BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Anak 11 Tahun Tewas Saat Acara Bagi-bagi Uang di Rumah JK
MAKASAR, Berita HUKUM - Calon Wakil Presiden Pemenang pilihan KPU Jusuf Kalla (JK) di Hari Raya Idul

Ulah Anak Bermain Api 7 Rumah di Samarinda Hangus Dilalap Api
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kebakaran kembali terjadi di Jl. Slamet Riyadi RT.19 Kelurahan Karang Asam

Kasus Pajak Lionel Messi Diteruskan
SPANYOL, Berita HUKUM - Pengadilan di Spanyol tetap akan melanjutkan kasus pajak bintang Barcelona,

Pembangunan SPBN Jangan Disamakan dengan SPBU
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi VII DPR RI, Asmin Amin menyoroti persoalan pembangunan Stasiu

Gaza dalam Kondisi Kritis, Tegas Sekjen PBB
PALESTINA, Berita HUKUM - Sekjen PBB, Ban Ki-moon, mendesak penghentian segera kekerasan di Gaza den

Hari Pertama Lebaran, Rutan dan Lapas Dipadati Pembesuk
SAMARINDA, Berita HUKUM - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIA Sempaja Samarinda yang terletak di J

Ribuan Jama'ah Muhammadiyah Padati GOR Segiri Samarinda
SAMARINDA, Berita HUKUM - Gemah Takbir, Tasbih dan Tahlil menggema di menara-menara mesjid, menara L

PT Freeport Akan Mulai Ekspor Kembali Bulan Agustus
JAKARTA, Berita HUKUM - Freeport McMoRan Inc harus konsisten dan tetap mengikuti aturan, karena tela

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Anak 11 Tahun Tewas Saat Acara Bagi-bagi Uang di Rumah JK
Ulah Anak Bermain Api 7 Rumah di Samarinda Hangus Dilalap Api
Kasus Pajak Lionel Messi Diteruskan
Pembangunan SPBN Jangan Disamakan dengan SPBU
Gaza dalam Kondisi Kritis, Tegas Sekjen PBB
Hari Pertama Lebaran, Rutan dan Lapas Dipadati Pembesuk

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Anak 11 Tahun Tewas Saat Acara Bagi-bagi Uang di Rumah JK
Hari Pertama Lebaran, Rutan dan Lapas Dipadati Pembesuk
Ribuan Jama'ah Muhammadiyah Padati GOR Segiri Samarinda
PT Freeport Akan Mulai Ekspor Kembali Bulan Agustus
Selain Gugat Pilpres, PPP: Tapi Juga Upaya Meluruskan Demokrasi
Kubu Koalisi Merah Putih Konsolidasi Pembentukan Pansus Pilpres 2014

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Cyber Crime    
 
Penyadapan
Cara Cek Apakah Telepon Anda Disadap?
Sunday 23 Feb 2014 13:47:37
 
2 Contoh hasil tampilan layar handphone saat mengecek ke *#61#.(Foto: BH/coy)
JAKARTA, Berita HUKUM, Maraknya aksi penyadapan telekomunikasi via Handphone yang dilakukan oleh berbagai pihak, ini cara mengetahui atau cara mengecek telepon (handphone) disadap. Sekarang ini sedang maraknya berita bahwa beberapa telepon dari pejabat-pejabat Indonesia disadap oleh Pemerintah Australia. Untuk mencegah terjadinya handphone disadap, perlu dilakukan pengecekan secara rutin terhadap handphone anda, agar proses sadap handphone bisa diketahui lebih dini.

Pada kesempatan kali ini, onnymedia.com akan share mengenai cara mengetahui atau cara mengecek, apakah handphone kita telah disadap atau tidak. Adapun cara mengeceknya, simak berikut ini :

1. Ketik *#61# lalu Call untuk semua jenis handphone

2. Jika muncul tulisan seperti gambar berikut ini, berarti handphone anda aman dari urusan sadap menyadap.

3. Jika muncul tulisan atau nomor handphone atau telepon yang tidak dikenal, maka lakukan pe-non aktifan fitur forwarding atau ganti nomor handphone anda.

Sementara, hasil penelusuran pewarta dengan menggunakan nomer hanphone lainnya, ada tampilan yang berbeda, bertuliskan: Pemindahan panggilan bila tidak dijawab Suara: +62811066881 setelah 25 detik. Setelah di cek ke nomer telp yang diarahkan tersebut yang tidak dikenal, dan mencoba menghubunginya muncul tulisan membingungkan pewarta, apakah nomer handphone tersebut berarti sudah disadap?

Demikian cara mudah mengecek, apakah handphone anda telah disadap atau tidak. Semoga bermanfaat.(onm/bhc/sya)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Penyadapan

Cara Cek Apakah Telepon Anda Disadap?
Hakim AS: Penyadapan 'Tak Melanggar UU'
Penyadapan Pejabat RI: Dubes Korsel Bantah Terlibat, Dubes Singapura Lapor Pemerintahnya
Tanggapi Penyadapan, Polri Siap Hentikan Kerjasama dengan Australia
Penyadapan Asing Menginjak Kedaulatan Negara
Pasal Penyadapan Tak Berlaku Bagi KPK
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com