BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Laka Lantas Bus Harapan Indah, Supir Bus dan Truk Menghilang
ACEH, Berita HUKUM - Bus Super Executive Harapan Indah BL 7391 AA dari Banda Aceh tujuan Medan (Sumu

IWO Minta Aparat Kepolisian Segera Proses Kaur Desa 'Biadab'
ACEH, Berita HUKUM - Ikatan Wartawan Online (IWO) mengecam keras tindakan kebiadaban yang dilakukan

Ada Korban Lain Lagi dari TK JIS yang Melapor ke KPAI
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi cabul terhadap murid TK JIS ternyata tidak hanya di alami korban AK saj

Rahimah Ib Pimpin Kepengurusan FAM Medan
MEDAN, Berita HUKUM - Rahimah Ib, anggota Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, terpilih secara aklam

Inilah Tip Penting Memilih Toko Online
JAKARTA, Berita HUKUM - Banyak kemudahan yang ditawarkan oleh bisnis online. Selain tidak membutuhka

Inilah Kronologi Sodomi Bocah TK JIS oleh 2 Tersangka
JAKARTA, Berita HUKUM - Kronologi perbuatan asusila pada aksi sodomi 2 orang petugas cleaning servic

Korupsi e-KTP, KPK Harus Dalami Aspek Perangkat Teknologinya
JAKARTA, Berita HUKUM - Penetapan petinggi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai tersangka k

FITRA Tuding Jokowi Lakukan Pembiaran Banyaknya Anggaran Ganda APBD
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktur Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggara

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Laka Lantas Bus Harapan Indah, Supir Bus dan Truk Menghilang
IWO Minta Aparat Kepolisian Segera Proses Kaur Desa 'Biadab'
Ada Korban Lain Lagi dari TK JIS yang Melapor ke KPAI
Rahimah Ib Pimpin Kepengurusan FAM Medan
Inilah Tip Penting Memilih Toko Online
Inilah Kronologi Sodomi Bocah TK JIS oleh 2 Tersangka

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
IWO Minta Aparat Kepolisian Segera Proses Kaur Desa 'Biadab'
Ada Korban Lain Lagi dari TK JIS yang Melapor ke KPAI
Inilah Kronologi Sodomi Bocah TK JIS oleh 2 Tersangka
Korupsi e-KTP, KPK Harus Dalami Aspek Perangkat Teknologinya
FITRA Tuding Jokowi Lakukan Pembiaran Banyaknya Anggaran Ganda APBD
Golkar Sebut Dua Syarat Cawapres ARB

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Import Daging
Istri Luthfi Hasan dan Seorang Pelajar Diperiksa KPK
Friday 12 Apr 2013 13:34:36
 
Sutiana Astika, Istri kedua Luthfi hasan.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa istri tersangka kasus dugaan suap kuota impor daging sapi, Luthfi Hasan Ishaaq, Jumat (12/4). Pemilik nama Sutiana masuk dalam daftar pemanggilan KPK, ia merupakan istri Luthfi yang akan diperiksa untuk kasus TPPT suaminya. Selain Sutiana, KPK juga memeriksa sorang pelajar yang akan diminta keterangan kasus Luthfi.

KPK terus mengembangkan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait dugaan korupsi pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Salah satunya adalah untuk tersangka mantan Presiden PKS, Luthfi.

Priharsa Nugraha, Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK mengatakan, Sutiana akan diperiksa sebagai saksi untuk suaminya. "Diperiksa sebagai saksi untuk LHI (Luthfi Hasan Ishaaq)," kata Priharsa.

Sebagai istri, Sutiana dinilai mengatahui secara jelas mengenai aset-aset Luthfi. Apalagi, KPK memberikan sinyal bahwa harta Luthfi sudah dapat diidentifikasi. Namun hingga kini, KPK belum menyita aset Luthfi yang teridentifikasi tersebut.

Selain memanggil Sutiana, KPK juga akan meminta keterangan ibu rumah tangga lainnya yakni, Lusi Tiarani Agustine. Perempuan itu diduga orang dekat Luthfi. Bahkan, KPK juga memeriksa seorang pelajar bernama Darin Mumtazah.

"Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka LHI," masih kata Priharsa.

Selain itu, penyidik KPK juga kembali memanggil Menejer Cabang Bank Muammalat, Giarti Adiningrum, dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Elly Halida untuk pidana pencucian uang Luthfi Hasan.

KPK menetapkan Luthfi sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang. Tindak pidana itu merupakan hasil pengembangan KPK menyangkut kasus tindak pidana korupsi pengurusan impor daging sapi di Kementan.(bhc/din)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait

 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com