Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Kasum TNI Minta Personel Korpri TNI Perkokoh Jiwa Korps
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Ade Supandi, S.E. meminta kepada an

Situs KPK Terpilih sebagai Situs Terbaik
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinobatkan sebagai lembaga pemerintah yan

Wapres: Cegah Konflik, Jaga Persatuan, Kemakmuran dan Keadilan
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menyampaikan rasa bangganya sebagai bang

Dana Perubahan Iklim Menerima US$9,3 Miliar
JERMAN, Berita HUKUM - Pertemuan 30 negara di Berlin, Jerman, menjanjikan US$9,3 miliar sebagai dana

Solusi Obama untuk 5 Juta Imigran Gelap
WASHINGTON, Berita HUKUM - Hampir lima juta orang yang tinggal secara ilegal di Amerika Serikat bisa

Pemilik Saham Blue Bird Taxi, Mintarsih A. Latief Ajukan Laporan ke KPPU
JAKARTA, Berita HUKUM - PT Blue Bird Taxi yang berdiri sejak tahun 1972 hingga saat ini masih tetap

Dir Intelkam Polda Aceh Bantah Briptu Romi Anggota Intel
ACEH, Berita HUKUM - Dir Intelkam Polda Aceh membantah dan mengklarifikasi berita yang tayang di Ber

Demokrat: Kenaikan Harga BBM tak Sesuai Janji Kampanye Jokowi-JK
JAKARTA, Berita HUKUM- Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dianggap tidak tepat, men

   

  Berita Terkini >>
   
Kasum TNI Minta Personel Korpri TNI Perkokoh Jiwa Korps
Situs KPK Terpilih sebagai Situs Terbaik
Wapres: Cegah Konflik, Jaga Persatuan, Kemakmuran dan Keadilan
Dana Perubahan Iklim Menerima US$9,3 Miliar
Solusi Obama untuk 5 Juta Imigran Gelap
Pemilik Saham Blue Bird Taxi, Mintarsih A. Latief Ajukan Laporan ke KPPU

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Pemilik Saham Blue Bird Taxi, Mintarsih A. Latief Ajukan Laporan ke KPPU
Dir Intelkam Polda Aceh Bantah Briptu Romi Anggota Intel
Demokrat: Kenaikan Harga BBM tak Sesuai Janji Kampanye Jokowi-JK
Oknum Intel Polda Aceh Diduga Peras Warga Bireun Rp 50 Juta
Golkar Ancam Gulingkan Jokowi Jika Penjelasan BBM Tak Masuk Akal
LSM, Ormas Minta Kajati dan BPKP Aceh Periksa Dugaan Gratifikasi Sekda Aceh Timur

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus BANSOS
Dada Rosada Bantah Perintahkan Suap Hakim Setyabudi
Saturday 01 Jun 2013 00:06:33
 
Dada Rosada Walikota Bandung sat di panggil KPK, (Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Usai diperiksa Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK), Jumat (31/5) malam, Walikota Bandung Dada Rosada menyampaikan berapa bantahan terkait kasus dugaan suap Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2010. Termasuk dugaan bahwa dia yang menyuruh Toto Hutagalung untuk menyuap hakim Setyabudi.

"Menyuruh, enggak enggak," ujar Dada, di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (31/5) malam.

Saat dikonfirmasi kenapa KPK sering memanggilnya sebagai saksi, Dada mengatakan hal tersebut untuk mempercepat penyelesaian kasus suap yang sedang ia jalani ini.

"Ini dalam rangka mempermudah dan mempercepat," kata Dada.

Dada hari ini menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam lamanya oleh penyidik. Ini merupakan pemeriksaan ke lima kalinya yang dijalani dia. Namun, Dada mengaku bingung mengapa penyidik selalu memeriksanya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka yaitu Wakil Ketua PN Bandung Setyabudi Tejocahyono (ST), Ketua Ormas Gasibu Padjajaran Toto Hutagalung (TH), anak buah Toto, Asep Triana (AT).Selain mereka bertiga, KPK juga telah menetapkan tersangka terhadap Herry Nurhayat (HN), PLT Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD).

Kasus itu terbongkar setelah KPK telah melakukan Operasi Tangkap Tangan pada Jumat (22/3) lalu dimana KPK menangkap tangan Asep Triana dan Hakim Setyabudi wakil hakim di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat.

Perkembangan dari operasi OTT ini, akhirnya mengarah ke Dada, sebab dalam penangkapan KPK menemukan bukti adnya transaksi penyerahan uang suap yang berlangsung di ruangan Hakim Setyabudi. Saat itu KPK menyita uang Rp 150 juta yang merupakan uang suap kepada tersangka Hakim Setyabudi.(bhc/opn)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus BANSOS

KPK Tahan Mantan Hakim Ad Hoc Tipikor PN Bandung
Vonis 10 Tahun Penjara Dada Rosada Diwarnai Aksi Pro dan Kontra
Cegah Penyimpangan, Dana Bansos Patut Ditunda
Pengembangan Kasus Bansos Pemkot Bandung, KPK Tetapkan Lagi 2 Hakim Tersangka
KY Laporkan 6 Hakim Terkait Bansos Bandung
Hakim Suap Setyabudi di Vonis 12 Tahun Penjara
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com