Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Pemilu
Caleg PDIP Jadi Tersangka Pembakaran Kotak Suara di Jambi
2019-04-22 16:22:41
 

Ilustrasi. Tampak kotak suara Pemilu 2019 dari perhitungan di TPS saat dibawa dikumpulkan ke kantor Kelurahan Pamulang Timur.(Foto: Bh /sya).
 
JAMBI, Berita HUKUM - Tim gabungan Polda Jambi dan Polres Kerinci berhasil mengamankan tiga pelaku yang diduga terlibat aksi pembakaran kotak suara dan surat suara Pemilu 2019 yang terjadi di Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Kamis (18/4). Dua dari tiga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, satu di antaranya merupakan caleg PDIP.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi, Kombes M Edi Faryadi, Minggu (21/4) mengatakan operasi penangkapan dimulai pada Minggu 21 April 2019 sekitar pukul 08.00 WIB.

Tim gabungan dibantu anggota Brimob Polda Jambi berjumlah 15 personel melakukan penangkapan terhadap pelaku pembakaran di pimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi.

"Dalam giat tersebut tim gabungan mengamankan tiga orang terduga pelaku pembakaran," kata Edi dikutip dari Antara, Senin (22/4).

Dari ketiganya, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni Robin Janet alias Robin (31) petugas Panwascam Kecamatan Tanah Kampung, Desa Tanjung Karang RT 02, Kota Sungai Penuh. Dia ditangkap di lokasi pembakaran.

Kemudian Khairul Saleh alias Saleh (53) merupakan caleg PDIP yang merupakan warga Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung. Dia ditangkap di Desa Hamparan Pugu, Kecamatan Air Hangat saat sedang bersembunyi di rumah penduduk.

Sementara satu pelaku lain, yakni Azwarlis (55) yang merupakan PNS di Desa Pendung Hiang RT01, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh datang menyerahkan diri ke Polres Kerinci dengan diantar oleh keluarganya. Saat ini dia masih berstatus sebagai saksi.

Ketiga pelaku kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Kerinci.(CNNIndonesia/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur

Inilah Pernyataan Pers PP Muhammadiyah Tentang Pemberlakuan New Normal

Polri Siap Masifkan Protokol New Normal

Anies: Perpanjangan PSBB Jakarta Jadi Penentu Transisi Memulai 'New Normal'

 

ads2

  Berita Terkini
 
Sosialisasi Jamu Herbal Kenkona di Depok, Ketum HMS Centre Yakin Tak Sampai 5 Persen Terpapar Covid19 di Indonesia

Kabaharkam Serahkan Ribuan APD Covid-19 Bantuan Kapolri untuk RS Bhayangkara Polda Jawa Timur

Kasus Kondensat BP Migas - TPPI, Terdakwa: Pemberian Kondensat Kepada PT TPPI Berdasarkan Kebijakan Pemerintah

Dekan FH UII: Guru Besar Hukum Tata Negara Kami Diteror!

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2