Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Presiden RI Buka Puasa Bersama Prajurit TNI
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden RI Ir. Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Widodo dan Wakil P

Siang Ini, Presiden Jokowi Lantik Jenderal Gatot Jadi Panglima TNI Dan Sutiyoso Jadi Kepala BIN
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (8/7) siang, di Istana Negara, Jakar

Terkait Hari Raya Idul Fitri, KPK Imbau Tolak Gratifikasi
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemba

Sengketa Pilkada Empat Lawang, KPK Tahan Bupati dan Istri
JAKARTA, Berita HUKUM - Untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah a

Bimbingan Teknis Pembuatan Laporan LAKIP Jajaran TNI Se-Jakarta
JAKARTA, Berita HUKUM - Tiga puluh empat personel TNI baik dari TNI AD, TNI AL an TNI AU khususnya

Launching Layanan Pembayaran Belanja Online, 'Danamon Online Banking'
JAKARTA, Berita HUKUM - Dengan semakin terus berkembangnya dunia internet dan maraknya pasar belanja

BKPM Lakukan Pembatalan 6.351 Ijin Prinsip PMA
JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia akan melakukan pe

Di Malam Nuzulul Quran, Warga Lanud Halim Buka Puasa Bersama Anak Yatim
JAKARTA, Berita HUKUM - Keluarga besar TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada, Jumat (4/7) b

   

  Berita Terkini >>
   
Presiden RI Buka Puasa Bersama Prajurit TNI
Siang Ini, Presiden Jokowi Lantik Jenderal Gatot Jadi Panglima TNI Dan Sutiyoso Jadi Kepala BIN
Terkait Hari Raya Idul Fitri, KPK Imbau Tolak Gratifikasi
Sengketa Pilkada Empat Lawang, KPK Tahan Bupati dan Istri
Bimbingan Teknis Pembuatan Laporan LAKIP Jajaran TNI Se-Jakarta
Launching Layanan Pembayaran Belanja Online, 'Danamon Online Banking'

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Sengketa Pilkada Empat Lawang, KPK Tahan Bupati dan Istri
Launching Layanan Pembayaran Belanja Online, 'Danamon Online Banking'
KPK akan Periksa Kembali, Dugaan Suap Terkait LKPJ 2014 Bupati Musi dan Kadis DPPKAD
Komisi I DPR RI Menerima Laporan Hasil Kinerja Panglima TNI
Forum Silaturahmi Saudagar Muhammadiyah Digelar di Makassar
IPC Persiapan Pelabuhan New Muara Jati akan Menjadi Alternatif Tanjung Priok

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus BANSOS
Dada Rosada Bantah Perintahkan Suap Hakim Setyabudi
Saturday 01 Jun 2013 00:06:33
 
Dada Rosada Walikota Bandung sat di panggil KPK, (Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Usai diperiksa Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK), Jumat (31/5) malam, Walikota Bandung Dada Rosada menyampaikan berapa bantahan terkait kasus dugaan suap Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2010. Termasuk dugaan bahwa dia yang menyuruh Toto Hutagalung untuk menyuap hakim Setyabudi.

"Menyuruh, enggak enggak," ujar Dada, di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (31/5) malam.

Saat dikonfirmasi kenapa KPK sering memanggilnya sebagai saksi, Dada mengatakan hal tersebut untuk mempercepat penyelesaian kasus suap yang sedang ia jalani ini.

"Ini dalam rangka mempermudah dan mempercepat," kata Dada.

Dada hari ini menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam lamanya oleh penyidik. Ini merupakan pemeriksaan ke lima kalinya yang dijalani dia. Namun, Dada mengaku bingung mengapa penyidik selalu memeriksanya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka yaitu Wakil Ketua PN Bandung Setyabudi Tejocahyono (ST), Ketua Ormas Gasibu Padjajaran Toto Hutagalung (TH), anak buah Toto, Asep Triana (AT).Selain mereka bertiga, KPK juga telah menetapkan tersangka terhadap Herry Nurhayat (HN), PLT Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD).

Kasus itu terbongkar setelah KPK telah melakukan Operasi Tangkap Tangan pada Jumat (22/3) lalu dimana KPK menangkap tangan Asep Triana dan Hakim Setyabudi wakil hakim di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat.

Perkembangan dari operasi OTT ini, akhirnya mengarah ke Dada, sebab dalam penangkapan KPK menemukan bukti adnya transaksi penyerahan uang suap yang berlangsung di ruangan Hakim Setyabudi. Saat itu KPK menyita uang Rp 150 juta yang merupakan uang suap kepada tersangka Hakim Setyabudi.(bhc/opn)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus BANSOS

Mantan Hakim Pengadilan Tinggi Jabar Dituntut 11 Tahun Penjara
KPK Tahan Mantan Hakim Ad Hoc Tipikor PN Bandung
Vonis 10 Tahun Penjara Dada Rosada Diwarnai Aksi Pro dan Kontra
Pengembangan Kasus Bansos Pemkot Bandung, KPK Tetapkan Lagi 2 Hakim Tersangka
KY Laporkan 6 Hakim Terkait Bansos Bandung
Hakim Suap Setyabudi di Vonis 12 Tahun Penjara
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com