Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Anggap DPR Tak Berfungsi, UU MD3 Kembali Digugat ke MK
JAKARTA, Berita HUKUM - Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor

Komisi VII DPR Desak Menteri ESDM Libatkan Pemda Papua dalam Renegoisasi Kontrak Freeport
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi VII DPR RI mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dalam pros

Menteri ESDM Harus Keluarkan Juknis untuk Implementasi PP No.70 2009
JAKARTA, Berita HUKUM - Bank Pembangunan Asia dalam Energi Outlook for Asia and the Pasific 2013, pe

Lux Luncurkan Sabun Mandi Pertama dengan Keharuman Mawar yang Tahan Lama
JAKARTA, Berita HUKUM - LUX Forever Collection dengan varian Love Forever dan Romance Forever, merup

Operasi Besar atas Mafia Italia, 163 Ditangkap
ITALIA, Berita HUKUM - Kepolisian Italia menangkap 163 orang di beberapa kota dalam operasi atas kel

Turning Target 25 Tahun Cemeti: Menafsir Jejak, Mengkritisi untuk Nanti
JAKARTA, Berita HUKUM - Galeri Nasional Indonesia berkerjasama dengan Cemeti Art House (stakehoulder

Kuasa Hukum BG Tuding, Tim 9 Bentukan Jokowi Anti Polri
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) membentuk Tim Independen ya

Frost & Sullivan: Perkiraan 2015 Pertumbuhan Kendaraan Mencapai 1.268 Juta Unit
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengamat pertumbuhan ekonomi Frost & Sullivan mengharapkan meningkatnya juml

   

  Berita Terkini >>
   
Anggap DPR Tak Berfungsi, UU MD3 Kembali Digugat ke MK
Komisi VII DPR Desak Menteri ESDM Libatkan Pemda Papua dalam Renegoisasi Kontrak Freeport
Menteri ESDM Harus Keluarkan Juknis untuk Implementasi PP No.70 2009
Lux Luncurkan Sabun Mandi Pertama dengan Keharuman Mawar yang Tahan Lama
Operasi Besar atas Mafia Italia, 163 Ditangkap
Turning Target 25 Tahun Cemeti: Menafsir Jejak, Mengkritisi untuk Nanti

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Menteri ESDM Harus Keluarkan Juknis untuk Implementasi PP No.70 2009
Turning Target 25 Tahun Cemeti: Menafsir Jejak, Mengkritisi untuk Nanti
Kuasa Hukum BG Tuding, Tim 9 Bentukan Jokowi Anti Polri
Frost & Sullivan: Perkiraan 2015 Pertumbuhan Kendaraan Mencapai 1.268 Juta Unit
H. Rhoma Irama Siap Pimpin Partai Bulan Bintang
Mahasiswa dan Dosen Dukung KPK

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Bentrokan
Karna Dua Gadis Diganggu, 2 Orang Tewas dan Suasana Desa Patok Lampung Mencekam
Sunday 28 Oct 2012 15:06:46
 
Suasana Bentro Antar Warga Dilampung (Foto: Ist)
LAMPUNG, BeritaHUKUM - Suasana Desa Patok, Kecamatan Sidomulyo, Minggu (28/10/2012) mencekam. Desa Patok merupakan jalur masuk ke Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan.

Pantauan Minggu (28/10), ratusan warga asal Desa Agom Kalianda dan beberapa desa lainnya terlihat berjaga-jaga di jalur masuk Desa Balinuraga. Sedangan ratusan lainnya meluncur ke arah Desa Balinuraga untuk bergabung dengan warga desa lainnya yang melakukan penyerbuan.

Puluhan personel TNI terlihat berjaga-jaga di jalur masuk menuju Desa Balinuraga. Namun para para personel TNI tersebut tidak mampu menghalau massa yang berjumlah ribuan dan hendak menyerbu ke Desa Balinuraga.

Sebelumnya massa yang merupakan penduduk asli Lampung dari Desa Agom Kecamatan Kalianda dan beberapa desa sekitar bergerak ke Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji. Mereka hendak menyerbu ke Balinuraga, Minggu. Bentrok antarwarga ke desa Balinuraga yang mayoritas dihuni etnis Bali tersebut merupakan dampak dari bentrok yang sempat terjadi pada Sabtu (27/10) kemarin sekitar pukul 23.00 WIB.

Kerusuhan antar dua kampung tersebut terjadi bermula dari dua orang gadis Lampung asal Desa Agom yang sedang mengendarai sepeda motor, sempat mendapatkan gangguan dari pemuda asal Desa Balinuraga, sehingga terjatuh dan mengalami luka-luka.

Aparat kepolisian dibantu personel TNI terus berjaga di Desa Bali Nuraga demi mengantisipasi bentrok susulan. Kemarin beberapa rumah warga Bali Nuraga terbakar.

Namun, hingga siang ini, suasana di Way Panji masih mencekam. Ribuan warga dari Desa Agom dan warga lainnya merangsek mendatangi wilayah itu, dengan menenteng berbagai senjata tajam.

Camat Way Panji, Hendra Jaya, mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah gelombang warga. Aparat Polisi dibantu dengan TNI telah terjun ke lokasi, untuk mencegah tawuran meluas. "Massa sudah datang dari semalam, tapi pagi ini lebih banyak yang datang. Mereka sempat dihadang warga tapi kini berdatangan kembali," ujarnya.

Massa dari Desa Agom semakin panas setelah mendapatkan dua orang warganya yang sempat melakukan penyerbuan Minggu (28/10) pagi tadi terbunuh. Namun sejauh ini informasi itu belum bisa dipastikan. Pasalnya hingga saat ini suasan Desa Balinuraga masih mencekam. (bhc/kcm/dbs/rat)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Bentrokan

Bentrok TNI Versus Polri di Batam Terulang
Bentrok Mahasiwa dengan Polisi Saat Demo BBM di Makassar
Pemprov DKI Gunakan Preman Kuasai Lahan Taman BMW, 1 Korban Luka
Bentrok Sesama Anggota Militer Sudan Selatan, 500 Orang Tewas
Paska Bentrok Antar Napi, LP Salemba Kondusif
Polisi Waspadai Bentrok Susulan di Nabire
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com