BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Orang Tua Thailand Bisa Awasi Anak Main Game
THAILAND, Berita HUKUM - Para orang tua Thailand memiliki sekutu baru dalam usaha mengawasi game yan

Titik Api di Hutan Riau dan Kalbar Semakin Terus Membara
JAKARTA, Berita HUKUM - Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1435 H ternyata tidak serta merta menurunkan h

Anak 11 Tahun Tewas Saat Acara Bagi-bagi Uang di Rumah JK
MAKASAR, Berita HUKUM - Calon Wakil Presiden Pemenang pilihan KPU Jusuf Kalla (JK) di Hari Raya Idul

Ulah Anak Bermain Api 7 Rumah di Samarinda Hangus Dilalap Api
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kebakaran kembali terjadi di Jl. Slamet Riyadi RT.19 Kelurahan Karang Asam

Kasus Pajak Lionel Messi Diteruskan
SPANYOL, Berita HUKUM - Pengadilan di Spanyol tetap akan melanjutkan kasus pajak bintang Barcelona,

Pembangunan SPBN Jangan Disamakan dengan SPBU
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi VII DPR RI, Asmin Amin menyoroti persoalan pembangunan Stasiu

Gaza dalam Kondisi Kritis, Tegas Sekjen PBB
PALESTINA, Berita HUKUM - Sekjen PBB, Ban Ki-moon, mendesak penghentian segera kekerasan di Gaza den

Hari Pertama Lebaran, Rutan dan Lapas Dipadati Pembesuk
SAMARINDA, Berita HUKUM - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIA Sempaja Samarinda yang terletak di J

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Orang Tua Thailand Bisa Awasi Anak Main Game
Titik Api di Hutan Riau dan Kalbar Semakin Terus Membara
Anak 11 Tahun Tewas Saat Acara Bagi-bagi Uang di Rumah JK
Ulah Anak Bermain Api 7 Rumah di Samarinda Hangus Dilalap Api
Kasus Pajak Lionel Messi Diteruskan
Pembangunan SPBN Jangan Disamakan dengan SPBU

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Anak 11 Tahun Tewas Saat Acara Bagi-bagi Uang di Rumah JK
Hari Pertama Lebaran, Rutan dan Lapas Dipadati Pembesuk
Ribuan Jama'ah Muhammadiyah Padati GOR Segiri Samarinda
PT Freeport Akan Mulai Ekspor Kembali Bulan Agustus
Selain Gugat Pilpres, PPP: Tapi Juga Upaya Meluruskan Demokrasi
Kubu Koalisi Merah Putih Konsolidasi Pembentukan Pansus Pilpres 2014

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus TPPU
Dikenakan TPPU, KPK Sita Harta Ahmad Fathanah Senilai Rp 4,3 M
Thursday 07 Mar 2013 13:39:11
 
tampak 4 mobil Ahmad Fathanah.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ahmad Fathanah, salah satu tersangka suap kuota impor daging Sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) dijerat pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Harta Ahmad Fathanah yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar Rp 4,3 milar termasuk empat mobil mewah.

Johan Budi SP, Juru Bicara KPK menjelaskan, pihaknya menjerat Ahmad Fathanah dengan Pasal TPPU setelah melakukan pengembangan dan atas temuan KPK. Baik itu saat didapat dari penggeledahan di kantor dan rumah para Tersangka.

Selain itu, kata Johan, dasar pemeriksaan saksi, sehingga KPK melakukan penelusuran aset. "Setelah mengembangkan kasus dugaan suap impor daging, penyidik temukan bukti-bukti yang mengarah pada dugaan TPPU pada tersangka AF (Ahmad Fathanah)," kata Johan di gedung KPK.

Harta Ahmad Fathanah yang telah disita KPK adalah 4 mobil mewah yaitu Toyota Fj Cruiser, Toyota Land Cruiser Prado, Toyota Alphard, dan Mercedes Benz. "Keempat mobil itu diperkirakan memiliki nilai Rp 4,3 miliar," terang Johan.

Menurut dia AF disangkakan dengan pasal 3 atau pasal 4, atau pasal 5 Undang-Undang nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang junto pasal 5 KUHAP.

Dalam kasus hasil operasi tangkap tangan (OTT) ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai Tersangka, selain Ahmad Fathana, Luthfi Hasan Ishaaq (eks presiden PKS), dan dua direktur PT Indoguna Utama yaitu Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, serta orang dekat Lutfi, Ahmad Fathanah.(bhc/din)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Kasus Import Daging

Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
Jelang Vonis, Luthfi: Saya Hanya Berharap yang di Atas
Akui Fasilitasi Bos Indoguna
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com