Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Islam
Haedar Nashir Sebutkan 3 Hal yang Hilang dalam Beragama
2019-02-11 06:23:33
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Umat Islam saat ini menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengalami paradoks. Sosok yang dinilai paling agamis terkadang dalam bergama tidaklah mencerahkan.

"Kenapa orang beragama hatinya masih sakit? Jawabannya ada pada kolbu dan nurani masing-masing," ucap Haedar dalam pengajian bulanan PP Muhammadiyah pada Jumat (8/2) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Menteng, Jakarta Pusat.

Haedar juga menuturkan, orang-orang yang sempit dalam beragama salah satu faktornya yakni karena jarang iqro (membaca).

"Jangan-jangan kita sempit beragama karena memang tidak punya tradisi iqra (membaca) dalam bergama,"imbuh Haedar.

Haedar menyebutkan, dalam beragama saat ini, ada tiga hal yang hilang di tubuh umat Islam. Yakni, sikap adil, ihsan, dan kasih sayang.

Makna bersikap adil yakni menempatkan sesuatu pada tempatnya, bahkan pada orang yang dibenci pun harus tetap adil, untuk sampai kesitu perlu penghayatan.

"Sementara ihsan ialah perbuatan yang melampaui, kalau ada yang berbuat buruk pada kita, kita diam saja, dan bahkan membalasnya dengan kebaikan, itu lah ihsan," ucap Haedar.

Dan yang terakhir kasih sayang. Haedar menyebutkan sekarang ini umat Islam nyaris menjadi anak yatim ditengah budaya politik yang sedang garang.

"Kekecewaan yang mendalam dan hati yang terlalu mengguncang hingga melihat kebaikan orang lain menjadi ancaman. Maka ciptakan lah suasana yang jeda dan istirahat," ucap Haedar.

"Kemampuan kita untuk konsentrasi dalam kehidupan beragama juga perlu mencerminkan nalar," pungkas Haedar.(muhammadiyah/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Prabowo: Saya Akan Jadi Presiden Untuk Semua Rakyat, Termasuk Pendukung Jokowi

Warisan Yang Akan Ditinggalkan Prabowo Untuk Indonesia

Prabowo Resmikan Masjid Nurul Wathan yang Dibangunnya

Fahri Hamzah Tegaskan Pentingnya Independensi Lembaga Perwakilan

 

  Berita Terkini
 
Real Count C1 TPS oleh BPN Sudah 600 Ribu Lebih, Prabowo-Sandi Menang 62 Persen

Pasca Pemilu, Muhammadiyah Memandang Perlunya Rekonsiliasi Nasional untuk Tegaknya Kedaulatan dan Persatuan Indonesia

Gus Fahrur: Siapapun Presiden Terpilih Harus Kita Hormati dan Dukung

Quick Count Jangan Jadi Alat Proganda Memframing Angka Hasil Real Count yang akan Dihitung KPU

Rizal Ramli: Kita Sepakat Pilpres, Tetapi Bila Super Curang Artinya Menantang People Power

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2