Way Panji masih mencekam. Ribuan warga dari Desa Agom dan warga lainnya merangsek mendatangi wilayah itu, dengan menenteng berbagai senjata tajam.

Camat Way Panji, Hendra Jaya, mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah gelombang warga. Aparat Polisi dibantu dengan TNI telah terjun ke lokasi, untuk mencegah tawuran meluas. "Massa sudah datang dari semalam, tapi pagi ini lebih banyak yang datang. Mereka sempat dihadang warga tapi kini berdatangan kembali," ujarnya.

Massa dari Desa Agom semakin panas setelah mendapatkan dua orang warganya yang sempat melakukan penyerbuan Minggu (28/10) pagi tadi terbunuh. Namun sejauh ini informasi itu belum bisa dipastikan. Pasalnya hingga saat ini suasan Desa Balinuraga masih mencekam. (bhc/kcm/dbs/rat)



 

 
   Berita Terkait > Bentrokan
 
  Massa Bentrok dengan Brimob di Sumbawa Barat
  Bentrok TNI Versus Polri di Batam Terulang
  Bentrok Mahasiwa dengan Polisi Saat Demo BBM di Makassar
  Pemprov DKI Gunakan Preman Kuasai Lahan Taman BMW, 1 Korban Luka
  Bentrok Sesama Anggota Militer Sudan Selatan, 500 Orang Tewas
 
ads

  Berita Utama
Presiden dan Wapres Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar TNI

Sidang Paripurna DPR Setuju Tito Karnavian Menjadi Kapolri

Nah, Sandiaga Uno Mengaku Dapat Ancaman dari Pengusaha Kelas Kakap

Spanduk Pospera, Sindir 'Teman Ahok' Soal Cara Mengumpulkan KTP

 

  Berita Terkini
 
Presiden dan Wapres Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar TNI

Hana Hasanah Duel di Pilgub, Figur Lain 'Putus'

RUU Penyandang Disabilitas Disahkan, Gerindra Gelar Syukuran

Sidang Paripurna DPR Setuju Tito Karnavian Menjadi Kapolri

RIB R-10 Bakamla RI Tangkap Kapal BBM Ilegal

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 4
Cilandak - Jakarta Selatan 12430
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Info iklan | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2