Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Lelang Motor Easy Rider Seharga Rp 15 Miliar
CALIFORNIA, Berita HUKUM - Sepeda motor yang menjadi 'bintang' dalam film Easy Rider tahun 1969 terj

Polisi dan Demonstran di Hong Kong Bentrok Lagi
HONG KONG, Berita HUKUM - Bentrokan polisi dan kelompok pro-demokrasi terjadi di distrik Mong Kok Ho

Setelah Beri Hormat Jokowi, Prabowo Tulis Pesan di Facebook
JAKARTA, Berita HUKUM - Paska kemenangan Jokowi pada pertarungan politik di Pilpres 2014, Presiden t

Menyesuaikan Infrastruktur Gas untuk Pengembangan Tahun 2015
JAKARTA, Berita HUKUM - Road map pengembangan infrastruktur gas disesuaikan dengan neraca gas Indone

Pesawat Antariksa Misterius AS Kembali ke Bumi
CALIFORNIA, Berita HUKUM - Sebuah pesawat ulang alik AS yang telah menjalani misi rahasia selama dua

Hadir di Kementerian ESDM, CT Akan Sampaikan Saran Calon Menteri ESDM untuk Jokowi
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ad Interim Chairul Tanjung (CT

Diperlukan Revitalisasi Makna Sumpah Pemuda Guna Semangat Kepemimpinan
JAKARTA, Berita HUKUM - Revitalisasi atau menggiatkan kembali makna Sumpah Pemuda diyakini dapat mem

Bagaimana Mengelola Kebijakan Gas Bumi? Ini Jawaban Wamen ESDM
BANDUNG, Berita HUKUM - Pengelolaan kebijakan gas bumi nasional yang efektif hanya memerlukan 2 hal,

   

  Berita Terkini >>
   
Lelang Motor Easy Rider Seharga Rp 15 Miliar
Polisi dan Demonstran di Hong Kong Bentrok Lagi
Setelah Beri Hormat Jokowi, Prabowo Tulis Pesan di Facebook
Menyesuaikan Infrastruktur Gas untuk Pengembangan Tahun 2015
Pesawat Antariksa Misterius AS Kembali ke Bumi
Hadir di Kementerian ESDM, CT Akan Sampaikan Saran Calon Menteri ESDM untuk Jokowi

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Setelah Beri Hormat Jokowi, Prabowo Tulis Pesan di Facebook
Hadir di Kementerian ESDM, CT Akan Sampaikan Saran Calon Menteri ESDM untuk Jokowi
Diperlukan Revitalisasi Makna Sumpah Pemuda Guna Semangat Kepemimpinan
Bagaimana Mengelola Kebijakan Gas Bumi? Ini Jawaban Wamen ESDM
KAI Resmikan KA Ekonomi Jayabaya Buatan Indonesia, Pasar Senen ke Malang PP
Dituding Tidak Ada Amdal, Ratusan Warga Geruduk PLN Pembantu

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus BANSOS
Dada Rosada Bantah Perintahkan Suap Hakim Setyabudi
Saturday 01 Jun 2013 00:06:33
 
Dada Rosada Walikota Bandung sat di panggil KPK, (Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Usai diperiksa Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK), Jumat (31/5) malam, Walikota Bandung Dada Rosada menyampaikan berapa bantahan terkait kasus dugaan suap Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2010. Termasuk dugaan bahwa dia yang menyuruh Toto Hutagalung untuk menyuap hakim Setyabudi.

"Menyuruh, enggak enggak," ujar Dada, di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (31/5) malam.

Saat dikonfirmasi kenapa KPK sering memanggilnya sebagai saksi, Dada mengatakan hal tersebut untuk mempercepat penyelesaian kasus suap yang sedang ia jalani ini.

"Ini dalam rangka mempermudah dan mempercepat," kata Dada.

Dada hari ini menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam lamanya oleh penyidik. Ini merupakan pemeriksaan ke lima kalinya yang dijalani dia. Namun, Dada mengaku bingung mengapa penyidik selalu memeriksanya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka yaitu Wakil Ketua PN Bandung Setyabudi Tejocahyono (ST), Ketua Ormas Gasibu Padjajaran Toto Hutagalung (TH), anak buah Toto, Asep Triana (AT).Selain mereka bertiga, KPK juga telah menetapkan tersangka terhadap Herry Nurhayat (HN), PLT Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD).

Kasus itu terbongkar setelah KPK telah melakukan Operasi Tangkap Tangan pada Jumat (22/3) lalu dimana KPK menangkap tangan Asep Triana dan Hakim Setyabudi wakil hakim di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat.

Perkembangan dari operasi OTT ini, akhirnya mengarah ke Dada, sebab dalam penangkapan KPK menemukan bukti adnya transaksi penyerahan uang suap yang berlangsung di ruangan Hakim Setyabudi. Saat itu KPK menyita uang Rp 150 juta yang merupakan uang suap kepada tersangka Hakim Setyabudi.(bhc/opn)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus BANSOS

KPK Tahan Mantan Hakim Ad Hoc Tipikor PN Bandung
Vonis 10 Tahun Penjara Dada Rosada Diwarnai Aksi Pro dan Kontra
Cegah Penyimpangan, Dana Bansos Patut Ditunda
Pengembangan Kasus Bansos Pemkot Bandung, KPK Tetapkan Lagi 2 Hakim Tersangka
KY Laporkan 6 Hakim Terkait Bansos Bandung
Hakim Suap Setyabudi di Vonis 12 Tahun Penjara
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com