Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Organisasi Baru Kemenko Polhukam, Jumlah Deputi Tetap 7, Staf Ahli Berkurang Jadi 5
JAKARTA, Berita HUKUM - Sehubungan dengan telah ditetapkannya pembentukan Kementerian Kabinet Kerja

Pimpinan Pusat Mengeluarkan Maklumat Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijah 1436 H
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan Maklumat awal Ramadhan, Syawal,

Dua Pria Bersenjata Tewas dalam Konferensi Kartun Nabi Muhammad di AS
NEWA YORK, Berita HUKUM - Dua orang bersenjata tewas ditembak setelah mereka mengeluarkan tembakan d

Perubahan Iklim Kutub Utara Menciptakan 'Zaman Baru'
KUTUB UTARA, Berita HUKUM - Sejumlah perubahan Laut Kutub Utara begitu besar sehingga kawasan terseb

Panglima TNI Resmikan Satuan Baru Polisi Militer (POM) TNI
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI didampingi Kepala Staf Angkatan inspeksi gelar pasukan 759 Pol

Operasi Razia Preman, Kasatreskrim Jakpus: 185 yang Diciduk akan Diberdayakan
JAKARTA, Berita HUKUM - Kesatuan wilayah hukum jajaran Polres Metro Jakarta Pusat, kembali mengelar

Revisi Perpres BPJS Kesehatan Perlu Disambut Baik
JAKARTA, Berita HUKUM - Usulan revisi Peraturan Presiden (Perpres) No.12/2013 tentang Jaminan Keseha

Panglima TNI Resmikan POM TNI
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko memimpin upacara peresmian Polisi Mil

   

  Berita Terkini >>
   
Organisasi Baru Kemenko Polhukam, Jumlah Deputi Tetap 7, Staf Ahli Berkurang Jadi 5
Pimpinan Pusat Mengeluarkan Maklumat Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijah 1436 H
Dua Pria Bersenjata Tewas dalam Konferensi Kartun Nabi Muhammad di AS
Perubahan Iklim Kutub Utara Menciptakan 'Zaman Baru'
Panglima TNI Resmikan Satuan Baru Polisi Militer (POM) TNI
Operasi Razia Preman, Kasatreskrim Jakpus: 185 yang Diciduk akan Diberdayakan

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Mayjen (Purn) Moerwanto: Penahanan Saya Bentuk Pembunuhan Karakter & Rekayasa Hukum
Golkar Kubu Agung: Senin Besok Rencananya akan Membawa Saksi 'Ahli Bahasa'
Polres Langsa Amankan 11 Truck Kayu Ilegal, Diduga Oknum Dishut Terlibat
FPBI: Saatnya Buruh Ciptakan Parpol Sendiri, Jangan Hanya Andalkan Demonstrasi dan Mogok Kerja
Istri Novel Baswedan, Rina Emilda: Bebaskan Novel Baswedan!
Penyidik KPK Novel Baswedan Ditangkap Bareskrim Polri

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus BANSOS
Dada Rosada Bantah Perintahkan Suap Hakim Setyabudi
Saturday 01 Jun 2013 00:06:33
 
Dada Rosada Walikota Bandung sat di panggil KPK, (Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Usai diperiksa Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK), Jumat (31/5) malam, Walikota Bandung Dada Rosada menyampaikan berapa bantahan terkait kasus dugaan suap Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2010. Termasuk dugaan bahwa dia yang menyuruh Toto Hutagalung untuk menyuap hakim Setyabudi.

"Menyuruh, enggak enggak," ujar Dada, di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (31/5) malam.

Saat dikonfirmasi kenapa KPK sering memanggilnya sebagai saksi, Dada mengatakan hal tersebut untuk mempercepat penyelesaian kasus suap yang sedang ia jalani ini.

"Ini dalam rangka mempermudah dan mempercepat," kata Dada.

Dada hari ini menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam lamanya oleh penyidik. Ini merupakan pemeriksaan ke lima kalinya yang dijalani dia. Namun, Dada mengaku bingung mengapa penyidik selalu memeriksanya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka yaitu Wakil Ketua PN Bandung Setyabudi Tejocahyono (ST), Ketua Ormas Gasibu Padjajaran Toto Hutagalung (TH), anak buah Toto, Asep Triana (AT).Selain mereka bertiga, KPK juga telah menetapkan tersangka terhadap Herry Nurhayat (HN), PLT Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD).

Kasus itu terbongkar setelah KPK telah melakukan Operasi Tangkap Tangan pada Jumat (22/3) lalu dimana KPK menangkap tangan Asep Triana dan Hakim Setyabudi wakil hakim di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat.

Perkembangan dari operasi OTT ini, akhirnya mengarah ke Dada, sebab dalam penangkapan KPK menemukan bukti adnya transaksi penyerahan uang suap yang berlangsung di ruangan Hakim Setyabudi. Saat itu KPK menyita uang Rp 150 juta yang merupakan uang suap kepada tersangka Hakim Setyabudi.(bhc/opn)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus BANSOS

Mantan Hakim Pengadilan Tinggi Jabar Dituntut 11 Tahun Penjara
KPK Tahan Mantan Hakim Ad Hoc Tipikor PN Bandung
Vonis 10 Tahun Penjara Dada Rosada Diwarnai Aksi Pro dan Kontra
Pengembangan Kasus Bansos Pemkot Bandung, KPK Tetapkan Lagi 2 Hakim Tersangka
KY Laporkan 6 Hakim Terkait Bansos Bandung
Hakim Suap Setyabudi di Vonis 12 Tahun Penjara
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com