Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Koarmabar Gelar Apel Pasukan Pengamanan VVIP Peringatan Konferensi Asia-Afrika
JAKARTA, Berita HUKUM - Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melakukan apel gelar pasukan pen

Lamongan Masuk Rangking Pertama dalam Persoalan Anggaran
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktur Center Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi menjelaskan, dalam persoa

BNN Musnahkan 44 Kilo Sabu Dan 22 Ribu Butir Pil Ekstasi
JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali memusnahkan barang bukti tindak pidan

Drama Musikal Ajak Pelajar Jauhi Narkoba
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebuah keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan dua orang anak, harus menerima k

Soekarno, Jokowi dan Internasionalisme
Oleh: Eko Sulistyo *)

SEJAK PERUMUSAN konstitusi dalam sidang BPUPKI Juni 1945, Soekarno sudah m

Isu Penyedot Data KPU Harus Diklarifikasi
JAKARTA, Berita HUKUM - Jika memang ada yang mengintervensi data-data di KPU (Komisi Pemilihan Umum)

Menpora: Sanksi Administratif Berupa Kegiatan Keolahragaan PSSI Tidak Diakui
JAKARTA, Berita HUKUM - Menpora Imam Nahrawi pada tanggal 17 April 2015 telah menanda-tangani Keputu

Ketua BEM UI Benarkan Ada Undangan Istana
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Andi Aulia Rahman membenarkan adanya u

   

  Berita Terkini >>
   
Koarmabar Gelar Apel Pasukan Pengamanan VVIP Peringatan Konferensi Asia-Afrika
Lamongan Masuk Rangking Pertama dalam Persoalan Anggaran
BNN Musnahkan 44 Kilo Sabu Dan 22 Ribu Butir Pil Ekstasi
Drama Musikal Ajak Pelajar Jauhi Narkoba
Soekarno, Jokowi dan Internasionalisme
Isu Penyedot Data KPU Harus Diklarifikasi

Untitled Document



  Berita Utama >
   
BNN Musnahkan 44 Kilo Sabu Dan 22 Ribu Butir Pil Ekstasi
Drama Musikal Ajak Pelajar Jauhi Narkoba
Soekarno, Jokowi dan Internasionalisme
Amnesty International Kecam Eksekusi WNI di Arab Saudi
'Kebijakan Penanganan Krisis Iklim dan Pengelolaan Hutan Beresiko Memperpanjang Perampasan Tanah'
Pesawat Jet Tempur F-16 Terbakar Saat Gagal Take Off

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus TPPU
Dikenakan TPPU, KPK Sita Harta Ahmad Fathanah Senilai Rp 4,3 M
Thursday 07 Mar 2013 13:39:11
 
tampak 4 mobil Ahmad Fathanah.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ahmad Fathanah, salah satu tersangka suap kuota impor daging Sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) dijerat pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Harta Ahmad Fathanah yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar Rp 4,3 milar termasuk empat mobil mewah.

Johan Budi SP, Juru Bicara KPK menjelaskan, pihaknya menjerat Ahmad Fathanah dengan Pasal TPPU setelah melakukan pengembangan dan atas temuan KPK. Baik itu saat didapat dari penggeledahan di kantor dan rumah para Tersangka.

Selain itu, kata Johan, dasar pemeriksaan saksi, sehingga KPK melakukan penelusuran aset. "Setelah mengembangkan kasus dugaan suap impor daging, penyidik temukan bukti-bukti yang mengarah pada dugaan TPPU pada tersangka AF (Ahmad Fathanah)," kata Johan di gedung KPK.

Harta Ahmad Fathanah yang telah disita KPK adalah 4 mobil mewah yaitu Toyota Fj Cruiser, Toyota Land Cruiser Prado, Toyota Alphard, dan Mercedes Benz. "Keempat mobil itu diperkirakan memiliki nilai Rp 4,3 miliar," terang Johan.

Menurut dia AF disangkakan dengan pasal 3 atau pasal 4, atau pasal 5 Undang-Undang nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang junto pasal 5 KUHAP.

Dalam kasus hasil operasi tangkap tangan (OTT) ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai Tersangka, selain Ahmad Fathana, Luthfi Hasan Ishaaq (eks presiden PKS), dan dua direktur PT Indoguna Utama yaitu Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, serta orang dekat Lutfi, Ahmad Fathanah.(bhc/din)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus Import Daging

MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
Jelang Vonis, Luthfi: Saya Hanya Berharap yang di Atas
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com