Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Kapolri
Kapolri Hadiri Police Specialist Conference di Singapura
2018-11-28 21:19:13
 

Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian menghadiri Police Specialist Conference yang digelar oleh Singapore Police Force (SPF) di Hotel Amara Tanjong Pagar Singapura.(Foto: Istimewa)
 
SINGAPURA, Berita HUKUM - Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian menghadiri Police Specialist Conference yang digelar oleh Singapore Police Force (SPF) di Hotel Amara Tanjong Pagar Singapura dari tanggal 28 sampai 30 November 2018.

Kapolri menyambut baik acara tersebut sebagai upaya bersama menanggulangi kejahatan terorisme, bahkan diusulkan dilakukan secara rutin sebagai sarana tukar informasi dan pengalaman praktik terbaik dalam pemolisian.

"Khususnya dalam penanggulangan terorisme," kata Tito melalui keterangan tertulisnya, Rabu (28/11).

Menurut dia, terorisme salah satu bentuk kejahatan transnasional sehingga perlu adanya kerja sama internasional dalam penanggulangan terorisme harus terus ditingkatkan.

"Oleh karena itu, penanggulangannya memerlukan kerja sama yang baik dari seluruh aparat keamanan lintas negara," ujarnya.

Kemudian, Tito melakukan pertemuan bilateral dengan Mr. Amrin Amin selaku Senior Parliamentary Secretary, Ministry of Home Affairs and Ministry of Health untuk memperkuat kerja sama yang telah terbangun antara Polri dan SPF.

"Mempertimbangkan pengalaman dan keberhasilan Polri dalam penanggulangan terorisme, Mr Amrin menekankan perlunya SPF untuk belajar kepada Polri dalam pencegahan dan penanganan terorisme," jelas dia.

Sementara Senior Parliamentary Secretary, Ministry of Home Affairs and Ministry of Health, Mr Amrin Amin menjelaskan undangan kepada Kapolri bentuk apresiasi dan penghargaan atas keberhasilan dan peran penting Polri dalam pemberantasan terorisme global.

Menurut dia, kegiatan ini memiliki makna penting untuk peningkatan kemampuan bagi personel yang terlibat dalam penanganan kasus spesifik seperti terorisme, narkoba, human trafficking serta berbagai kasus menonjol lainnya.

"Maka, pentingnya sinergi dan kerja sama police to police agar dapat mengatasi kejahatan yang melibatkan beberapa negara," kata Amrin.

Konferensi dihadiri sekitar 100 praktisi dan akademisi kepolisian terkemuka dari berbagai negara untuk mendiskusikan berbagai informasi terkait pemberantasan terorisme, upaya mewujudkan keamanan publik serta peningkatan kapasitas institusi dan personel kepolisian.

Konferensi juga dihadiri oleh perwakilan pasukan khusus dari berbagai negara yang terlibat dalam penanganan terorisme, antara lain Federal Police Bundespolizei, Australia Federal Police, Antwerp Police Department, Royal Brunei Police Force.

Selain itu, Royal Canada Mounted Police Attache, Hong Kong Police Force, Alameda Country Sheriffs Office USA, Interpol, Europol, dan Densus 88 Anti Teror Polri.

Sedangkan, Singapore Police Force selaku penyelenggara melibatkan Singapore Prison Service, Singapore Civil Defence Force, Singapore International Security Departement, Ministry of Defence Singapore and Central Narcotics Bureau.

Kapolri didampingi Wakadensus 88 Anti Teror Polri Brigjen Pol Martinus Hukom dan Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Pol Krishna Murti.(bh/glen)




 
   Berita Terkait > Kapolri
 
  Kapolri Terbitkan Perkap No 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa
  Kapolri Dianugerahi Bintang Kartika Eka Paksi, Swa Bhuana Paksa dan Jalasena
  Varhan Abdul Azis Tentang Kapolri: Rendah Hati dan Sangat Menghargai Senior
  Kapolri Jenderal Pol Idham Azis Siap Mantapkan Soliditas antara TNI-Polri
  Calon Kapolri Komjen Idham Azis Disetujui, Ketua DPR Dorong Tercipta Koordinasi dan Sinergi
 
ads1

  Berita Utama
Kapolda Metro Bersama Pangdam Jaya Luncurkan Timsus Penindak dan Penegak Protokol Kesehatan Covid-19

BNN Tangkap Oknum Anggota DPRD Palembang, Sita 5 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Pengamat: Pemulihan Ekonomi dan Pilkada Bisa Ditunda, tetapi Nyawa Rakyat Tidak

PKS: Penghapusan Mata Pelajaran Sejarah Berbahaya dan Tidak Relevan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kapolda Metro Bersama Pangdam Jaya Luncurkan Timsus Penindak dan Penegak Protokol Kesehatan Covid-19

Tetap Gelar Pilkada, ETOS Institute Sebut Pihak Legislatif dan Eksekutif Sudah Gelap Mata!

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah: Minta Presiden Pimpin Penanganan Covid-19, Tunda RUU Ciptaker, Hingga Tinjau Kembali Pilkada

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Jenderal Gatot Ungkap Dicopot dari Panglima karena Perintahnya Putar Film G30S/PKI

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2