BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Akan Dilepas Presiden, 45 Ribu Peserta Ikuti Lomba Lari Independence Day Run 2014
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebanyak 45 ribu peserta telah terdaftar untuk mengikuti lomba lari Independ

Latihan STS GPOI Garuda Canti Dharma 2014 Ditutup
BOGOR, Berita HUKUM - Latihan STS (Senior Training Seminar) Global Peace Operations Initiative (GPOI

Proses Belajar Mengajar di SDN I Banda Alam Kurang Pengawasan Dinas
ACEH, Berita HUKUM - Kurangnya pengawasan dari Dinas Pendidikan kabupaten Ace Timur membuat aktifit

Puluhan Orang Tewas Saat Sholat Jumat di Irak
IRAK, Berita HUKUM - Pejabat keamanan di Irak mengatakan puluhan orang tewas dalam sebuah serangan t

Putusan MK Suka Tidak Suka Harus Diterima
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsudin meminta segenap pihak menghorma

Rizal Ramli: Banyak Jebakan dan ‘Bom Waktu’
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden ke depan harus berani membongkar RAPBN 2015 yang diajukan pemerinta

Si Jago Merah Ratakan 30 Bangunan Rumah Gang Musi Samarinda
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kebakaran yang lasim di sebut si jago merah kembali beraksi dan menghangus

Aspek Politik Akan Ganjal Fase Dua Pembangunan PLTN
JAKARTA, Berita HUKUM - Fase dua pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) hingga akhir ta

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Akan Dilepas Presiden, 45 Ribu Peserta Ikuti Lomba Lari Independence Day Run 2014
Latihan STS GPOI Garuda Canti Dharma 2014 Ditutup
Proses Belajar Mengajar di SDN I Banda Alam Kurang Pengawasan Dinas
Puluhan Orang Tewas Saat Sholat Jumat di Irak
Putusan MK Suka Tidak Suka Harus Diterima
Rizal Ramli: Banyak Jebakan dan ‘Bom Waktu’

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Putusan MK Suka Tidak Suka Harus Diterima
Rizal Ramli: Banyak Jebakan dan ‘Bom Waktu’
Aspek Politik Akan Ganjal Fase Dua Pembangunan PLTN
Sambut Fase Dua Pembangunan PLTN Menristek Terima Deputi IAE
DPRK Aceh Utara Bahas KUPA dan PPAS-P
Tim Prabowo-Hatta Desak Komnas HAM Klarifikasi Pernyataan Novelius Pigai

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Politik    
 
Pilgub Jabar
Bupati Bogor Jadi Tersangka, Tim Sukses Aher-Deddy Lepas Tangan
Thursday 14 Mar 2013 13:16:25
 
Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JABAR, Berita HUKUM - Bupati Bogor Rachmat Yasin ditetapkan menjadi tersangka terkait Pilgub Jabar. Tim sukses Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar tak mau ikut campur.

"Semua yang terkait dengan masalah ketentuan kampanye ya harus berpedoman pada peraturan perundangan yang berlaku. Jadi kalau ada tim kampanye yang pejabat negara dan dianggap melanggar ya itu tanggung jawab masing-masing," kata tim sukses Aher-Deddy dari Partai Hanura, Yuddy Chrisnandi, saat dihubungi, Kamis (14/3).

Menurut Yuddy seharusnya sebagai pejabat publik, Yasin tahu aturan yang berlaku. Sehingga ketika melanggar maka sudah harus siap menghadapi konsekuensinya.

"Masing-masing sudah tahu peraturan dan konsekuensi dan apa yang seharusnya dilakukan dalam kampanye. Dan kalau dia melanggar, tanggungjawab tidak bisa disalahkan ke calon apalagi tim kampanye keseluruhan," kata Yuddy.

Namun Yuddy menyayangkan penetapan tersangka Yasin. "Kami sebagai tim kampanye Aher-Deddy tentu menyayangkan hal tersebut. Kami memberikan apresiasi kepada Pak Rachmat Yasin yang telah mendedikasikan diri dalam pemenangan Aher, walaupun langkah beliau dianggap salah secara peraturan," tandasnya.

Rachmat dilaporkan Ketua Panwaslu Kabupaten Bogor Yana Nerheryana lantaran menjadi jurkam dalam kampanye salah satu pasangan calon Pilgub Jabar di Bojonggede, Bogor, pada Sabtu (16/2) lalu. Namun untuk menjadi jurkam, Rachmat tidak mengantongi surat izin cuti dari Kemendagri. Kemestian surat izin cuti untuk jurkam bagi pejabat publik ini diatur dalam UU No 32 tahun 2004 tentang Pemda.

Polisi pun telah menetapkan Rachmat Yasin sebagai tersangka terkait Pilgub Jabar. "Kami sudah periksa dia. Dari hasil pemeriksaan kami, dia ditetapkan menjadi tersangka. Penetapan itu berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi, ketua Panwaslu dan rekaman video. Semua penyidikan memenuhi unsur pelanggaran," tegas Kapolresta Depok Kombes Pol Achmad Kartiko di Mapolresta Depok, Jalan Margonda Raya, Rabu (13/3).

Sementara itu, Kapolres Kota Depok Kombes Achmad Kartiko di Mapolres Depok mengatakan bahwa, "Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu) telah memeriksa para saksi dan alat bukti. Hasilnya sudah memenuhi unsur tindak pidana pemilu," kata , Rabu (13/3).

Menurut dia, Rachmad Yasin ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (11/3). "Beliau sudah diperiksa Senin dan langsung ditetapkan sebagai tersangka," jelasnya.

Bupati Rachmat diperiksa di Markas Polresta Depok atas laporan Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Bogor. Rachmat dituduh melakukan pelanggaran pemilu dengan melakukan kampanye ilegal di Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dikatakannya semua berkas pemeriksaan sudah lengkap dan Rabu (13/3) telah dilimpahkan di Kejari Bogor.

Bupati Bogor, kata dia, melanggar undang-undang Pemilu nomor 32 tahun 2004 pasal 116 ayat 4 junto pasal 80 yang berbunyi intinya pejabat negara, pejabat struktural, dan fungsional dalam jabatan negeri dan kepala desa yang dengan sengaja melanggar ketentuan diancam dengan pidana penjara minimal 1 bulan dan maksimal 6 bulan dan denda paling sedikit Rp 600.000 dan maksimal Rp 6 juta.

Adapun mengenai kampanye yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), Kartiko mengatakan tidak ada laporan dari Panitia Pegawas Pemilu (Panwaslu) Depok. "Kami kan sifatnya pasif, harus ada laporan dari panwaslu terlebih dahulu," ujarnya.

Sedangkan Ketua Panwaslu Kota Depok Sutarno juga membenarkan adanya pemeriksaan Bupati Bogor Rahmad Yasin terkait Pilgub Jabar. Namun dirinya tidak dalam kapasitas menjelaskan duduk perkara yang dilaporkan. "Saya hanya mendampingi saja untuk melaporkan ke Polres Depok, kalau ingin tahu detailnya tanya Panwaslu Kabupaten Bogor," ujarnya.(dbs/bhc/sya)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Pilgub Jabar

MK Tolak Gugatan Pilkada Rieke-Teten
Saksi KPU dan Saksi AHER-Demiz Bantah Keterangan Saksi Pemohon
Saksi Ungkap Selebaran, Rieke Anak PKI
Rieke Sambangi Buruh PT Matahari Cimahi
MPBI: Desak Megawati Calonkan Tokoh Buruh Dampingi Rieke
Sidang Gugatan Sengketa Pemilukada Jawa Barat, Tim Rieke-Teten di MK
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com