Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Anggaran Rumah Aspirasi Rp 150 Juta Per Anggota DPR
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggaran program Rumah Aspirasi (RA) bagi para anggota DPR RI ditetapkan seb

Nota Kesepahaman TNI dan Polri
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko dan Waka Polri Komisaris Jenderal Pol

Soal Beras, Jokowi Kamu Ngapain Aja, Sih?
Oleh: Edy Mulyadi


DALAM kurun dua bulan terakhir harga beras melonjak-lonjak. Bayangkan, harga

Danrem 011 Lilawangsa Kunjungi Mako Yonif Batalion Infantri 111 Raider Tualang Cut
ACEH, Berita HUKUM - Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Achmad Daniel Chardin di dam

Panglima TNI Bekali 341 Siswa SMA Taruna Nusantara
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko memberikan pembekalan kepada 341 sisw

Karena Defisit, BPJS Kesehatan akan Menaikkan Iuran 43%
JAKARTA, Berita HUKUM - Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan dinaikan. Hal ini tidak

Empat Pesawat F-16 Laksanakan Latihan Kilat dan Cakra di Lanud Halim
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejak Minggu (1/3) Empat Pesawat Tempur dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi

Keppres Diperlukan untuk Susun Struktur Barekraf
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Barekraf) Triawan Munaf menghadap Presiden Jok

   

  Berita Terkini >>
   
Anggaran Rumah Aspirasi Rp 150 Juta Per Anggota DPR
Nota Kesepahaman TNI dan Polri
Soal Beras, Jokowi Kamu Ngapain Aja, Sih?
Danrem 011 Lilawangsa Kunjungi Mako Yonif Batalion Infantri 111 Raider Tualang Cut
Panglima TNI Bekali 341 Siswa SMA Taruna Nusantara
Karena Defisit, BPJS Kesehatan akan Menaikkan Iuran 43%

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Nota Kesepahaman TNI dan Polri
Soal Beras, Jokowi Kamu Ngapain Aja, Sih?
Karena Defisit, BPJS Kesehatan akan Menaikkan Iuran 43%
Keppres Diperlukan untuk Susun Struktur Barekraf
Mahfud MD Terkejut karena Drajat dan Tjatur Mundur dari PAN
Fredrich Yunadi Siap Jadi Ketua Umum PERADI 2015-2020

SPONSOR & PARTNERS



















Nusantara    
 

Gondola Jatuh, Dua Pekerja Berhasil Selamat
Wednesday 08 Feb 2012 21:02:55
 
Gondola yang hancur, setelah jatuh dari lantai 24 gedung Multivision Tower (Foto: Inilah.com)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Dua pekerja cleaning service berhasil selamat, meski gondola yang digunakannya untuk membersih kaca di lantai 24 gedung Multivision Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/2), terjatuh. Namun, mereka harus dilarikan ke RS Metropolitan Medical Center (MMC), karena mengalami luka-luka dan syok akibat peristiwa itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BeritaHUKUM.com, dua pekerja itu selamat, setelah bergantungan selama lebih kurang 20 menit di lantai 23. Mereka berhasil ditolong oleh beberapa orang dari dalam gedung tersebut. Mereka selamat, karena tertahan oleh tali yang diikatkan pada alat yang biasa digunakan membersihkan kaca gedung bertingkat tinggi itu.

Setelah keduanya berhasil diselamatkan, tak lama kemudian gondola itu pun akhirnya jatuh dan hancur di lantai dasar samping kanan pelataran gedung tersebut. Alat yang telah hancur berantakan itu, masih dibiarkan terongok di taman samping kanan gedung tersebut. Namun, telah diberi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab insiden tersebut. Mereka masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jatuhnya gondola tersebut. Petugas pun telah meminta keterangan dari dua pekerja yang berhasil selamat tersebut yang kini dalam perawatan di RS MMC tersebut.

“Dua pekerja berhasil selamat. Mereka ini masing-masing bernama, Aang Amsari, warga Pancoran Mas, Depok. Dia menderita luka memar di mata kanan serta telinga kirinya yang terus mengeluarkan darah. Korban lainnya, Aben Neizer yang menderita luka robek telapak tangan kiri. Kedua korban tidak terjatuh, karena tubuhnya terikat tali pengaman,” kata Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Hendra Gunawan.

Hendra menambahkan, dari sejumlah keterangan saksi, gondola jatuh akibat tiupan angin yang cukup kencang. Hal inilah membuat gondola goyang, sebelum akhirnya meluncur deras ke permukaan tanah. "Itu tidak putus talinya, cuma sepertinya tidak mengait, sehingga langsung jatuh gondolanya. Tapi karena pekerjanya memakai tali pengaman, mereka masih bisa menggantung," ungkapnya.

Dua pekerja yang tergantung berhasil diselamatkan sejumlah orang dari dalam gedung itu, lanjut dia, dengan cara memecahkan kaca. Kemudian, keduanya langsung ditarik ke dalam gedung. “Ini tindakan yang patut diancungi jempol dari warga. Mereka peduli dan langsung menyelamatkan dua pekerja tersebut. Penyebab tali putus, masih perlu diteliti forensik," ujarnya.(dbs/biz/irw)


Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com