Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Polsek Limun Surolangun Jambi Dibakar Massa Akibat Hasutan Pengedar Narkoba
JAMBI. Berita HUKUM - Pada hari Sabtu (25/4) sekitar pukul 09.30 WIB, anggota Piket Mapolsek Limun,

Mutasi Jabatan 32 Perwira TNI
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI ya

Kontingen Garuda Juara Satu Lomba Menembak Unifil di Lebanon
LEBANON, Berita HUKUM - Para petembak Prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda dalam misi

SBY Bedah Revolusi Mental Ala Jokowi dan Ajaran Komunisme
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Presiden Republik Indonesia ke 6 Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Su

Aksi 1.000 Lilin Didepan Istana Negara, Tolak Eksekusi Mati Mary Jane
JAKARTA, Berita HUKUM - Keputusan Eksekusi Mati bukan merupakan hal yang sesederhana akan terjadi ap

Uji UU Pilkada: Pemerintah dan DPR Sampaikan Alasan Pembentukan Norma
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan uji materi Undang-Undang

SBY Sampaikan Pidato Kunci pada Konferensi Parlemen Asia Afrika
JAKARTA, Berita HUKUM - Bertempat di Gedung Nusantara Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (23/4) pagi,

Marlupi Dance Academy Gelar Mahakarya Tarian Modern 'Dance Recital 2015'
JAKARTA, Berita HUKUM - Marlupi Dance Academy (MDA) menggelar Mahakarya Kesenian Modern Dance dengan

   

  Berita Terkini >>
   
Polsek Limun Surolangun Jambi Dibakar Massa Akibat Hasutan Pengedar Narkoba
Mutasi Jabatan 32 Perwira TNI
Kontingen Garuda Juara Satu Lomba Menembak Unifil di Lebanon
SBY Bedah Revolusi Mental Ala Jokowi dan Ajaran Komunisme
Aksi 1.000 Lilin Didepan Istana Negara, Tolak Eksekusi Mati Mary Jane
Uji UU Pilkada: Pemerintah dan DPR Sampaikan Alasan Pembentukan Norma

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Polsek Limun Surolangun Jambi Dibakar Massa Akibat Hasutan Pengedar Narkoba
SBY Bedah Revolusi Mental Ala Jokowi dan Ajaran Komunisme
Aksi 1.000 Lilin Didepan Istana Negara, Tolak Eksekusi Mati Mary Jane
SBY Sampaikan Pidato Kunci pada Konferensi Parlemen Asia Afrika
KPK Tahan 2 Tersangka dari BBJ pada Kasus Bappebti
Peresmian Patung Gus Dur Kecil, Ahok: Gus Dur Itu Ibarat Semacam Cheng Ho

SPONSOR & PARTNERS



















Nusantara    
 

Gondola Jatuh, Dua Pekerja Berhasil Selamat
Wednesday 08 Feb 2012 21:02:55
 
Gondola yang hancur, setelah jatuh dari lantai 24 gedung Multivision Tower (Foto: Inilah.com)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Dua pekerja cleaning service berhasil selamat, meski gondola yang digunakannya untuk membersih kaca di lantai 24 gedung Multivision Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/2), terjatuh. Namun, mereka harus dilarikan ke RS Metropolitan Medical Center (MMC), karena mengalami luka-luka dan syok akibat peristiwa itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BeritaHUKUM.com, dua pekerja itu selamat, setelah bergantungan selama lebih kurang 20 menit di lantai 23. Mereka berhasil ditolong oleh beberapa orang dari dalam gedung tersebut. Mereka selamat, karena tertahan oleh tali yang diikatkan pada alat yang biasa digunakan membersihkan kaca gedung bertingkat tinggi itu.

Setelah keduanya berhasil diselamatkan, tak lama kemudian gondola itu pun akhirnya jatuh dan hancur di lantai dasar samping kanan pelataran gedung tersebut. Alat yang telah hancur berantakan itu, masih dibiarkan terongok di taman samping kanan gedung tersebut. Namun, telah diberi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab insiden tersebut. Mereka masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jatuhnya gondola tersebut. Petugas pun telah meminta keterangan dari dua pekerja yang berhasil selamat tersebut yang kini dalam perawatan di RS MMC tersebut.

“Dua pekerja berhasil selamat. Mereka ini masing-masing bernama, Aang Amsari, warga Pancoran Mas, Depok. Dia menderita luka memar di mata kanan serta telinga kirinya yang terus mengeluarkan darah. Korban lainnya, Aben Neizer yang menderita luka robek telapak tangan kiri. Kedua korban tidak terjatuh, karena tubuhnya terikat tali pengaman,” kata Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Hendra Gunawan.

Hendra menambahkan, dari sejumlah keterangan saksi, gondola jatuh akibat tiupan angin yang cukup kencang. Hal inilah membuat gondola goyang, sebelum akhirnya meluncur deras ke permukaan tanah. "Itu tidak putus talinya, cuma sepertinya tidak mengait, sehingga langsung jatuh gondolanya. Tapi karena pekerjanya memakai tali pengaman, mereka masih bisa menggantung," ungkapnya.

Dua pekerja yang tergantung berhasil diselamatkan sejumlah orang dari dalam gedung itu, lanjut dia, dengan cara memecahkan kaca. Kemudian, keduanya langsung ditarik ke dalam gedung. “Ini tindakan yang patut diancungi jempol dari warga. Mereka peduli dan langsung menyelamatkan dua pekerja tersebut. Penyebab tali putus, masih perlu diteliti forensik," ujarnya.(dbs/biz/irw)


Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com