Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Virus Corona
Jamu Herbal Kenkona untuk Fungsi Preventif dan Pengobatan Kuratif Covid-19
2020-04-14 07:10:19
 

tampak Dr. D'Hiru, Ketua Tim Advokasi Kesehatan Gerakan HMS Centre saat acara Aksi Kemanusiaan Membuat Masyarakat Sehat Menjadi Sehat dan Siap Menghadapi Pandemi Covid-19' di selenggarakan di Kompleks Polri Pejaten, Minggu (12/4).(Foto: BH /mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dewan Penasehat Kesehatan Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS), Dr Ir D'Hiru, MMD, MM di Jakarta mengatakan bahwa, Jamu Herbal Tetes KENKONA yang terdiri dari 30 herbal; sehingga dapat terangkum zat-zat bioaktif yang komplek, konprehensif dan efektif dalam formulasi secara rasional fitofarmaka maupun rasional medikasi, menjadi sinergis dan komplementif untuk fungsi supportif, preventif, dan pengobatan kuratif terhadap Pandemi Covid-19.

Sementara, Chloroguine yang sudah lebih 70 tahun lalu digunakan menangani epidemi akut penyakit Malaria di Indonesia, serta pengamatan ahli virologi peran fisiologi patalogis adalah mengeblok reseptor pada sel-sel tubuh hingga meredam infiltrasi masuknya virus corona Covid-19.

Dr. D'Hiru yang juga merupakan Ketua Tim Advokasi Kesehatan Gerakan HMS Centre mengemukakan bahwa, "Azithromicin sebagai antibiotic spektrum luas membasmi infeksi pada beberapa organ; Lambung, Tenggorokan, Paru-paru dsb," ungkapnya, saat Aksi Kemanusiaan HMS Center bersama Sekjen Gerakan HMS, Hardjuno Wiwoho dengan tajuk 'Membuat Masyarakat Sehat Menjadi Sehat dan Siap Menghadapi Pandemi Covid-19' di selenggarakan di Kompleks Polri Pejaten, Minggu (12/4).

Maka dari itu, Ia pun menambahkan bahwa orientasi percepatan meredam Pandemi global 'Covid-19' dan atas nama Gerakan HMS yang telah menyumbangkan sampling jamu tetes Kenkona pada beberapa warga RT, RW di wilayah Ciledug, Tanggerang, Banten sebanyak 1.000 botol Suplemen Kenkona Herbal.

Pada awalnya, berangkat dari analogi - asumsi wabah - wabah sebelumnya sebagai pembelajaran bijak, bahwa sebenarnya semua orang telah terpapar berbagai virus, imbuh Dokter D'Hiru, yang mengaku sempat juga terkena Malaria dahulu, dan kini telah sehat kembali itu.

Maka, untuk itulah menurut Dokter jebolan UNS tersebut menyampaikan bahwa opsi solusi kuratif farmasis (dengan Chloroguine dan Azithrornicin) perlu disempurnakan dengan faktor imonostimulan dan imonomudulator untuk memperoleh promosi imunitas spit-tinggi baik secara aktif maupun pasif dalam tubuh.

"Juga sekaligus untuk mendapat proteksi seluler hingga ketingkat molekuler, ini semua harus terangkum dalam penyajian yang simple, dimana saja, kapan saja dapat dikonsumsi secara aman, nyaman, terukur, tepat sasaran," jelas Dr. D'Hirum di HMS Center, yang menggelar aksi peduli dengan membagikan obat Herbal Kenkona kepada masyarakat dan tenaga medis yang menjadi garda terdepan untuk penanganan wabah Covid-19.

"Dan tentu keunggulan KENKONA adalah dapat diaplikasikan secara general kepada siapa saja yang bertujuan kewaspadaan dengan mengapresiasikan tingkat imunitas tubuh untuk menghindari infeksi COVID-19, secara regular dengan nyaman dan terhindar efek samping-obat kimia," paparnya.

"Akhir kata, kedepan Indonesia segera bisa kalis/terlepas wabah Covid-19, Aamiin," pungkas Dr D'Heru.(bh/mnd)



 
   Berita Terkait > Virus Corona
 
  Beberapa Hari Dibuka, Ratusan Sekolah di Korsel Harus Ditutup Lagi karena Lonjakan Kasus Covid-19
  Inilah Pernyataan Pers PP Muhammadiyah Tentang Pemberlakuan New Normal
  Kadishub DKI Jakarta: Sudah 6.364 Kendaraan Diputar-balikkan Karena Tak Kantongi SIKM
  Tak Ada 'New Normal', Dampak Sosial Ekonomi Tak Terkendali
  Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 27 Mei 2020
 
ads1

  Berita Utama
Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur

Inilah Pernyataan Pers PP Muhammadiyah Tentang Pemberlakuan New Normal

Polri Siap Masifkan Protokol New Normal

Anies: Perpanjangan PSBB Jakarta Jadi Penentu Transisi Memulai 'New Normal'

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kabaharkam Serahkan Ribuan APD Covid-19 Bantuan Kapolri untuk RS Bhayangkara Polda Jawa Timur

Kasus Kondensat BP Migas - TPPI, Terdakwa: Pemberian Kondensat Kepada PT TPPI Berdasarkan Kebijakan Pemerintah

Dekan FH UII: Guru Besar Hukum Tata Negara Kami Diteror!

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

Beberapa Hari Dibuka, Ratusan Sekolah di Korsel Harus Ditutup Lagi karena Lonjakan Kasus Covid-19

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2