Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Prancis
Gereja Katedral Notre-Dame di Paris Terbakar
2019-04-16 10:36:08
 

Gereja dan Menara katedral Notre-Dame dilalap api.(Foto: twitter)
 
PRANCIS, Berita HUKUM - Kebakaran dahsyat melanda Katedral Notre-Dame. Menara dan atap bangunan bersejarah di Kota Paris itu telah runtuh. Berbagai pihak, mulai dari pejabat, tokoh agama dunia, hingga warga kebanyakan mengatakan sedih dan terpukul dengan kebakaran yang melanda Katedral Notre-Dame di ibu kota Prancis, Paris, hari Senin (15/4).

Sejumlah regu dari dinas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan api bangunan dari abad ke-12 tersebut. Sementara warga Kota Paris dan wisatawan hanya bisa terpana dan menangis melihat api yang terus menjalar.

Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan, namun pejabat setempat menyatakan bahwa hal itu kemungkinan terkait dengan pekerjaan renovasi.

Pihak pemadam kebakaran Paris menyatakan bahwa struktur utama bangunan telah berhasil 'diselamatkan dan dipertahankan'.

Katedral Notre-Dame terbakarHak atas fotoREUTERS
Image captionApi terlihat mulai Senin sore waktu setempat. Api memusnahkan sebagian besar atap.

Tahun lalu, Gereja Katolik di Perancis meminta dana untuk menyelamatkan bangunan katedral yang mulai hancur.

Vatikan menyampaikan kesedihan yang mendalam, sementara kanselir Jerman, Angela Merkel, mengatakan rakyat Jerman merasakan kesedihan rakyat Prancis.

Merkel mengatakan bahwa Katedral Notre-Dame adalah simbol kebudayaan Eropa.

Katedral Notre-Dame terbakarHak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionKatedral Notre-Dame di Paris dikunjungi jutaan wisatawan setiap tahun.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan sangat sedih melihat katedral terbakar.

Badan kebudayaan PBB, UNESCO, mengatakan mereka bertekad menyelamatkan Notre-Dame bersama rakyat Prancis.

Pejabat gereja ikonik di pusat kota London, Westminster Abby, mengatakan mereka sangat terpukul dengan kebakaran yang melanda Katedral Notre-Dame.

Seorang saksi mata di Paris mengatakan, "Jika Anda merasa perlu untuk berdoa, saatnyalah untuk berdoa." Banyak pengunjung yang menangis melihat api berkobar.

Kebakaran yang bermula pada Senin sore waktu setempat atau Selasa dini hari WIB, memusnahkan sebagian besar atap. Menara pada atap ini sudah ambruk.

Katedral Notre-Dame terbakar

Muncul kekhawatiran api merembet ke bagian dalam, menghancurkan artefak-artefak penting yang memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang telah mengunjungi katedral, mengatakan sangat sedih dengan insiden kebakaran ini.

Katedral Notre-Dame terbakarHak atas fotoGETTY IMAGES

Jutaan wisatawan mengunjungi katedral ini setiap tahunnya.

Warga dunia mengenal katedral antara lain dari novel karya Victor Hugo berjudul "The Hunchback of Notre Dame".(BBC/bh/sya)


 


Katedral Notre-Dame terbakarHak atas fotoGETTY IMAGES
Image caption
Pengunjung Katedral Notre-Dame berdoa agar api segera padam.






 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Miliki Tugas Yang Rentan, Kemenkumham Dorong Perbaikan BHP

Jaksa Agung Harus Non Partisan, Pengamat: Yang Penting Jangan Terafiliasi dengan Parpol

Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks

BW: Sejarah Mencatat KPK Resmi 'Dihabisi' di Era Jokowi

 

  Berita Terkini
 
Sedulur Jokowi Apresiasi Sikap Tegas Presiden Jokowi akan Copot Menteri Jika Tidak Serius Kerja

Legislator Kritisi Tingginya Angka Pengangguran di Indonesia

Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor

Miliki Tugas Yang Rentan, Kemenkumham Dorong Perbaikan BHP

Hati-Hati! Jangan Beli 4 Tipe Ponsel Android ini, Nanti Nyesel..

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2