BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Luncurkan Buku, KPK Kawal RUU KUHP
MAKASAR, Berita HUKUM - Pemberantasan korupsi harus berjalan dari hulu ke hilir. Berdasarkan survei

Jam Tangan Pintar Samsung dan LG Terbaru di Luncurkan
KOREA SELATAN, Berita HUKUM - Perusahaan teknologi Korea Selatan LG dan Samsung mengumumkan peluncur

ExxonMobil Kembali Didemo Ratusan Warga
ACEH, Berita HUKUM - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lingkungan ExxonMobil, ke

WHO: Dua Puluh Nibu Orang akan Terinfeksi Ebola
AFRIKA BARAT, Berita HUKUM - Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan wabah mematikan Ebola di Afrika B

Panglima TNI Beri Pembekalan Anggota DPR RI
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko hadir sebagai pemateri pada kegiatan

Pertamina Region I Tidak Serius Awasi SPBU Nakal di Aceh
ACEH, Berita HUKUM - Kelangkaan BBM kembali melanda provinsi paling ujung pulau Sumatra. Sejumlah SP

JHM Mendesak Kanal di Tapin Segera Ditutup
JAKARTA, Berita HUKUM - Campaign Manager Yayasan Jaringan Hijau Mandiri (JHM), Bambang menegaskan pi

Jaksa Agung: Pemulihan Aset Negara Sejajar dengan Pemberantasan Korupsi
JAKARTA, Berita HUKUM - Jaksa Agung Basrief Arief menyatakan pemulihan aset negara sejajar nilainya

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Luncurkan Buku, KPK Kawal RUU KUHP
Jam Tangan Pintar Samsung dan LG Terbaru di Luncurkan
ExxonMobil Kembali Didemo Ratusan Warga
WHO: Dua Puluh Nibu Orang akan Terinfeksi Ebola
Panglima TNI Beri Pembekalan Anggota DPR RI
Pertamina Region I Tidak Serius Awasi SPBU Nakal di Aceh

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Panglima TNI Beri Pembekalan Anggota DPR RI
Pertamina Region I Tidak Serius Awasi SPBU Nakal di Aceh
JHM Mendesak Kanal di Tapin Segera Ditutup
Jaksa Agung: Pemulihan Aset Negara Sejajar dengan Pemberantasan Korupsi
Gerindra Tolak Kriminalisasi Logo Garuda Merah
Pemuda Kaltim Bersatu Ancam Turunkan Massa Demo Tolak Kedatangan Ketua FPI

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus TPPU
Dikenakan TPPU, KPK Sita Harta Ahmad Fathanah Senilai Rp 4,3 M
Thursday 07 Mar 2013 13:39:11
 
tampak 4 mobil Ahmad Fathanah.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ahmad Fathanah, salah satu tersangka suap kuota impor daging Sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) dijerat pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Harta Ahmad Fathanah yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar Rp 4,3 milar termasuk empat mobil mewah.

Johan Budi SP, Juru Bicara KPK menjelaskan, pihaknya menjerat Ahmad Fathanah dengan Pasal TPPU setelah melakukan pengembangan dan atas temuan KPK. Baik itu saat didapat dari penggeledahan di kantor dan rumah para Tersangka.

Selain itu, kata Johan, dasar pemeriksaan saksi, sehingga KPK melakukan penelusuran aset. "Setelah mengembangkan kasus dugaan suap impor daging, penyidik temukan bukti-bukti yang mengarah pada dugaan TPPU pada tersangka AF (Ahmad Fathanah)," kata Johan di gedung KPK.

Harta Ahmad Fathanah yang telah disita KPK adalah 4 mobil mewah yaitu Toyota Fj Cruiser, Toyota Land Cruiser Prado, Toyota Alphard, dan Mercedes Benz. "Keempat mobil itu diperkirakan memiliki nilai Rp 4,3 miliar," terang Johan.

Menurut dia AF disangkakan dengan pasal 3 atau pasal 4, atau pasal 5 Undang-Undang nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang junto pasal 5 KUHAP.

Dalam kasus hasil operasi tangkap tangan (OTT) ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai Tersangka, selain Ahmad Fathana, Luthfi Hasan Ishaaq (eks presiden PKS), dan dua direktur PT Indoguna Utama yaitu Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, serta orang dekat Lutfi, Ahmad Fathanah.(bhc/din)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Kasus Import Daging

Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
Jelang Vonis, Luthfi: Saya Hanya Berharap yang di Atas
Akui Fasilitasi Bos Indoguna
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com