Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Bapeten
Dua Sisi Mata Pisau Radiasi, Manfaat dan Bahaya Radiasi yang Sesungguhnya
2019-03-17 11:33:47
 

Suasana Acara Bedah Buku 'Dua Sisi Mata Pisau Radiasi' di kantor Bapeten.(Foto: BH /na)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Keberadaan ponsel kini telah menjadi satu barang yang tidak bisa lepas dari genggaman. Bahkan, ponsel sudah menjadi bagian hidup dan menjadi salah satu kebutuhan utama. Berbagai informasi dari dunia luar begitu mudah dan cepat diakses, hanya dengan menyentuh layar ponsel yang ada pada genggaman.

Tapi tidak hanya membawa kemudahan, faktanya ponsel juga membawa radiasi yang tentu saja bisa menimbulkan pengaruh buruk pada tubuh. Bicara tentang radiasi, banyak yang beranggapan bahwa kesemua radiasi merupakan radiasi nuklir saja. Padahal, menurut Kepala Bidang Perizinan dan Inspeksi Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), Dr.Ir.Khoirul Huda,M.Eng menyatakan bahwa pengertian radiasi mencakup semua jenisnya baik radiasi pengion maupun radiasi non-pengion.

"Keberadaan radiasi tak hanya sebatas radiasi nuklir atau radiasi pengion saja. Radiasi non-pengion seperti cahaya matahari, cahaya lampu, sinar laser, radiasi ponsel, radiasi tv, radiasi radar, dan sebagainya," kata Khoirul.

Ia menjelaskan bahwa semua radiasi, baik radiasi pengion atau lebih akrab disebut nuklir maupun radiasi non-pengion, sama-sama mengandung manfaat dan bahaya. "Kita perlu mengambil manfaat sebesar-besarnya dari semua jenis radiasi, namun tetap mampu mengendalikan bahaya atau risiko dari akibat yang ditimbulkannya,"Jelas Khoirul dalam bedah bukunya yang berlangsung pada, Selasa (12/3) lalu.

Buku yang diberi judul "Dua Mata Pisau Radiasi" ini, akan meluruskan pemahaman tentang radiasi yang selama ini dianggap berbahaya. Membahas berbagai jenis radiasi, manfaat dan aplikasinya di berbagai bidang kehidupan.

"Berbagai macam potensi bahaya dari semua jenis radiasi juga akan dibahas dalam buku ini. Sehingga dapat memberikan pengetahuan yang benar kepada masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidupnya," tutup Khoirul.

Acara bedah buku "Dua Sisi Mata Pisau Radiasi" karya Dr.Ir.Khoirul Huda ini, dihadiri oleh pegawai BAPETEN dan masyarakat umum yang tertarik dengan dunia pengawasan ketenaganukliran. Sementara para pembedah buku ini adalah Ir.Sugeng Sumbarjo,M,Eng , Ka.Biro Perencanaan, Keuangan, dan Informasi dan Ir.Zainal Arifin,M.T Direktur Inspeksi FRZR BAPETEN. Sedangkan Sestama BAPETEN, Drs.Hendriyanto Hadi Tjahyono,M.Si sebagai moderator.(bh/na)



 

 
   Berita Terkait > Bapeten
 
  Menristekdikti: Edukasi Pemanfaatan dan Pengawasan Tenaga Nuklir Sangat Penting di Masyarakat
  Dua Sisi Mata Pisau Radiasi, Manfaat dan Bahaya Radiasi yang Sesungguhnya
  Bapeten Rancang Undang Undang Keamanan Nuklir
  Polri Tangani Empat Kasus Soal Zat Radio Aktif Bersama BAPETEN
  Bapeten Komit Awasi Produk Impor
 
ads

  Berita Utama
Miliki Tugas Yang Rentan, Kemenkumham Dorong Perbaikan BHP

Jaksa Agung Harus Non Partisan, Pengamat: Yang Penting Jangan Terafiliasi dengan Parpol

Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks

BW: Sejarah Mencatat KPK Resmi 'Dihabisi' di Era Jokowi

 

  Berita Terkini
 
Ketua DPRD Kaltim: Jembatan Kelay dan Sambaliung di Berau Terancam Roboh

Pandangan KPU, Bawaslu, DKPP, dan Ahli MK tentang Pemilu 'Serentak'

Sedulur Jokowi Apresiasi Sikap Tegas Presiden Jokowi akan Copot Menteri Jika Tidak Serius Kerja

Legislator Kritisi Tingginya Angka Pengangguran di Indonesia

Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2