Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Pemberangusan 19 Situs Cara Totaliter Bungkam Perbedaan
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Sekretaris Jendral Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) W.

Kerja Tim Angket Sudah Final
JAKARTA, Berita HUKUM – Panitia Hak Angket atau investigasi DPRD DKI jakarta telah merampungkan hasi

Dianggap Melawan Hukum, Dua Polres Aceh di Praperadilan
ACEH, Berita HUKUM - Dianggap melawan hukum, dua Kapolres di Aceh di Praperadilan, kedua Polres ters

DPR Pertanyakan Peran Negara dalam Pengelolaan SDA dan Desak untuk Keluarkan Perppu
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait pembatalan seluruh UU No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Alam (SDA

BNN Rilis 10 Nama Tahanan yang Kabur dari Rutan
JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengumumkan nama-nama 10 orang tahanan rutan

Panglima TNI Tinjau Latihan PPRC di Poso
POSO, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Kasad Jenderal TNI Gatot Nurm

Abraham Baca Puisi Didepan Ribuan Orang
MAKASAR, Berita HUKUM - Ketua KPK nonaktif, Abraham Samad, tampil membacakan puisi pada acara Festiv

Ahli Pemohon: Pemerintah Indonesia Belum Punya Aturan Pelaksanaan Arbitrase Internasional
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Hakim Konstitusi, Harjono dihadirkan sebagai ahli pada sidang Perkara

   

  Berita Terkini >>
   
Pemberangusan 19 Situs Cara Totaliter Bungkam Perbedaan
Kerja Tim Angket Sudah Final
Dianggap Melawan Hukum, Dua Polres Aceh di Praperadilan
DPR Pertanyakan Peran Negara dalam Pengelolaan SDA dan Desak untuk Keluarkan Perppu
BNN Rilis 10 Nama Tahanan yang Kabur dari Rutan
Panglima TNI Tinjau Latihan PPRC di Poso

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Pemberangusan 19 Situs Cara Totaliter Bungkam Perbedaan
Kerja Tim Angket Sudah Final
Dianggap Melawan Hukum, Dua Polres Aceh di Praperadilan
BNN Rilis 10 Nama Tahanan yang Kabur dari Rutan
Abraham Baca Puisi Didepan Ribuan Orang
ARB: Wakapolri Harus Tindak Aksi Premanisme di Fraksi Golkar

SPONSOR & PARTNERS



















Nusantara    
 

Gondola Jatuh, Dua Pekerja Berhasil Selamat
Wednesday 08 Feb 2012 21:02:55
 
Gondola yang hancur, setelah jatuh dari lantai 24 gedung Multivision Tower (Foto: Inilah.com)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Dua pekerja cleaning service berhasil selamat, meski gondola yang digunakannya untuk membersih kaca di lantai 24 gedung Multivision Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/2), terjatuh. Namun, mereka harus dilarikan ke RS Metropolitan Medical Center (MMC), karena mengalami luka-luka dan syok akibat peristiwa itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BeritaHUKUM.com, dua pekerja itu selamat, setelah bergantungan selama lebih kurang 20 menit di lantai 23. Mereka berhasil ditolong oleh beberapa orang dari dalam gedung tersebut. Mereka selamat, karena tertahan oleh tali yang diikatkan pada alat yang biasa digunakan membersihkan kaca gedung bertingkat tinggi itu.

Setelah keduanya berhasil diselamatkan, tak lama kemudian gondola itu pun akhirnya jatuh dan hancur di lantai dasar samping kanan pelataran gedung tersebut. Alat yang telah hancur berantakan itu, masih dibiarkan terongok di taman samping kanan gedung tersebut. Namun, telah diberi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab insiden tersebut. Mereka masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jatuhnya gondola tersebut. Petugas pun telah meminta keterangan dari dua pekerja yang berhasil selamat tersebut yang kini dalam perawatan di RS MMC tersebut.

“Dua pekerja berhasil selamat. Mereka ini masing-masing bernama, Aang Amsari, warga Pancoran Mas, Depok. Dia menderita luka memar di mata kanan serta telinga kirinya yang terus mengeluarkan darah. Korban lainnya, Aben Neizer yang menderita luka robek telapak tangan kiri. Kedua korban tidak terjatuh, karena tubuhnya terikat tali pengaman,” kata Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Hendra Gunawan.

Hendra menambahkan, dari sejumlah keterangan saksi, gondola jatuh akibat tiupan angin yang cukup kencang. Hal inilah membuat gondola goyang, sebelum akhirnya meluncur deras ke permukaan tanah. "Itu tidak putus talinya, cuma sepertinya tidak mengait, sehingga langsung jatuh gondolanya. Tapi karena pekerjanya memakai tali pengaman, mereka masih bisa menggantung," ungkapnya.

Dua pekerja yang tergantung berhasil diselamatkan sejumlah orang dari dalam gedung itu, lanjut dia, dengan cara memecahkan kaca. Kemudian, keduanya langsung ditarik ke dalam gedung. “Ini tindakan yang patut diancungi jempol dari warga. Mereka peduli dan langsung menyelamatkan dua pekerja tersebut. Penyebab tali putus, masih perlu diteliti forensik," ujarnya.(dbs/biz/irw)


Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com